2 Oknum Polisi di Makassar Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Fredy Pratama

Senin, 9 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Dua oknum anggota Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditunda pelantikannya sebagai perwira usai diduga terlibat dalam jaringan bandar narkoba Internasional Fredy Pratama. Keduanya kini tengah menjalani pemeriksaan dari pihak Profesi dan Pengamanan (Propam).

“Dua orang anggota Polrestabes (Makassar). Informasi kita periksa dulu ini kan dari Mabes Polri nanti kita lihat dulu hasilnya,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Komang Suartana, kepada wartawan, Jumat (6/10/2023).

Komang mengaku belum mengetahui pasti identitas kedua oknum polisi tersebut. Dia hanya menegaskan jika keduanya tengah menjalani pemeriksaan.

“Nanti saya cek dulu (terkait identitas kedua oknum polisi itu)” tambahnya.

Dia melanjutkan pihaknya juga belum memastikan kedua oknum polisi itu diperiksa pihak Propam Mabes Polri atau dari Polda Sulsel. Dia menyebut kedua oknum polisi yang belum diketahui identitasnya itu diperiksa Propam pada Kamis (5/10).

Baca juga:  Djusman AR Tantang Kapolda Sulsel Berantas Kosmetik Ilegal

“Kemarin (Kamis) saya hanya dengar ada pemeriksaan, yang periksa saya belum tahu apa dari Propam kita (Polda Sulsel) atau dari Mabes,” sebut Komang.

Komang mengungkapkan, kedua anggota tersebut baru lulus Sekolah Inspektur Polisi (SIP) tahun ini. Namun akibat pemeriksaan dari Propam, pelantikan kedua anggota Polrestabes Makassar tersebut tertunda.

“Memang benar pelantikannya masih ditunda untuk dilakukan pemeriksaan di Propam,” ungkap Komang.

Lanjut Komang, pihaknya masih terus mendalami dan mengembangkan jaringan narkoba Fredy Pratama. Termasuk mengusut kemungkinan ada anggota polisi yang terlibat.

“Itu masih kami kembangkan (anggota polisi Polda Sulsel diduga terlibat),” jelasnya.

Berita Terkait

Kejagung Bongkar Kasus Korupsi MBG, Ternyata Sudah Lama “Disenter”
Rakor PSN Pantai Utara Jawa, Koordinator I Jamdatung Kejagung Tekankan Kepastian Hukum dan Harmonisasi Reguslasi
Eks Menpora Dito Ariotedjo Dipanggil KPK Jadi Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji
Gelar Bimtek Pencegahan Koordinatir, Kemnaker Hadirkan Koordinator I JAMDATUN Bahas Peran JPN Dalam Peradilan TUN
Mobil Kader Demokrat Dibakar Oknum Anggota DPRD Sinjai, Pelaku Positif Narkoba
Desak Selesaikan Kasus Sengketa Tanah, APM Sulsel Geruduk Kantor Gubernur dan PN Makassar
Bareskrim Polri Tangkap Kasat Reserse Narkoba Polres Nunukan dan 7 Polisi
Mantan Dirut PDAM Makassar Beni Iskandar Tegaskan Dana Cadangan Digunakan untuk Kegiatan Perusahaan

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:01 WITA

Kejagung Bongkar Kasus Korupsi MBG, Ternyata Sudah Lama “Disenter”

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:05 WITA

Rakor PSN Pantai Utara Jawa, Koordinator I Jamdatung Kejagung Tekankan Kepastian Hukum dan Harmonisasi Reguslasi

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:40 WITA

Eks Menpora Dito Ariotedjo Dipanggil KPK Jadi Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji

Senin, 24 November 2025 - 15:31 WITA

Gelar Bimtek Pencegahan Koordinatir, Kemnaker Hadirkan Koordinator I JAMDATUN Bahas Peran JPN Dalam Peradilan TUN

Jumat, 7 November 2025 - 14:02 WITA

Mobil Kader Demokrat Dibakar Oknum Anggota DPRD Sinjai, Pelaku Positif Narkoba

Berita Terbaru