Kepala BPPD Sidoarjo Jadi Tersangka, KPK Beberkan Motif Ari Suryono Kutip Dana Insentif

Sabtu, 24 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegratim icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGSAKU.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan penetapan tersangka Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo Ari Suryono kemarin (23/2).

Dia menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemotongan dana insentif yang penanganannya dimulai setelah operasi tangkap tangan (OTT) di kabupaten tetangga Surabaya itu akhir bulan lalu.

Ari ditetapkan tersangka setelah diperiksa KPK. Sebelumnya, Ari dua kali dipanggil dan diperiksa lembaga antirasuah tersebut.

ADVERTISEMENT

HOTELPREMIER

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri menyatakan, dari pemeriksaan-pemeriksaan itu, penyidik menjadikan Ari sebagai tersangka. Penyidik mendapati bahwa Ari terlibat dalam pemotongan dana insentif bersama Kasubbag Umum BPPD Kabupaten Sidoarjo Siska Wati yang lebih dulu jadi tersangka.

”KPK menetapkan satu orang yang dapat dimintai pertanggungjawaban dengan status tersangka,” kata dia.

Baca juga:  KPK Genjot Kasus Pengadaan Sapi di Kementan, Djusman AR; Tangkap Semua yang Terlibat

Orang yang dimaksud Ali tidak lain adalah Ari. Berdasar pendalaman penyidik KPK melalui serangkaian penyidikan, Ari telah memerintah Siska untuk menghitung besaran dana insentif berikut besaran potongan dana insentif pegawai BPPD Kabupaten Sidoarjo. Potongan dan insentif itulah yang kemudian dipakai untuk kebutuhan Ari dan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali atau biasa dipanggil Gus Muhdlor.

Ali menyatakan bahwa besaran potongan dana insentif pegawai BPPD Kabupaten Sidoarjo berkisar 10–30 persen. ”Sesuai dengan besaran insentif yang diterima,” imbuhnya.

Untuk menutupi perbuatan terlarang itu, Ari memerintah Siska untuk menyerahkan kutipan dana insentif tersebut secara tunai. Sepanjang 2023, Siska mengumpulkan Rp 2,7 miliar.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Ari langsung ditahan KPK. Dia menjadi tahanan Rumah Tahanan (Rutan) KPK mulai kemarin sampai 20 hari ke depan. Persisnya sampai 13 Maret 2024.

Baca juga:  Kejati Sulsel Melimpahkan Perkara Tindak Pidana Korupsi Operasional Satpol PP Makassar Ke Pengadilan Negeri Makassar

Penyidik dapat memperpanjang penahanan yang bersangkutan sesuai dengan kebutuhan proses hukum di KPK. Oleh penyidik, Ari disangka melanggar Pasal 12 huruf f Undang-Undang (UU) Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Berkaitan dengan Bupati Muhdlor yang juga sudah sekali diperiksa KPK, Ali meminta semua pihak menunggu dan mengikuti proses hukum yang berjalan. Dia memastikan, instansinya menangani kasus tersebut sampai selesai.

”Bupati Sidoarjo kita tunggu dulu update-nya. Yang pasti kan kemarin untuk Pak AS (Ari Suryono, Red) diawali dengan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebagai saksi,” terangnya.

Sumber: jawapos

Berita Terkait

Kasi Penkum Kejati Sulsel Menyerukan Budaya “siri” Solusi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Sulawesi Selatan
Kajati Sulsel Pimpin Rapat Koordinasi APIP – APH Penanganan Laporan Penyelenggara Pemda di Sulsel
Tim Tabur Intelijen Kejati Sulsel Tangkap Dua Terpidana Kasus Perzinaan
Djusman AR Dorong Kejari Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Makassar
Kejari Makassar Usut Penggunaan Dana Hibah KONI Makassar, Ini Kata Djusman AR
Instagram Hotman Paris Diserbu, Netizen Desak Beri Bantuan Hukum untuk @amyinbattle yang Bayinya Direbut oleh Pelakor
Soal Tambang, Bahlil Lahadalia Adukan Media Nasional Tempo.co ke Dewan Pers
Anak Pejabat Rudapaksa Mantan Pacar di Mobil Dinas, Polisi : Pelaku Sudah Berkeluarga

Berita Terkait

Sabtu, 4 Mei 2024

Peringati Hari Bumi, Camat Biringkanaya dan Kasatpol PP Makassar Hadiri Penanaman Pohon di Tanah Kodam Laikang

Senin, 22 April 2024

Ketua TP PKK Makassar Indira Buka Halal Bihalal Kecamatan Biringkanaya

Rabu, 17 April 2024

Camat Biringkanaya Pimpin Rapat Koordinasi usai Lebaran

Jumat, 5 April 2024

Sekcam Biringkanaya Hadiri Bukber di Kelurahan Sudiang

Selasa, 2 April 2024

Warga Sudiang Raya, Camat Biringkanaya Juliaman Lepas Jenazah PPPK yang Meninggal Dunia Sebelum Dilantik

Minggu, 31 Maret 2024

Safari Ramadhan Camat Biringkanaya di Masjid Babul Khair Kelurahan Katimbang

Selasa, 19 Maret 2024

Camat Juliaman Hadiri Pelepasan Wakapolsek Biringkanaya AKP Emma Ratna

Minggu, 17 Maret 2024

Gelar Safari Ramadan, Camat Biringkanaya Juliaman Sampaikan Instruksi Walikota Makassar

Berita Terbaru