Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Hadiri Program Jaksa Masuk Sekolah, Perkuat Pendidikan Karakter dan Antikorupsi Sejak Dini di SMP 46 Makassar

Senin, 13 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, bersama Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel Soetarmi, SH., MH, Koordinator Badan Pekerja Komite Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) Sulselbar Djusman AR, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Makassar Andi Akhmad Muhajir Arif, Pengawas Sekolah SMP Makassar Hasdy, S.Si., M.Si, serta Kepala UPTD SPF SMPN 46 Makassar Ikhsan, S.Pd., M.Pd. istimewa

Keterangan Foto : Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, bersama Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel Soetarmi, SH., MH, Koordinator Badan Pekerja Komite Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) Sulselbar Djusman AR, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Makassar Andi Akhmad Muhajir Arif, Pengawas Sekolah SMP Makassar Hasdy, S.Si., M.Si, serta Kepala UPTD SPF SMPN 46 Makassar Ikhsan, S.Pd., M.Pd. istimewa

MAKASSAR, BANGSAKU.COPelaksanaan Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Aula UPTD SPF SMPN 4 Makassar, Senin (13/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soeleman untuk meninjau jalannya kegiatan yang bertujuan membentuk karakter peserta didik sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah.

Kehadiran Wali Kota Makassar menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota terhadap upaya membangun generasi muda yang taat hukum, berintegritas, dan memiliki karakter yang kuat.

Program ini merupakan hasil sinergi antara aparat penegak hukum, dunia pendidikan, serta lembaga antikorupsi dalam memberikan pendidikan hukum kepada para pelajar sejak usia dini.

Baca juga:  Sekolah di Makassar Jadi Google Reference School

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi, SH., MH, menyampaikan berbagai materi edukatif kepada peserta didik baru.

Materi yang diberikan meliputi bahaya penyalahgunaan narkoba, pencegahan perundungan (bullying), hingga pentingnya memahami dan menaati aturan hukum dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal menjadi warga negara yang bertanggung jawab.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Badan Pekerja Komite Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) Sulselbar, Djusman AR. Kehadiran KMAK menjadi bagian dari kolaborasi dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi, kejujuran, dan tanggung jawab kepada para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

Menurut Djusman AR, kehadiran langsung Wali Kota Makassar dalam kegiatan tersebut menjadi sinyal positif terhadap komitmen pemerintah dalam mendukung upaya pencegahan sejak dini.

Baca juga:  Perumda Pasar Karya bersama Tripika Sosialisasi Penertiban Pasar Cendrawasih

“Dengan meninjau kegiatan ini, itu pertanda baik bahwa sangat merespons adanya komitmen pencegahan sejak dini. Artinya beliau memiliki visi yang sama dalam membangun karakter, menutup celah pelanggaran hukum, serta mencegah terjadinya korupsi sejak usia sekolah,” ujarnya.

Melalui Program Jaksa Masuk Sekolah, diharapkan para peserta didik tidak hanya memperoleh wawasan mengenai hukum, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang berintegritas, disiplin, dan berani menolak segala bentuk penyimpangan.

Sinergi antara Kejati Sulsel, Pemerintah Kota Makassar, KMAK Sulselbar, dan dunia pendidikan diharapkan terus berlanjut sebagai investasi penting dalam membangun masa depan bangsa yang bebas dari korupsi.

 

 

(tas)

Baca berita lainnya Bangsaku.co di Google New

Berita Terkait

Djusman AR Ajak Pelajar SMPN 46 Makassar Tanamkan Budaya Antikorupsi Sejak Dini
SMPN 46 Makassar Sukses Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah, Perkuat Karakter dan Kesadaran Hukum Pelajar
Dr. H. Mahyuddin, S.STP., M.AP Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum GABSI Kota Makassar Periode 2026–2030
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
Dampingi Direktur SD Kemendikdasmen di Makassar, Kadis Pendidikan Dorong Sekolah di Kepulauan Jadi Prioritas Revitalisasi
BPBD Makassar Targetkan SALAMA Hadir di 100 Sekolah pada 2026
Bea Cukai dan Polda Sulsel Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Selamatkan 5.000 Jiwa dari Ancaman Sabu
Tak Hanya Olahraga, CFD Makassar Jadi Ruang Seru Anak-anak Belajar Literasi

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 13:09 WITA

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Hadiri Program Jaksa Masuk Sekolah, Perkuat Pendidikan Karakter dan Antikorupsi Sejak Dini di SMP 46 Makassar

Senin, 13 Juli 2026 - 12:37 WITA

Djusman AR Ajak Pelajar SMPN 46 Makassar Tanamkan Budaya Antikorupsi Sejak Dini

Senin, 13 Juli 2026 - 12:12 WITA

SMPN 46 Makassar Sukses Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah, Perkuat Karakter dan Kesadaran Hukum Pelajar

Minggu, 12 Juli 2026 - 10:20 WITA

Dr. H. Mahyuddin, S.STP., M.AP Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum GABSI Kota Makassar Periode 2026–2030

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Berita Terbaru