Wakajati Sulut Ferrytass., Dt. Toembidjo Dorong Semangat Ekonomi Kerakyatan di Launching 1.061 Koperasi Merah Putih

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, H. Ferry Taslim, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, menghadiri kegiatan Video Conference (Vicon) Peresmian dan Launching 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Sabtu, 16 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Wakajati Sulut hadir mewakili Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., berdasarkan undangan resmi yang diterbitkan oleh Kodam XIII/Merdeka melalui Sekretariat Umum.

 

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Kauditan II, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara tersebut merupakan agenda nasional yang dilaksanakan secara serentak melalui sambungan virtual dan dijadwalkan dipimpin langsung oleh Prabowo Subianto.

Peresmian tersebut menjadi bagian dari program strategis nasional dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan melalui pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi masyarakat.

Baca juga:  Sejumlah Petani di Kaltim Ditangkap Saat Diskusi Bandara VVIP IKN

 

Berdasarkan daftar undangan resmi, kegiatan tersebut turut mengundang unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Utara, di antaranya Gubernur Sulawesi Utara, Pangdam XIII/Merdeka, Kapolda Sulut, Ketua DPRD Provinsi Sulut, Kajati Sulut, Ketua Pengadilan Tinggi Manado, Danlanud Sri, Kabinda Sulut, serta sejumlah pejabat utama Kodam XIII/Merdeka dan Korem 131/Santiago.

 

Kehadiran Ferrytass., Dt. Toembidjo dalam agenda tersebut mencerminkan dukungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara terhadap program pemerintah dalam mendorong penguatan ekonomi desa, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pembangunan nasional yang berkelanjutan.

 

Pada kesempatan itu, Ferrytass., Dt. Toembidjo turut menyampaikan arahan Kajati Sulut mengenai pentingnya sinergitas lintas sektor dalam mengawal setiap program strategis negara agar berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Baca juga:  Electric Colour Run by PLN and Expo Sukses Digelar, UMKM di Parepare Turut Rasakan Manfaat Ekonomi

 

“Koperasi merupakan instrumen penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Karena itu, seluruh unsur pemerintah dan aparat penegak hukum harus terus bersinergi mengawal program strategis nasional dengan integritas, profesionalisme, dan orientasi pada kepentingan rakyat,” demikian arahan Kajati Sulut yang disampaikan melalui Wakajati Sulut.

 

Lebih lanjut disampaikan bahwa pembangunan ekonomi berbasis desa menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ketahanan nasional sekaligus menciptakan pemerataan kesejahteraan masyarakat hingga ke daerah.

 

 

(kdp)

Baca berita lainnya Bangsaku.co di Google News

Berita Terkait

Dinilai Kelewat Batas, Momen Hotman Paris Diduga Hina Profesi Wartawan Viral di Sosmed
Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh
Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.
Mendagri Buka Festival Fulan Fehan, Harap Perkuat Hubungan Lintas Negara
Efek Piala Dunia,Heboh Pasar Ambon Berwarna Oranye! Mama-Mama Kompak Dukung Belanda di Piala Dunia 2026.
Mapparenta Media Group Hadir di TikTok, Perluas Jangkauan Informasi Digital

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:35 WITA

Dinilai Kelewat Batas, Momen Hotman Paris Diduga Hina Profesi Wartawan Viral di Sosmed

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:45 WITA

Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:51 WITA

Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:38 WITA

Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.

Berita Terbaru