Sekda Makassar Tekankan Peran Strategis Muballigh dalam Menjaga Kerukunan Masyarakat

Kamis, 2 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO Sekretaris Daerah Kota Makassar, Zulkifli Nanda, menekankan pentingnya peran muballigh dan imam kelurahan sebagai tokoh masyarakat yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat menutup Bimbingan dan Pelatihan Muballigh yang diselenggarakan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Makassar di Makassar Golden Hotel, yang diikuti sebanyak 450 peserta, pada 26 Juni-2 Juli 2026.

Peserta pelatihan berasal dari unsur imam kelurahan, organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan, serta para muballigh dari berbagai wilayah di Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Zulkifli menyampaikan bahwa pelatihan yang digelar Pemerintah Kota Makassar melalui Bagian Kesra sangat penting untuk meningkatkan kapasitas para imam kelurahan dan muballigh yang selama ini menjadi elemen penting dalam mendukung program-program pemerintah.

Menurutnya, muballigh dan imam kelurahan merupakan mitra strategis Pemerintah Kota Makassar karena tidak hanya berperan dalam menyebarkan nilai-nilai agama Islam dan memimpin kegiatan ibadah, tetapi juga membantu mengedukasi masyarakat terkait berbagai program pemerintah.

Baca juga:  Tak Kenal Libur, Wali Kota Makassar Pimpin Rapat Strategis Tangani Sampah

“Muballigh dan imam kelurahan memiliki posisi yang sangat strategis karena mereka adalah pemimpin formal dan informal yang dihormati masyarakat. Karena itu, mereka memiliki peran besar dalam menjaga kerukunan dan menyampaikan program-program pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan, penguatan kapasitas para muballigh dan imam kelurahan menjadi penting, mulai dari peningkatan kemampuan berdakwah, kepemimpinan, hingga pemahaman terhadap program-program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar.

Zulkifli berharap seluruh peserta pelatihan dapat memahami visi dan misi Pemerintah Kota Makassar serta turut mengambil bagian dalam mewujudkan Makassar Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan (MULIA) melalui peran dan pengabdian di tengah masyarakat.

Ia juga mengajak para muballigh dan imam kelurahan untuk terus menghilangkan stigma negatif terhadap Kota Makassar dengan menunjukkan bahwa daerah ini senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai budaya, toleransi, dan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga:  Wali Kota Danny Hadiri Pelaksanaan Zikir dan Shalawat Bersama Pangdam XIV/Hasanuddin dan Ribuan Masyarakat

Menurutnya, kerukunan telah menjadi bagian dari identitas Kota Makassar sejak dahulu. Berbagai suku, budaya, dan latar belakang masyarakat hidup berdampingan serta saling menghargai satu sama lain.

“Dari dulu kerukunan sudah terjalin di Kota Makassar. Di sini berbagai suku dan bangsa hidup bersama. Karena itu, saya titip kepada para muballigh dan imam kelurahan untuk terus menjaga dan merawat kerukunan tersebut,” katanya.

Sebagai bentuk perhatian kepada imam kelurahan, Pemerintah Kota Makassar juga memberikan perlindungan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), sehingga para imam dapat menjalankan tugas dan pengabdiannya dengan lebih tenang.

Di akhir sambutannya, Zulkifli mengajak para muballigh dan imam kelurahan untuk terus menjadi tokoh masyarakat yang aktif membantu menyukseskan program Pemerintah Kota Makassar, terutama memperkuat persatuan dan kerukunan sebagai modal utama mewujudkan Makassar MULIA.

 

 

(kdp)

Baca berita lainnya Bangsaku.co di Google News

Berita Terkait

Rangkaian APEKSI XVIII, Wali Kota Makassar Perkuat Kolaborasi Lewat Gerakan Penghijauan
Arahan Pak Wali Kota Appi: PDAM Makassar Jalankan 3 Strategi, Debit Bertambah dan Sambungan Pipa Diperluas
Wali Kota Appi Hidupkan Kembali Jejak Kerajaan Tallo, Siapkan Kawasan Wisata Sejarah
Partai Non-Parlemen Kompak Dukung Program Pemkot, Munafri: Penataan Kota Butuh Kolaborasi
Pemkot Makassar Tegaskan Status Aset Perumnas Sudiang Kelurahan Laikang Fasum 43.680 M² Dipasangi Papan Penanda
Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa Dorong Penguatan Peran Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan Menuju Apresiasi 2026 yang Berdampak
Wali Kota Munafri Apresiasi Inovasi Urban Farming di Tammua, Terintegrasi dengan Sentra Tukar Sampah
Lewat APBD 2026, Pemkot Makassar Alokasikan Rp27,2 Miliar untuk Lindungi 81 Ribu Pekerja Rentan dan 45 Ribu Peserta JHT

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:13 WITA

Rangkaian APEKSI XVIII, Wali Kota Makassar Perkuat Kolaborasi Lewat Gerakan Penghijauan

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:00 WITA

Sekda Makassar Tekankan Peran Strategis Muballigh dalam Menjaga Kerukunan Masyarakat

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:15 WITA

Arahan Pak Wali Kota Appi: PDAM Makassar Jalankan 3 Strategi, Debit Bertambah dan Sambungan Pipa Diperluas

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:11 WITA

Wali Kota Appi Hidupkan Kembali Jejak Kerajaan Tallo, Siapkan Kawasan Wisata Sejarah

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:27 WITA

Partai Non-Parlemen Kompak Dukung Program Pemkot, Munafri: Penataan Kota Butuh Kolaborasi

Berita Terbaru