MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Pada era 5.0 saat ini, manusia mesti hidup berdampingan dengan media. Baik itu dalam dunia pendidikan, agama, pekerjaan atau urusan bisnis.
Yang penting dalam pengaplikasian Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) mesti didasari dengan Iman dan Takwa (IMTAK) yang kokoh.
Mengacu pada hasil kunjungan dan pertemuan dengan Mitra bahwa berbagai persoalan awal yang dihadapi yakni: sistem pembelajaran guru masih monoton, peserta didik kurang antusias mengikuti pembelajaran formal, metode mengajar dibatasi hanya didalam ruang kelas.
Dr. H. Muh. Azhar Burhanuddin sebagai ketua Tim menyampaikan bahwa tujuan dari pengabdian masyarakat ini yakni agar dapat membantu tenaga pendidik terkait problem solving dalam sistem pembelajaran.
Edukasi yang diaplikasikan yakni Pertama, pengenalan multi metode pembelajaran yang dapat memancing daya kreatifitas peserta didik seperti majalah dinding, portofolio, bermain peran, siswa diarahkan agar bisa berkolaborasi.
Kedua memanfaatkan media/IT dalam penyampaian materi seperti power point, audio visual, video project, bedah film, siswa diarahkan bukan sekedar menonton namun ada pesan moral dan hikmah yang dapat dipetik.
Ketiga yakni pengaplikasian pembelajaran outdoor seperti observasi lapangan, praktikum, belajar dibawah pohon, kunjungan museum/ monumen dan lain sebagainya.
Karakter belajar peserta didik bervariasi yakni audio visual. Jadi penyampaian materi mesti ada suara ada gambar, salah satunya dengan menggunakan power point yang menarik sehingga peserta didik bisa antusias. Sebab pada dasarnya Peserta didik lebih menyukai suasana belajar yang menyenangkan dan bukan menegangkan, paparan Bapak Dr. Abdul Wahab, S.Si., M.Si.
Selanjutnya Bapak Abdul Qahar Zainal, Lc., M.Ed., Ph.D. menyampaikan bahwa guru dihimbau untuk semakin meningkatkan potensi dirinya serta kualitas mengajarnya dan tugas seorang guru sangatlah mulia yakni menyampaikan ilmu yang bermanfaat dan itu merupakan bekal sebagai amal Jariyah dunia akhirat.
Pimpinan pondok tahfidz yakni Bapak Arham, SE menuturkan bahwa beliau sangat merespon positif pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen UMI Makassar, bantuannya bukan hanya dari segi ilmu namun dari segi sarana prasarana, dan lain sebagainya.








































