MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) sukses digelar di UPTD SPF SMPN 46 Makassar sebagai bagian dari upaya membangun karakter, meningkatkan kesadaran hukum, serta menanamkan nilai-nilai integritas kepada peserta didik sejak dini.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, aparat penegak hukum, dan lembaga antikorupsi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh, Soetarmi, SH., MH selaku Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Koordinator Badan Pekerja Komite Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) Sulselbar Djusman AR, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman, S.STP., M.Si, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Makassar Andi Akhmad Muhajir Arif, Pengawas Sekolah SMP Makassar Hasdy, S.Si., M.Si, serta Kepala UPTD SPF SMPN 46 Makassar Ikhsan, S.Pd., M.Pd.
Pelaksanaan Program Jaksa Masuk Sekolah menjadi bukti nyata sinergi antara Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, KMAK Sulselbar, Pemerintah Kota Makassar, dan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga mampu membentuk peserta didik yang berkarakter, disiplin, dan memiliki kesadaran hukum.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel Soetarmi, SH., MH menyampaikan materi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, pencegahan bullying, pencegahan korupsi serta pentingnya menaati aturan hukum dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan dikemas secara interaktif sehingga mudah dipahami dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa.
Sementara itu, Koordinator Badan Pekerja KMAK Sulselbar Djusman AR mengajak seluruh peserta didik untuk membiasakan sikap jujur, bertanggung jawab, dan menjadikan integritas sebagai pedoman dalam kehidupan. Menurutnya, budaya antikorupsi harus ditanamkan sejak usia sekolah agar menjadi karakter yang melekat hingga dewasa.
Kepala UPTD SPF SMPN 46 Makassar Ikhsan, S.Pd., M.Pd menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap Program Jaksa Masuk Sekolah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena memberikan manfaat besar dalam membentuk karakter siswa sekaligus meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya menaati hukum dan menjauhi berbagai perilaku negatif.
Melalui kolaborasi antara Kejati Sulsel, KMAK Sulselbar, Pemerintah Kota Makassar, dan dunia pendidikan, diharapkan lahir generasi muda yang cerdas, berintegritas, sadar hukum, bebas dari narkoba dan bullying, serta memiliki komitmen kuat dalam mencegah korupsi. Sinergi ini menjadi investasi penting dalam menciptakan masa depan Indonesia yang lebih baik melalui pendidikan karakter sejak dini.
(kdp)
Baca berita lainnya Bangsaku.co di Google News









































