Fakultas Kehutanan Unhas Catat Capaian Strategis di Bawah Kepemimpinan Rektor Jamaluddin Jompa

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : Dekan Fakultas Kehutanan Unhas, Prof. Dr. A. Mujetahid M, S.Hut., MP. Istimewa

Keterangan Foto : Dekan Fakultas Kehutanan Unhas, Prof. Dr. A. Mujetahid M, S.Hut., MP. Istimewa

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (FHut Unhas) terus menunjukkan perkembangan signifikan dengan torehan prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu capaian paling membanggakan adalah keberhasilan masuk dalam pemeringkatan internasional QS World University Rankings by Subject pada posisi 251–300 dunia untuk bidang Agriculture and Forestry.

Pencapaian ini menjadikan FHut sebagai satu-satunya fakultas kehutanan di luar Pulau Jawa yang tercatat dalam pemeringkatan tersebut, sekaligus mengukuhkan posisi Unhas di panggung global.

Dalam perbincangan pada Rabu (27/8), Dekan Fakultas Kehutanan, Prof. Dr. A. Mujetahid M, S.Hut., MP., menegaskan capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan penuh Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. Gaya kepemimpinan guru besar ilmu kelautan yang akrab disapa Prof. JJ yang terbuka, komunikatif, dan responsif memungkinkan setiap program fakultas berjalan tanpa hambatan.

“Prinsip beliau itu bekerja untuk institusi. Semua dirangkul untuk bersinergi memajukan Unhas. Setiap tahun kita berjuang masuk QS, dan terbukti berkat sinergi luar biasa yang dibangun, hal ini bisa diwujudkan. Komunikasi yang cepat dan terbuka membuat kebutuhan fakultas dapat langsung direspons,” jelas Prof. Mujetahid.

Baca juga:  Prodi Administrasi Publik Unhas Pertahankan Akreditasi Unggul Lewat Asesmen LAMSPAK

Selain capaian QS by Subject, FHut Unhas juga menorehkan prestasi lain. Dua jurnal ilmiah yang dikelola, yakni Forest and Society dan Penelitian Kehutanan Wallacea, telah terindeks Scopus. Bahkan, Forest and Society sempat berada di peringkat Q1, menjadikan FHut sebagai fakultas kehutanan pertama di Indonesia yang berhasil mencapai posisi tersebut.

Dalam aspek tata kelola, FHut Unhas mencatat sejarah baru dengan menjadi satu-satunya fakultas kehutanan di Indonesia yang lolos hingga tahap Penilaian Nasional Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). FHut tidak saja menjadi wakil Unhas, namun sekaligus menjadi wakil Kementerian Dikti Saintek bersama empat fakultas lain di Indonesia.

FHut juga terus mengembangkan Hutan Pendidikan sebagai pusat unggulan riset, konservasi, dan ekowisata akademik. Kawasan ini tidak hanya menjadi laboratorium lapangan mahasiswa, tetapi juga menjadi destinasi rujukan bagi perguruan tinggi lain di Indonesia. Model pengelolaan hutan pendidikan yang produktif dan berorientasi riset menjadikannya pionir di tingkat nasional.

Baca juga:  Wakil Rektor 1 Unhas Resmi Lantik 39 UKM Periode 2025

“Kolaborasi internasional juga terus kita tingkatkan. Prinsip yang kami pegang adalah implementasi nyata terlebih dahulu sebelum seremoni penandatanganan. Pendekatan ini sejalan dengan kebijakan Rektor yang bekerja cepat dan terukur. Hasilnya, kerja sama internasional mampu memberikan output konkret,” tambah Prof. Mujetahid.

FHut Unhas mendapat kehormatan memimpin Forum Komunikasi Pendidikan Kehutanan se-Indonesia. Penunjukan ini dinilai istimewa, sebab untuk pertama kalinya forum strategis tersebut dipimpin oleh fakultas kehutanan dari luar Pulau Jawa. Melalui forum ini, FHut ikut memberikan kontribusi pemikiran dalam penyusunan kebijakan kehutanan nasional.

Prof. Mujetahid menegaskan, ke depan FHut Unhas berkomitmen memperkuat kemandirian fakultas dengan mengoptimalkan potensi tiap program studi. Salah satu target strategisnya adalah menambah minimal satu jurnal terindeks Scopus, sehingga seluruh prodi di Fakultas Kehutanan memiliki jurnal bereputasi global.

“Fakultas ini memang kecil, tetapi prestasinya tidak boleh kecil. Kami akan terus berusaha menjaga momentum ini untuk mengangkat reputasi Unhas, sekaligus memberi kontribusi nyata bagi pembangunan kehutanan Indonesia,” tutup Prof Mujetahid.

 

(*/mir)

Berita Terkait

Dari Laboratorium Menuju Pasar, Unhas Kantongi Izin Edar BPOM untuk 15 Produk Inovasi
Unhas dan Tiran Group Bahas Kemitraan Strategis melalui TIRAN Campus Connect 2026
Rektor Unhas Lakukan Restrukturisasi untuk Perkuat Internasionalisasi melalui Kemitraan dan Sinergi Alumni
Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa Resmi Lantik Wakil Rektor Universitas Hasanuddin Periode 2026–2030
Dari Rumah ke Rumah, Unhas Pastikan KIP Kuliah Menjangkau yang Berhak
UNHAS Perkuat Kolaborasi Internasional Kelautan Bersama SHOU dan GDOU
Rusunawa Unhas Dikosongkan, Unhas Tetap Beri Dukungan kepada Mahasiswa Difabel
Hilirisasi Riset FKM Unhas Berdayakan Penyandang Diabetes melalui Inovasi Jus Belimbing Wuluh Bernilai Ekonomi

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:24 WITA

Dari Laboratorium Menuju Pasar, Unhas Kantongi Izin Edar BPOM untuk 15 Produk Inovasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:07 WITA

Unhas dan Tiran Group Bahas Kemitraan Strategis melalui TIRAN Campus Connect 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:19 WITA

Rektor Unhas Lakukan Restrukturisasi untuk Perkuat Internasionalisasi melalui Kemitraan dan Sinergi Alumni

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:25 WITA

Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa Resmi Lantik Wakil Rektor Universitas Hasanuddin Periode 2026–2030

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:08 WITA

Dari Rumah ke Rumah, Unhas Pastikan KIP Kuliah Menjangkau yang Berhak

Berita Terbaru

KECAMATAN PANAKKUKANG

Camat Panakkukang: Kebakaran Sampah di Jalan Leimena Dilakukan ODGJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:15 WITA