Usai Viral, Ibu-ibu Arisan Mewah Rp 2,5 M di Makassar Baru Urus NPWP

Senin, 29 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegratim icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Kanwil Ditjen Pajak Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sulselbartra) mengungkap perkembangan penanganan ibu-ibu yang ikut arisan Rp 2,5 miliar di Kota Makassar. Sejumlah peserta arisan diketahui ramai-ramai mendatangi kantor pajak mengurus Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) setelah viral.

Plt Kabid P2 Humas Ditjen Pajak Sulselbartra Alimuddin Lisaw mengatakan beberapa peserta arisan ada yang datang tanpa dipanggil. Mereka melaporkan surat pemberitahuan tahunan (SPT) pajak di kantor pelayan pajak (KPP).

“Dia sadar sendiri, datang sendiri, bikin NPWP kemudian lapor SPT. Ada yang begitu juga,” ungkap Alimuddin kepada media, Minggu (28/5/2023).

ADVERTISEMENT

HOTELPREMIER

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alimuddin mengatakan mereka melaporkan pajaknya di tiap KPP tempat mereka tinggal. Pihaknya masih melakukan pendataan.

“Orangnya kan nyebar di beberapa kantor pelayanan pajak,” tuturnya.

Namun Alimuddin memastikan di antaranya para peserta arisan Rp 2,5 miliar tidak ada istri pejabat. Mereka disebut berasal dari kalangan pengusaha.

“Tidak ada lah (istri pejabat), mana ada pejabat ikut arisan kalau nilai segitu, nilai segitu nggak ada, pengusaha semua itu,” tegas Alimuddin.

Baca juga:  KPK OTT 25 Orang Terkait Jalur Kereta Api Trans Sulawesi

Pihaknya tidak merinci pengusaha yang dimaksud. Alimuddin mengatakan arisan Rp 2,5 miliar ini akan diberitahukan perkembangannya lebih lanjut.

“Kalau sudah selesai ini kerja kita press rilis juga mungkin nanti, khusus terkait yang ini biar masyarakat tahu updatenya,” ucapnya.

Alimuddin menekankan pihaknya akan mengawal para peserta arisan untuk pelaporan pajaknya. Mereka ditangani secara bertahap.

“Iya on progres lah, ada yang datang itu kan juga mau lapor kan juga, dihitungkan,” imbuh Alimuddin.

Untuk diketahui, ibu-ibu menggelar arisan Rp 2,5 miliar viral di media sosial. Arisan tersebut digelar di salah satu kafe Jalan Kumala, Kecamatan Tamalate, Makassar.

Ditjen Pajak Telusuri Sumber Kekayaan
Ditjen Pajak ikut memonitor arisan mewah tersebut usai viral. Pihaknya mempertanyakan sumber kekayaan peserta arisan itu.

“Dari sumbernya aja, kok mereka punya banyak uang ya dari sisi perpajakannya,” papar Alimuddin saat dikonfirmasi, Minggu (21/5).

Baca juga:  Diperiksa 4 Jam, Bareskrim Polri Tetapkan Panji Gumilang sebagai Tersangka Penistaan Agama

Alimuddin menambahkan pihaknya tidak mempermasalahkan arisan tersebut. Ditjen Pajak hanya akan menelusuri aset kekayaan mereka yang terlibat dalam arisan mewah itu.

“Kalau arisannya tidak ada masalah, yang ini kan orangnya berarti kan dia punya penghasilan lebih, punya aset lebih mungkin dari sisi itunya,” ujarnya.

Dalam video beredar, sejumlah ibu-ibu tengah mengikuti arisan dengan terlihat uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu menumpuk di atas meja.

“Arisan 25 bulan, satu bulan Rp 100 juta,” ucap salah satu wanita yang terdengar dalam video beredar.

Seorang wanita berjilbab berpakaian serba putih menggoyangkan sebuah tempat yang berisi nama-nama peserta arisan. Sementara ibu-ibu lainnya tampak duduk merekam momen tersebut.

“Siapakah yang akan mendapatkan Rp 2,5 M?” tambah wanita tersebut.

Wanita yang merekam video itu lantas menyebut nama perempuan bernama Fenny Frans. Sosok pengusaha yang disebut-sebut menginisiasi arisan tersebut.

“Perdana tawwa perdana, Fenny Frans hadir, memang tawwa Fenny Frans,” tuturnya.

 

Sumber : detik.com

Berita Terkait

Wakajati Sulsel Teuku Rahman Pimpin Penyembelihan Hewan Qurban 1445 H Tahun 2024 M di Kantor Kejati Sulsel
Kajati Sulsel Dampingi Badan Pemulihan Aset Kejagung RI Berikan Kuliah Umum di Unhas
Penanganan Korupsi Bansos Covid-19 Jalan di Tempat, Djusman AR: Polda Jangan Mandul
Ketua KONI Makassar Kirimkan Bunga Kajari, Djusman AR : Itu Mengerdilkan Independensi Kejaksaan
Agus Salim Resmi Lantik Wakajati dan 8 Kajari di Sulsel, Berikut Nama-namanya
Kajati Sulsel Agus Salim Ikuti Permohonan Pengajuan Restorative Justice 2 Kasus Penganiayaan
Jampidum Setujui Pengajuan Dua Perkara “Restorative Justice” di Sulsel
Plt JAM PIDUM Leonard Eben Ezer Simanjuntak dan Wakajati Sulsel Ikuti 3 Ekspose Perkara Pengajuan Restorative Justice, 2 Diterima dan 1 Ditolak

Berita Terkait

Rabu, 19 Juni 2024

PLN Masuk Jajaran 10 Besar Perusahaan Terbaik Asia Tenggara Versi Fortune

Sabtu, 15 Juni 2024

Sambut Hari Raya Idul Adha 1445 H, PLN Pastikan Keandalan Pasokan Listrik

Jumat, 14 Juni 2024

3.928 KK Warga Desa di Kecamatan Mappak dan Simbuang, Tana Toraja Akhirnya Bisa Nikmati Listrik PLN 24 Jam

Rabu, 12 Juni 2024

Mampu Kurangi 715 Ton Emisi Karbon, Teknologi PLTS Milik PLN Pasok 100% Energi Bersih bagi Masyarakat Pulau Bembe

Minggu, 9 Juni 2024

Melalui Program TJSL, PLN Dukung Pelaku UMKM Peroleh Sertifikat HAKI

Sabtu, 8 Juni 2024

Masifkan Penggunaan Energi Ramah Lingkungan, PLN Gelar PLN Mobile Fun Fest 2024

Jumat, 7 Juni 2024

Wujudkan Smart City di IKN, PLN Siapkan Jaringan Listrik Terintegrasi Layanan Teknologi Digital

Kamis, 6 Juni 2024

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ratusan Pegawai PLN Inisiasi Kegiatan Tanam Pohon Produktif, Bersih Pantai Sekaligus Pengolahan Sampah jadi Barang Bernilai Guna

Berita Terbaru

Keterangan Foto : Ilustrasi.

NASIONAL

165 Jemaah Haji RI Meninggal Dunia

Kamis, 20 Jun 2024