Kejati Sulsel ‘Ciduk’ Buronan Terdakwa Kasus Korupsi di Barru, Proyek Pengembangan Agribisnis Holtikultura

Rabu, 23 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegratim icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO —  Tim Tabur Ewako Adhyaksa Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan Tim Tabur Kejaksaan Negeri Barru, berhasil mengamankan 1 (satu) orang buronan atas nama terdakwa Munir bin Sennang (58 Tahun) asal Kejaksaan Negeri Barru dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Proyek Pengembangan Agribisnis Holtikultura Kab.Barru TA 2003.

Buronan Munir diamankan pada hari Rabu tanggal 23 Agustus 2023 sekitar pukul : 4.45 wita, di Dusun Rumpia Desa Kemiri Kecamatan Balusu Kabupaten Barru. Terdakwa dinyatakan bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1) Sub Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 Tentang Pemberantarasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 372K/Pid.Sus/2011 tanggal 20 April 2011 dengan amar putusan yaitu : menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Munir Bin Sennang berupa pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan Denda sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).

Baca juga:  Berikut 16 Nama yang Diperiksa Kejati Sulsel terkait Kasus PDAM Makassar

Dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar harus diganti dengan pidana kurungan selama 3 (tiga) bulan, menghukum Terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp. 1.475.000,- (satu juta empat ratus tujuh puluh lima ribu rupiah) dengan ketentuan apabila Terdakwa tidak mampu membayar uang pengganti maka Terdakwa dipidana penjara selama 3 (tiga) bulan.

ADVERTISEMENT

HOTELPREMIER

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terdakwa Munir bin Sennang ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Barru berdasarkan Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan Nomor Print-03/P.4.21/FU.1/03/2023 tanggal 14 Maret 2023, selanjutnya terdakwa ditetapkan DPO Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan berdasarkan Surat Permintaan dari Kepala Kejaksaan Negeri Barru No.R-96/P.4.21/Dip.4/08/2023, tanggal 14 Agustus 2023.

Setelah terdakwa mengetahui bahwa ia ditetapkan sebagai DPO Kejari Barru maka terdakwa melarikan diri ke daerah Ampalas Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat untuk mengasingkan diri sambil berkebun cengkeh diatas puncak gunung, setelah memantau situasi terasa aman maka terdakwa Kembali ke Kabupaten Barru namun Tim Tabur mendapatkan informasi kedatangan terdakwa memasuki wilayah Sulawesi Selatan.

Baca juga:  Kejati Sulsel Telusuri Dugaan Keterlibatan Mafia Pembayaran Utang

Sebelum mengamankan buronan terdakwa Munir bin Sennang didahului kegiatan surveillance oleh Tim Tabur selama 3 (tiga) hari 3 (tiga) malam untuk memastikan keberadaan buronan ditempat persembunyiannya, selanjutnya atas Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Leonard Eben Ezer Simanjuntak berdasarkan Surat Perintah Operasi Intelijen Nomor Sprint-Ops : 48/P.4/Dti.2/08/2023 tanggal 14 Agustus 2023, pada pukul 4.45 wita Tim Tabur berhasil mengamankan buronan ditempat persembunyiannya di Dusun Rumpia Desa Kemiri Kecamatan Balusu Kabupaten Barru.

Selanjutnya buronan dibawa ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan kemudian diserahkan langsung kepada Tim Jaksa penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Barru.

Kajati SulSel Leonard Eben Ezer Simanjuntak, SH. MH, meminta jajarannya untuk selalu memonitor dan segera menangkap Buronan-buronan yang masih berkeliaran untuk dieksekusi demi kepastian hukum, dan Kajati Sulsel menghimbau kepada seluruh buronan yang telah dietapkan DPO Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya karena “tidak ada tempat yang aman bagi para buronan”. (*)

 

Berita Terkait

Kasi Penkum Kejati Sulsel Menyerukan Budaya “siri” Solusi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Sulawesi Selatan
Kajati Sulsel Pimpin Rapat Koordinasi APIP – APH Penanganan Laporan Penyelenggara Pemda di Sulsel
Tim Tabur Intelijen Kejati Sulsel Tangkap Dua Terpidana Kasus Perzinaan
Djusman AR Dorong Kejari Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Makassar
Kejari Makassar Usut Penggunaan Dana Hibah KONI Makassar, Ini Kata Djusman AR
Instagram Hotman Paris Diserbu, Netizen Desak Beri Bantuan Hukum untuk @amyinbattle yang Bayinya Direbut oleh Pelakor
Soal Tambang, Bahlil Lahadalia Adukan Media Nasional Tempo.co ke Dewan Pers
Anak Pejabat Rudapaksa Mantan Pacar di Mobil Dinas, Polisi : Pelaku Sudah Berkeluarga

Berita Terkait

Minggu, 19 Mei 2024

Kembalikan Formulir di Demokrat Makassar, Indira Yusuf Ismail: Partai Demokrat Seperti Keluarga

Sabtu, 18 Mei 2024

Indira Yusuf Ismail Kembalikan Langsung Berkas Pendaftaran Bakal Calon Walikota Makassar di PDIP Makassar

Rabu, 8 Mei 2024

Indira Yusuf Ismail Maju Pilwali Makassar, Tomas di Tamalate :  Jangan Sampai Makassar Mundur Lagi

Berita Terbaru