Stanford–Unhas Perkuat Kolaborasi Riset Global Bidang Planetary Health

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi meluncurkan Konsorsium Riset Stanford–Unhas Alliance for Planetary Health Research in Asia Pacific, yang berlangsung di eks Gedung Dekanat Fakultas Teknik Unhas, Selasa (11/11).

Ketua Tim Peneliti Stanford–Unhas, Ansariadi, SKM., M.Sc.PH., Ph.D. menjelaskan bahwa kerja sama antara kedua institusi ini telah terjalin sejak lama dan akan diperkuat dengan adanya konsorsium riset ini.

“Kami sudah bekerja sama selama hampir sepuluh tahun. Awalnya fokus riset kami berada pada bidang kesehatan, kemudian berkembang ke arah planetary health dan sustainability,” kata Ansariadi.

Ia menambahkan, terdapat sembilan peneliti Stanford yang telah meneliti bersama, dan akan ada satu peneliti yang menetap di Makassar selama satu tahun.

Baca juga:  Rektor Unhas Tekankan Karakter Sultan Hasanuddin kepada Mahasiswa Baru

“Kami sudah menghasilkan beberapa publikasi di jurnal bereputasi Q1 dan akan terus melanjutkan penelitian yang berdampak bagi masyarakat,” tambah Ansariadi, yang juga merupakan Direktur Kemitraan Unhas.

Sementara itu, Dr. John Openshaw dari Stanford University menyampaikan optimisme terhadap kolaborasi ini. Riset ini juga diarahkan untuk menjawab dua tantangan besar yang dihadapi Indonesia, yakni perubahan iklim dan ketahanan kesehatan masyarakat.

“Bersama, kita berupaya menjawab berbagai permasalahan global dengan membangun riset berkelanjutan. Salah satu fokus utama kami adalah perubahan iklim dan bagaimana mencari solusi berbasis sains,” ungkap Dosen Stanford University Medical Center ini.

Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan dan Bisnis, Prof. Dr. Eng. Adi Maulana, S.T., M.Phil. turut menegaskan pentingnya kerja sama strategis ini bukan hanya kolaborasi akademik, tetapi juga langkah nyata untuk memberikan dampak kepada masyarakat.

Baca juga:  Unhas Peringkat 3 Nasional, Loloskan 38 Tim ke Pimnas 2024

Prof. Adi juga menyoroti bahwa menjalin kemitraan dengan universitas sekelas Stanford bukanlah hal mudah. “Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi kolaborasi permanen, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara luas,” kata Prof. Adi.

Melalui konsorsium riset ini, Unhas dan Stanford berkomitmen untuk menghasilkan penelitian yang dapat diimplementasikan dalam kebijakan berbasis ilmu pengetahuan.

 

 

(*/aya)

Berita Terkait

Dari Laboratorium Menuju Pasar, Unhas Kantongi Izin Edar BPOM untuk 15 Produk Inovasi
Unhas dan Tiran Group Bahas Kemitraan Strategis melalui TIRAN Campus Connect 2026
Rektor Unhas Lakukan Restrukturisasi untuk Perkuat Internasionalisasi melalui Kemitraan dan Sinergi Alumni
Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa Resmi Lantik Wakil Rektor Universitas Hasanuddin Periode 2026–2030
Dari Rumah ke Rumah, Unhas Pastikan KIP Kuliah Menjangkau yang Berhak
UNHAS Perkuat Kolaborasi Internasional Kelautan Bersama SHOU dan GDOU
Rusunawa Unhas Dikosongkan, Unhas Tetap Beri Dukungan kepada Mahasiswa Difabel
Hilirisasi Riset FKM Unhas Berdayakan Penyandang Diabetes melalui Inovasi Jus Belimbing Wuluh Bernilai Ekonomi

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:24 WITA

Dari Laboratorium Menuju Pasar, Unhas Kantongi Izin Edar BPOM untuk 15 Produk Inovasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:07 WITA

Unhas dan Tiran Group Bahas Kemitraan Strategis melalui TIRAN Campus Connect 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:19 WITA

Rektor Unhas Lakukan Restrukturisasi untuk Perkuat Internasionalisasi melalui Kemitraan dan Sinergi Alumni

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:25 WITA

Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa Resmi Lantik Wakil Rektor Universitas Hasanuddin Periode 2026–2030

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:08 WITA

Dari Rumah ke Rumah, Unhas Pastikan KIP Kuliah Menjangkau yang Berhak

Berita Terbaru

KECAMATAN PANAKKUKANG

Camat Panakkukang: Kebakaran Sampah di Jalan Leimena Dilakukan ODGJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:15 WITA