Dari Maggot hingga Urban Farming, Kecamatan Mariso Siap Jadi Percontohan Kota Makassar

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Komitmen pengelolaan sampah terintegrasi di Kecamatan Mariso terus berkembang. Hal ini terlihat saat Ketua TP PKK Kota Makassar, Hj. Melinda Aksa, meninjau langsung Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) di Kelurahan Pannambungan, Senin (25/8/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Hj. Melinda Aksa melihat beragam inovasi yang dilakukan masyarakat, mulai dari budidaya maggot, pengomposan dengan biopori, pembuatan eco-enzym, pemilahan dan pencacahan plastik, hingga pemanfaatan lahan kosong untuk urban farming.

Melinda menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah tangga agar pengelolaan bisa berjalan efektif.

Harapan kami, pemilahan sampah harus lebih dibudayakan di masyarakat, Warga juga perlu mendapat edukasi melalui RT/RW agar lebih sadar pentingnya pemisahan sampah organik dan plastik,” ujar Melinda Aksa. Camat dan Lurah bersama RT/RW harus turun ke bawah untuk mensosialisasikan pengelolaan sampah secara mandiri.

Baca juga:  Bina Pedagang, Camat Mariso Minta Pengertian PK5 yang Ada di Jalanan

Kunjungan ini disambut oleh Camat Mariso, Aswin Kartapati Harun didampingi lurah Pannambungan Andi Ardin Nuzul bersama Pengelola TPS3R Pak Saleh serta Anggota DPRD Sulsel Yeni Rahman.

Aswin menyebut kunjungan ini menjadi pemicu semangat pihak kecamatan dan kelurahan untuk lebih mensosialisasikan program ini secara massif di masayarakat dengan cara melakukan pembinaan pengelolaan sampah secara mandiri.

Kunjungan Ibu Ketua PKK mendorong kami agar kebiasaan mengelola sampah dengan metode TPS3R hingga ke tingkat RT/RW dan warga. Kami ingin warga bisa mengelola sampah, budidaya maggot dan komposter, serta menjadikan plastik bernilai ekonomis,” jelasnya.

Selain pengelolaan sampah, Aswin juga mendorong pemanfaatan lahan kosong untuk urban farming.

Baca juga:  Lurah Kampung Buyang Kecamatan Mariso Pantau Perkembangan Tanaman di Cendrawasih

Kalau warga membiasakan diri memanfaatkan pekarangan dan membuat urban farming maka hasilnya bisa untuk konsumsi sendiri atau dijual. Ini dapat menambah pendapatan keluarga,” tambahnya.

Kecamatan Mariso diharapkan menjadi percontohan pengelolaan sampah dengan model TPS3R di Kota Makassar, sejalan dengan upaya mewujudkan kota yang unggul, inklusif, aman dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Muslimat NU dan Baznas Makassar Gelar Khitanan Massal di Bontorannu, Kecamatan Mariso Beri Dukungan
Rapat Koordinasi Penataan PKL, Camat Mariso Libatkan OPD Bahas Kewenangan dan Solusi Lapangan
Camat Mariso Evaluasi Triwulan I 2026 Tegaskan Kedisiplinan Pegawai dan Jadwal Pengangkutan Sampah
Pendekatan Humanis: 23 PKL di Mariso Bongkar Lapak Mandiri, Dimulai dari Kesadaran
Camat Mariso Lakukan Koordinasi dan Edukasi Secara Persuasif dalam Penertiban PKL di Sejumlah Titik
Apel Pagi Kecamatan Mariso, Kasi Trantib Tekankan Karakter Tangguh ASN
Camat Mariso beserta Tripika Mariso Perkuat Sinergi bersama Tokoh Masyarakat
Usai Dilantik, Camat Mariso Andi Syahrir Mappatoba Awali Tugas dengan Bersihan Drainase

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:16 WITA

Muslimat NU dan Baznas Makassar Gelar Khitanan Massal di Bontorannu, Kecamatan Mariso Beri Dukungan

Rabu, 29 April 2026 - 09:52 WITA

Rapat Koordinasi Penataan PKL, Camat Mariso Libatkan OPD Bahas Kewenangan dan Solusi Lapangan

Senin, 13 April 2026 - 16:06 WITA

Camat Mariso Evaluasi Triwulan I 2026 Tegaskan Kedisiplinan Pegawai dan Jadwal Pengangkutan Sampah

Rabu, 8 April 2026 - 15:43 WITA

Pendekatan Humanis: 23 PKL di Mariso Bongkar Lapak Mandiri, Dimulai dari Kesadaran

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:54 WITA

Camat Mariso Lakukan Koordinasi dan Edukasi Secara Persuasif dalam Penertiban PKL di Sejumlah Titik

Berita Terbaru

KECAMATAN PANAKKUKANG

Camat Panakkukang: Kebakaran Sampah di Jalan Leimena Dilakukan ODGJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:15 WITA