Tim Tabur Intelijen Kejati Sulsel Tangkap Dua Terpidana Kasus Perzinaan

Selasa, 23 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegratim icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa.

Foto : Istimewa.

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Tim Tangkap Buron (Tabur) Intelijen Kejati Sulsel mengamankan buronan Kejari Soppeng, yaitu Ferawati dan Riski di Makassar. Keduanya merupakan terpidana kasus tindak pidana perzinahan melanggar pasal 284 ayat 1 ke- 1 huruf b KUHP.

Plt Kasipenkum Kejati Sulsel, Irwan Somba mengatakan kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak Perzinaan dan telah dinyatakan Inkrah berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI tanggal 30 Januari 2024 Nomor: 80/Pid.B/2023/PN Wns dengan pidana tujuh bulan penjara.

JPU Kejari Soppeng sudah tiga kali undangan untuk pelaksanaan eksekusi namun yang bersangkutan tidak menghiraukan dan tidak beritikad baik, sehingga menyulitkan JPU untuk melakukan eksekusi. Maka Kajari Soppeng melaporkan hal ini kepada tim Tabur Intelijen Kejati Sulsel sebagai buronan Kejaksaan RI.

“Kedua terpidana sudah ditetapkan buronan Kejaksaan Negeri Soppeng kurang lebih dua bulan sejak putusan pemidanaan dinyatakan Inkrah. Atas perintah Kajati Sulsel berhasil mengamankan kedua terpidana di sebuah klinik yang berlokasi Jalan Sunu Komplek Unhas Barayya Kota Makassar,” kata Irwan saat melakukan rilis di kantor Kejati Sulsel, Senin (22/04/2024).

Irwan menambahkan, kedua DPO meninggalkan Kabupaten Soppeng sekitar tanggal 19 Januari 2024. Keduanya tinggal satu rumah di sebuah rumah kos beralamat di Jln Perintis Kemerdekaan dan beraktivitas di sebuah warung makan di depan kantor Gubernur Sulsel. Terpidana Ferawati dan Riski beraktivitas sebagai tenaga elyas ekstension (sulam alis).

“Kajati Sulsel Agus Salim meminta jajarannya untuk selalu memonitor dan segera mengamankan buronan yang masih berkeliaran untuk dieksekusi demi kepastian hukum, dan pihaknya mengimbau kepada seluruh buronan yang telah ditetapkan DPO kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan,” bebernya.

Baca juga:  Djusman AR Tanggapi Kasus Korupsi Kereta Api Trans Sulawesi

 

Berita Terkait

Kasi Penkum Kejati Sulsel Menyerukan Budaya “siri” Solusi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Sulawesi Selatan
Kajati Sulsel Pimpin Rapat Koordinasi APIP – APH Penanganan Laporan Penyelenggara Pemda di Sulsel
Djusman AR Dorong Kejari Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Makassar
Kejari Makassar Usut Penggunaan Dana Hibah KONI Makassar, Ini Kata Djusman AR
Instagram Hotman Paris Diserbu, Netizen Desak Beri Bantuan Hukum untuk @amyinbattle yang Bayinya Direbut oleh Pelakor
Soal Tambang, Bahlil Lahadalia Adukan Media Nasional Tempo.co ke Dewan Pers
Anak Pejabat Rudapaksa Mantan Pacar di Mobil Dinas, Polisi : Pelaku Sudah Berkeluarga
Top! Polisi Berhasil Ringkus 4 Pelaku Perundingan Anak di Batam

Berita Terkait

Sabtu, 4 Mei 2024

Peringati Hari Bumi, Camat Biringkanaya dan Kasatpol PP Makassar Hadiri Penanaman Pohon di Tanah Kodam Laikang

Senin, 22 April 2024

Ketua TP PKK Makassar Indira Buka Halal Bihalal Kecamatan Biringkanaya

Rabu, 17 April 2024

Camat Biringkanaya Pimpin Rapat Koordinasi usai Lebaran

Jumat, 5 April 2024

Sekcam Biringkanaya Hadiri Bukber di Kelurahan Sudiang

Selasa, 2 April 2024

Warga Sudiang Raya, Camat Biringkanaya Juliaman Lepas Jenazah PPPK yang Meninggal Dunia Sebelum Dilantik

Minggu, 31 Maret 2024

Safari Ramadhan Camat Biringkanaya di Masjid Babul Khair Kelurahan Katimbang

Selasa, 19 Maret 2024

Camat Juliaman Hadiri Pelepasan Wakapolsek Biringkanaya AKP Emma Ratna

Minggu, 17 Maret 2024

Gelar Safari Ramadan, Camat Biringkanaya Juliaman Sampaikan Instruksi Walikota Makassar

Berita Terbaru