Mahasiswa Unhas Bentuk Desa Wisata Bahari di Kapoposang Pangkep

Sabtu, 27 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Mahasiswa Universitas Hasanuddin yang tergabung dalam unit kegiatan Fisheries Diving Club (FDC) ikut memberdayakan masyarakat Pulau Kapoposang, Kabupaten Pangkep, dengan mengoptimalkan potensi pariwisata setempat.

FDC merupakan unit kegiatan mahasiswa yang berada di Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan. Kegiatan tersebut merupakan pengabdian masyarakat melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) dengan judul MARINASI Kapoposang (Maritim, Inovatif, Atraksi): Pemanfaatan Potensi Kemaritiman
Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Melalui Atraksi Wisata Bahari di Pulau Kapoposang. Sebanyak 15 mahasiswa FIKP tergabung dalam program ini dan dibimbing oleh dosen Dr Nursinah Amir, SPi MP.

Pulau Kapoposang berada di Desa Mattiro Ujung, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Luas terumbu karang di Pulau Kapoposang 405.7 Ha dengan potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang melimpah. Terumbu karang dengan kondisi sangat baik dijumpai pada kedalaman 4-10 m dengan kisaran persentase tutupan karang hidup hingga 90 persen. Hal ini juga didukung dengan keanekaragaman biota yang berasosiasi dengan terumbu karang.

Ketua tim, Gracella, menjelaskan bahwa Pulau Kapoposang memiliki potensi wisata bahari sangat tinggi, namun potensi tersebut kurang dimanfaatkan dan dikelola secara optimal oleh masyarakat lokal. Hal tersebut dapat dilihat dari data profil desa yang menunjukkan profesi utama masyarakat lokal adalah nelayan.

Baca juga:  KKMN 2025 Resmi Ditutup, Berikut Daftar Pemenangnya

Gracella yang merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan ini menjelaskan, FDC Unhas melalui program ini akan menjalankan sejumlah kegiatan pemberdayaan selama mengabdi di masyarakat. Tujuan besar dari kegiatan ini adalah Launching Desa Wisata.

“Program kami berisi kegiatan yang memberdayakan kelompok selam, memberdayakan ibu-ibu dan remaja putri terkait pengolahan produk hasil laut dan pengemasan, serta kerajinan tangan.” terangnya pada Kamis 25 Juli 2024.

Selain itu, bersama masyarakat dan pemerintah, mereka juga akan meluncurkan desa wisata dengan branding kelompok diving dalam pengelolaan atraksi wisata bahari. Dengan program ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengunjung wisata dan pendapatan masyarakat lokal.

“Bersama Dinas Pariwisata dan Pemerintah Desa, kami akan meluncurkan desa wisata pada Awal Agustus 2024,” tambah Gracella.

Program ini, tambahnya, telah memasuki tahapan sosialisasi dan workshop pelatihan pembuatan kerajinan tangan untuk masyarakat. Kehadiran Tim PPK Ormawa di pulau ini pun mendapat respon positif.

Baca juga:  BEM Vokasi Unhas Perkuat Kepemimpinan Visioner Mahasiswa melalui VOCATION Chapter 4

“Mereka terbuka akan kehadiran kami di sini, terutama mendukung segala aktivitas program yang akan kami adakan juga mengharapkan kami dapat membawa perubahan besar dan lebih baik dengan adanya program ini,” tambahnya.

Meski demikian, tak sedikit hambatan ditemui Tim FDC Unhas selama pelaksanaan program. Seperti masalah transportasi yang keberangkatannya harus mengkondisikan dengan cuaca, jaringan dan ketersediaan listrik di pulau yang masih terbatas.

“Tidak ada kapal reguler menuju lokasi pemberdayaan, jika ingin ke lokasi pun harus menunggu cuaca baik agar perjalanan nyaman. Di lokasi pemberdayaan ketersediaan listrik terbatas dan jaringan kurang stabil,” beber mahasiswa angkatan 2021 ini.

Direktur Kemahasiswaan Unhas, Abdullah Sanusi SE MBA PhD mengatakan, tahun ini ada 9 tim organisasi mahasiswa Unhas yang berhasil mendapatkan pendanaan pada PPK Ormawa. Sembilan tim ini masing-masing punya inovasi yang diimplementasikan ke masyarakat.

“Untuk semua tim, selamat menjalankan programnya. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas mahasiswa Unhas, terutama pengembangan soft skill dan berlatih menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat,” ungkapnya.

 

(*)

 

Berita Terkait

Dari Laboratorium Menuju Pasar, Unhas Kantongi Izin Edar BPOM untuk 15 Produk Inovasi
Unhas dan Tiran Group Bahas Kemitraan Strategis melalui TIRAN Campus Connect 2026
Rektor Unhas Lakukan Restrukturisasi untuk Perkuat Internasionalisasi melalui Kemitraan dan Sinergi Alumni
Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa Resmi Lantik Wakil Rektor Universitas Hasanuddin Periode 2026–2030
Dari Rumah ke Rumah, Unhas Pastikan KIP Kuliah Menjangkau yang Berhak
UNHAS Perkuat Kolaborasi Internasional Kelautan Bersama SHOU dan GDOU
Rusunawa Unhas Dikosongkan, Unhas Tetap Beri Dukungan kepada Mahasiswa Difabel
Hilirisasi Riset FKM Unhas Berdayakan Penyandang Diabetes melalui Inovasi Jus Belimbing Wuluh Bernilai Ekonomi

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:24 WITA

Dari Laboratorium Menuju Pasar, Unhas Kantongi Izin Edar BPOM untuk 15 Produk Inovasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:07 WITA

Unhas dan Tiran Group Bahas Kemitraan Strategis melalui TIRAN Campus Connect 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:19 WITA

Rektor Unhas Lakukan Restrukturisasi untuk Perkuat Internasionalisasi melalui Kemitraan dan Sinergi Alumni

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:25 WITA

Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa Resmi Lantik Wakil Rektor Universitas Hasanuddin Periode 2026–2030

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:08 WITA

Dari Rumah ke Rumah, Unhas Pastikan KIP Kuliah Menjangkau yang Berhak

Berita Terbaru

KECAMATAN PANAKKUKANG

Camat Panakkukang: Kebakaran Sampah di Jalan Leimena Dilakukan ODGJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:15 WITA