Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO

Hari pertama masuk sekolah selalu menyisakan cerita unik sekaligus mengharukan. Baru-baru ini, jagat media sosial diramaikan oleh fenomena para orang tua yang rela datang ke sekolah sejak sebelum subuh. Tujuannya hanya satu: melakukan ‘war’ atau mengamankan tempat duduk paling depan untuk anak-anak mereka.

Bagi sebagian orang, aksi ini mungkin terlihat berlebihan. Namun, bagi para orang tua, ini adalah bentuk ikhtiar nyata demi masa depan sang buah hati. Mereka percaya bahwa posisi duduk di kelas memiliki andil besar dalam menentukan kenyamanan dan keberhasilan belajar anak sepanjang tahun ajaran.

Bukan Sekadar Rebutan, Ini Penjelasan Seat Location Effect

Menariknya, kecemasan para orang tua ini ternyata sejalan dengan teori dalam psikologi pendidikan yang dikenal sebagai seat location effect (efek posisi tempat duduk).

Baca juga:  Usai Dilantik, Prabowo Cipika-Cipiki dan Jabat Tangan Erat Anies Baswedan

Berdasarkan studi psikologi pendidikan, posisi duduk siswa di dalam kelas terbukti memengaruhi beberapa aspek penting, antara lain:

• Fokus dan Konsentrasi: Siswa yang duduk di barisan depan cenderung memiliki tingkat distraksi yang lebih rendah dan lebih mudah mempertahankan fokus pada materi yang diberikan.

• Interaksi Guru dan Murid: Kedekatan jarak secara fisik mempermudah terjadinya kontak mata dan komunikasi dua arah antara siswa dan guru. Siswa di depan umumnya lebih aktif bertanya dan merespons.

• Efektivitas Penyerapan Materi: Dengan pandangan dan pendengaran yang tidak terhalang, proses transfer ilmu menjadi jauh lebih maksimal.

Manifestasi Kasih Sayang Orang Tua

Pada akhirnya, fenomena tahunan ini menjadi bukti konkret bagaimana orang tua selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Langkah kaki yang dimulai sejak subuh buta adalah bentuk investasi emosional dan dukungan penuh agar anak-anak mereka siap menghadapi tantangan baru di sekolah.

Baca juga:  Ketemu Appi di Acara HIPMI, Bahlil Sebut Calon Kuat Ketua Golkar Sulsel

Meski posisi duduk memengaruhi atensi, peran aktif orang tua dan motivasi internal anak tetap menjadi kunci utama dalam meraih prestasi belajar yang gemilang.

 

 

(kdp)

Baca berita lainnya Bangsaku.co di Google New

Berita Terkait

Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.
Mendagri Buka Festival Fulan Fehan, Harap Perkuat Hubungan Lintas Negara
Efek Piala Dunia,Heboh Pasar Ambon Berwarna Oranye! Mama-Mama Kompak Dukung Belanda di Piala Dunia 2026.
Unik! Ada Tukang Es Krim di Puncak Gunung Kembang, Banyak Pendaki Penasaran Ingin Mencicipi.
Mapparenta Media Group Hadir di TikTok, Perluas Jangkauan Informasi Digital
Motor Ojol Yang Viral Diangkut Dishub Jakarta Timur Dikembalikan Tanpa Denda.

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:45 WITA

Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:51 WITA

Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:38 WITA

Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:18 WITA

Mendagri Buka Festival Fulan Fehan, Harap Perkuat Hubungan Lintas Negara

Berita Terbaru