MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Pelaksanaan Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Aula UPTD SPF SMPN 4 Makassar, Senin (13/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soeleman untuk meninjau jalannya kegiatan yang bertujuan membentuk karakter peserta didik sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah.
Kehadiran Wali Kota Makassar menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota terhadap upaya membangun generasi muda yang taat hukum, berintegritas, dan memiliki karakter yang kuat.
Program ini merupakan hasil sinergi antara aparat penegak hukum, dunia pendidikan, serta lembaga antikorupsi dalam memberikan pendidikan hukum kepada para pelajar sejak usia dini.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi, SH., MH, menyampaikan berbagai materi edukatif kepada peserta didik baru.
Materi yang diberikan meliputi bahaya penyalahgunaan narkoba, pencegahan perundungan (bullying), hingga pentingnya memahami dan menaati aturan hukum dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal menjadi warga negara yang bertanggung jawab.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Badan Pekerja Komite Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) Sulselbar, Djusman AR. Kehadiran KMAK menjadi bagian dari kolaborasi dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi, kejujuran, dan tanggung jawab kepada para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
Menurut Djusman AR, kehadiran langsung Wali Kota Makassar dalam kegiatan tersebut menjadi sinyal positif terhadap komitmen pemerintah dalam mendukung upaya pencegahan sejak dini.
“Dengan meninjau kegiatan ini, itu pertanda baik bahwa sangat merespons adanya komitmen pencegahan sejak dini. Artinya beliau memiliki visi yang sama dalam membangun karakter, menutup celah pelanggaran hukum, serta mencegah terjadinya korupsi sejak usia sekolah,” ujarnya.
Melalui Program Jaksa Masuk Sekolah, diharapkan para peserta didik tidak hanya memperoleh wawasan mengenai hukum, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang berintegritas, disiplin, dan berani menolak segala bentuk penyimpangan.
Sinergi antara Kejati Sulsel, Pemerintah Kota Makassar, KMAK Sulselbar, dan dunia pendidikan diharapkan terus berlanjut sebagai investasi penting dalam membangun masa depan bangsa yang bebas dari korupsi.
(tas)
Baca berita lainnya Bangsaku.co di Google New








































