Djusman AR Ajak Pelajar SMPN 46 Makassar Tanamkan Budaya Antikorupsi Sejak Dini

Senin, 13 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : Koordinator Badan Pekerja Komite Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) Sulselbar, Djusman AR saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di Aula UPTD SPF SMPN 4 Makassar, Senin (13/7/2026). Istimewa

Keterangan Foto : Koordinator Badan Pekerja Komite Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) Sulselbar, Djusman AR saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di Aula UPTD SPF SMPN 4 Makassar, Senin (13/7/2026). Istimewa

MAKASSAR, BANGSAKU.COKoordinator Badan Pekerja Komite Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) Sulselbar, Djusman AR, mengajak para pelajar membangun budaya antikorupsi sejak dini melalui Sosialisasi Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang diselenggarakan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) peserta didik baru UPTD SPF SMPN 46 Makassar. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula UPTD SPF SMPN 4 Makassar, Senin (13/7/2026).

Dalam pemaparannya, Djusman menegaskan bahwa pendidikan antikorupsi harus dimulai dari rumah, lingkungan sekolah dan lingkungan sosial lainnya, seperti tempat bermain melalui pembiasaan sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta berani menyampaikan kebenaran. Menurutnya, nilai-nilai tersebut merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang berintegritas dan mampu mencegah praktik korupsi di masa depan.

“Korupsi bukan hanya soal uang, tetapi juga berawal dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang tidak jujur. Karena itu, mari biasakan hidup jujur, disiplin, dan bertanggung jawab sejak di lingkungan sekolah,” ujar Djusman AR di hadapan para peserta didik baru.

Baca juga:  Anak Rakyat Rudianto Lallo Jalan Sehat bersama Puluhan Ribu Warga Biringkanaya

Djusman AR Ajak Pelajar SMPN 46 Makassar Tanamkan Budaya Antikorupsi Sejak Dini

Ia juga mengingatkan bahwa setiap tindakan positif yang dilakukan sejak usia muda akan menjadi bekal berharga dalam kehidupan bermasyarakat.

Djusman AR juga mengajak para peserta didik membangun semangat antikorupsi melalui yel-yel “Lihat, Lawan, Laporkan”. Dengan penuh antusias, para siswa mengikuti seruan tersebut sebagai bentuk komitmen untuk berani melihat setiap tindakan yang menyimpang, menolak dan melawan segala bentuk ketidakjujuran, serta melaporkannya kepada pihak yang berwenang.

Yel-yel ini diharapkan menjadi pengingat bagi para pelajar agar selalu menjunjung tinggi nilai kejujuran, integritas, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

 

Djusman berharap para siswa mampu menjadi agen perubahan yang membawa semangat kejujuran dan integritas, baik di sekolah, keluarga, maupun lingkungan masyarakat.

Baca juga:  Apresiasi F8 Dipadati Pengunjung, Jaksa Senior : Siapapun Walikotanya F8 Harus Dilanjutkan

Dengan demikian, budaya antikorupsi tidak hanya menjadi materi pembelajaran, tetapi juga menjadi kebiasaan yang tumbuh dan mengakar dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan edukatif tersebut turut dihadiri Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel Soetarmi, SH., MH, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman, S.STP., M.Si, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Makassar Andi Akhmad Muhajir Arif, Pengawas Sekolah SMP Makassar Hasdy, S.Si., M.Si, serta Kepala UPTD SPF SMPN 46 Makassar Ikhsan, S.Pd., M.Pd. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi wujud sinergi dalam membangun generasi muda yang sadar hukum, berkarakter, dan berintegritas.

 

 

(kdp)

Baca berita lainnya Bangsaku.co di Google New

Berita Terkait

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Hadiri Program Jaksa Masuk Sekolah, Perkuat Pendidikan Karakter dan Antikorupsi Sejak Dini di SMP 46 Makassar
SMPN 46 Makassar Sukses Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah, Perkuat Karakter dan Kesadaran Hukum Pelajar
Dr. H. Mahyuddin, S.STP., M.AP Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum GABSI Kota Makassar Periode 2026–2030
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
Dampingi Direktur SD Kemendikdasmen di Makassar, Kadis Pendidikan Dorong Sekolah di Kepulauan Jadi Prioritas Revitalisasi
BPBD Makassar Targetkan SALAMA Hadir di 100 Sekolah pada 2026
Bea Cukai dan Polda Sulsel Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Selamatkan 5.000 Jiwa dari Ancaman Sabu
Tak Hanya Olahraga, CFD Makassar Jadi Ruang Seru Anak-anak Belajar Literasi

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 13:09 WITA

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Hadiri Program Jaksa Masuk Sekolah, Perkuat Pendidikan Karakter dan Antikorupsi Sejak Dini di SMP 46 Makassar

Senin, 13 Juli 2026 - 12:37 WITA

Djusman AR Ajak Pelajar SMPN 46 Makassar Tanamkan Budaya Antikorupsi Sejak Dini

Senin, 13 Juli 2026 - 12:12 WITA

SMPN 46 Makassar Sukses Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah, Perkuat Karakter dan Kesadaran Hukum Pelajar

Minggu, 12 Juli 2026 - 10:20 WITA

Dr. H. Mahyuddin, S.STP., M.AP Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum GABSI Kota Makassar Periode 2026–2030

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Berita Terbaru