Puluhan Siswa SMPIT Darul Fikri Makassar ikuti Workshop Anti Bullying, Guru BK : Pentingnya Saling Menghormati

Kamis, 29 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Darul Fikri Makassar adakan ”Workshop Anti Bullying” di Aula Belajar Sakinah SIT Darul Fikri Makassar pada Kamis (27-29/2/2024).

Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Darul Fikri Makassar adakan ”Workshop Anti Bullying” di Aula Belajar Sakinah SIT Darul Fikri Makassar pada Kamis (27-29/2/2024).

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Tim Bimbingan Konseling (BK) Darul Fikri Makassar beserta unit Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Darul Fikri Makassar adakan ”Workshop Anti Bullying” di Aula Belajar Sakinah SIT Darul Fikri Makassar pada Kamis (27-29/2/2024).

Riauli Ayuputri selaku Ketua Panitia sekaligus guru BK di SMPIT Darul Fikri Makassar mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilatar belakangi oleh kasus-kasus perundungan yang sering terjadi pada zaman sekarang.

“Latar belakang dari kegiatan ini adalah kasus-kasus bullying merupakan masalah serius yang dapat memberikan dampak negatif secara fisik, emosional, dan psikologis bagi korban serta mengganggu sekolah. Mengingat maraknya kasus-kasus bullying di zaman sekarang ini dan di usia remaja sangat mudah sekali untuk terjerumus pada perilaku-perilaku yang negatif. Labilnya emosi serta mulai tumbuh rasa ke akuan di dalam diri. Bahkan ada remaja yang menjadikan bahan bercandaan tanpa memikirkan dampak psikologis terhadap sesamanya,” ungkapnya.

Lanjut, Riauli menjelaskan jika kegiatan ini dihadiri sebanyak 30 peserta yang melalui proses seleksi dan menghadirkan Andi Rusmiati dan Zulfitrah yang merupakan Fasilitator Nasional Program Pencegahan Perundungan (ROOTS) Indonesia sebagai pemateri.

Baca juga:  MA Entertainment Gelar Pemilihan King and Queen Berbakat Sulsel di Hotel Arthama Makassar

“Siswa SMPIT Darul Fikri Makassar, khusus kelas tujuh dan delapan yang mewakili kelas tersebut. Adapun jumlah siswa diimbangi masing-masing akhwat dan Ikhwan 15 siswa. Total 30 siswa yang mengikuti acara ini. Semua peserta sudah melewati seleksi dan terpilih, Adapun pemateri dari kegiatan ini adalah kak Andi Rusmiati, S.Pd dan Zulfitrah, S. Pd., M. Pd yang merupakan Fasilitator Nasional ROOTS Indonesia” jelasnya.

Riauli menjelaskan jika kegiatan Workshop Anti Bullying bertujuan untuk memberikan edukasi kepada peserta dalam mengatasi dan mencegah perundungan serta cara menghargai orang lain yang di implementasikan dalam beberapa agenda yaitu materi, praktek, dan di akhiri dengan penobatan duta dan agent anti perundungan.

“Tujuan dari kegiatan workshop ini adalah, meningkatkan kesadaran akan pentingnya saling menghormati dan mendukung satu sama lain, serta memberikan keterampilan dan strategi kepada peserta untuk mencegah dan mengatasi perilaku bullying. Hal tersebut diwujudkan dengan penyampaian informasi, materi, dan pemahaman kepada peserta, setelah itu akan dilakukan beberapa praktek terkait materi yang disampaikan. Di akhir sesi acara ini, dipilih dan dinobatkan duta dan agent anti bullying yang terpilih berdasarkan hasil observasi dan penilaian dari setiap pendamping kelompok,” jelasnya.

Baca juga:  UTAMA Gelar Bimtek Tata Kelola Wisata dan Kesehatan Lingkungan di Desa Lalabata

Akhir kata, Riauli menyampaikan harapannya bersama Panitia Pelaksana agar duta dan agent yang terpilih dapat menjadi garda terdepan dalam pencegahan dan dapat memberikan dampak positif.

”Harapan dari kami semua, duta dan agent yang terpilih menjadi garda terdepan dalam pencegahan kasus bullying. Perilaku bullying dapat dicegah, dihindari dan diberantas. Sehingga meminimalisir kasus-kasus bullying yang terkadang kerap terjadi di lingkungan sekolah. Semoga ananda semua bisa memberikan dampak dan perubahan yang positif dan meminimalisir kasus-kasus bullying di lingkungan sekolah dan di manapun mereka berada,” tutupnya.

 

(rbn)

Berita Terkait

TEMULAGI Competition Mobile Legends Siap Digelar, Ajak Gamer Palopo Tunjukkan Skill Terbaik
Kejati Sulsel, KMAK, dan Sekolah di Makassar Bersinergi Bentuk Pelajar Berkarakter Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah
Mantap! Kejati Sulsel Tanamkan Karakter dan Kesadaran Hukum kepada Siswa Baru melalui Program Jaksa Masuk Sekolah
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
DPRD Sulsel Perkuat Pengawasan APBD 2026, Salman Alfariz Karsa Sukardi Temui Warga
Penggeledahan Dugaan Korupsi Rp13 Miliar Disdik Sulsel, Djusman AR: Segera Tetapkan Tersangka dan Langsung Tahan
Perjuangan Provinsi Luwu Raya Menguat, BPP DOB Kantongi Masukan Strategis dari Luwu Utara
Bupati Sidrap Lantik 86 Pejabat, Dr. Muhammad Aries Yasin Resmi Pimpin Disporapar

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:20 WITA

TEMULAGI Competition Mobile Legends Siap Digelar, Ajak Gamer Palopo Tunjukkan Skill Terbaik

Senin, 13 Juli 2026 - 11:28 WITA

Kejati Sulsel, KMAK, dan Sekolah di Makassar Bersinergi Bentuk Pelajar Berkarakter Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 10:56 WITA

Mantap! Kejati Sulsel Tanamkan Karakter dan Kesadaran Hukum kepada Siswa Baru melalui Program Jaksa Masuk Sekolah

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Senin, 29 Juni 2026 - 21:59 WITA

DPRD Sulsel Perkuat Pengawasan APBD 2026, Salman Alfariz Karsa Sukardi Temui Warga

Berita Terbaru

KECAMATAN PANAKKUKANG

Camat Panakkukang: Kebakaran Sampah di Jalan Leimena Dilakukan ODGJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:15 WITA