Kejari Jeneponto Naikan Status Dugaan Korupsi Bantuan Sapi dan Mafia Pupuk

Kamis, 4 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENEPONTO, BANGSAKU.CO – Kasus dugaan korupsi pengadaan bantuan sapi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) dan mafia pupuk bersubsidi yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto kini di tahap penyidikan.

Kasi Pidana Khusus Kejari Jeneponto Ilma Ardi Riyadi menjelaskan penyidikan ini dilakukan usai pihaknya melakukan proses penyelidikan bantuan ternak sapi korban bencana alam yang disalurkan BPBD dengan total anggaran Rp 1, 2 Milyar di tahun 2022 lalu.

“Perkara dugaan korupsi penyimpangan dalam pelaksanaan pengadaan dan pendistribusian bantuan sapi untuk korban banjir bandang oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jeneponto,” jelas Ilma Ardi Riyadi kepada awak media, Rabu (3/5/2023).

Ardi juga mengungkapkan meningkatnya status kasus ini setelah pihaknya memeriksa sejumlah saksi. Berdasarkan hal itu, penyidik berhasil mengantongi barang bukti.

Baca juga:  Kasus Korupsi, Kejari Mamuju Tahan Mantan Kabid Aset Pemkab Mamuju

“Pihak penyidik sebelumnya sudah memeriksa sekitar 20 orang dari berbagai pihak dari hasil pemeriksaan telah diperoleh dua alat bukti, sehingga penanganannya dinaikkan ketahap penyidikan,” ungkapnya.

Sementara disisi lain kata Ilma Ardi kasus mafia pupuk juga ikut dinaikan statusnya menjadi penyidikan usai pihak penyidik memeriksa distributor, pengecer, para koordinator tingkat kecamatan dan pihak Dinas Pertanian Jeneponto.

“Jadi kita sudah periksa sekitar 30 orang dari berbagai pihak terkait mafia pupuk di Jeneponto ini,” dan dari hasil pemeriksaan tersebut telah diperoleh alat bukti yang cukup,” terang Ardi.

Meski kedua kasus ini sudah dinaikan statusnya ke tahap penyidikan, Ardi belum bisa memastikan berapa total kerugian yang dialami negara karena pihaknya saat ini masih melakukan penghitungan dengan auditor guna memperoleh hasilnya.

Baca juga:  JPU Hadirkan Saksi Ahli dalam Sidang Korupsi PDAM Makassar

“Selanjutnya pihak penyidik akan melakukan pemanggilan kepada pihak-pihak terkait dan akan terus mengumpulkan bukti-bukti pendukung,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Kejagung Bongkar Kasus Korupsi MBG, Ternyata Sudah Lama “Disenter”
Rakor PSN Pantai Utara Jawa, Koordinator I Jamdatung Kejagung Tekankan Kepastian Hukum dan Harmonisasi Reguslasi
Eks Menpora Dito Ariotedjo Dipanggil KPK Jadi Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji
Gelar Bimtek Pencegahan Koordinatir, Kemnaker Hadirkan Koordinator I JAMDATUN Bahas Peran JPN Dalam Peradilan TUN
Mobil Kader Demokrat Dibakar Oknum Anggota DPRD Sinjai, Pelaku Positif Narkoba
Desak Selesaikan Kasus Sengketa Tanah, APM Sulsel Geruduk Kantor Gubernur dan PN Makassar
Bareskrim Polri Tangkap Kasat Reserse Narkoba Polres Nunukan dan 7 Polisi
Mantan Dirut PDAM Makassar Beni Iskandar Tegaskan Dana Cadangan Digunakan untuk Kegiatan Perusahaan

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:01 WITA

Kejagung Bongkar Kasus Korupsi MBG, Ternyata Sudah Lama “Disenter”

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:05 WITA

Rakor PSN Pantai Utara Jawa, Koordinator I Jamdatung Kejagung Tekankan Kepastian Hukum dan Harmonisasi Reguslasi

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:40 WITA

Eks Menpora Dito Ariotedjo Dipanggil KPK Jadi Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji

Senin, 24 November 2025 - 15:31 WITA

Gelar Bimtek Pencegahan Koordinatir, Kemnaker Hadirkan Koordinator I JAMDATUN Bahas Peran JPN Dalam Peradilan TUN

Jumat, 7 November 2025 - 14:02 WITA

Mobil Kader Demokrat Dibakar Oknum Anggota DPRD Sinjai, Pelaku Positif Narkoba

Berita Terbaru