MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Makassar hadir dalam gelaran Tax Award 2025 yang diselenggarakan oleh Bapenda Makassar sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak dan pengelola pajak berprestasi.
Acara ini menjadi bukti bahwa kepatuhan pajak masyarakat Makassar terus mengalami peningkatan, diiringi kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang semakin signifikan.
Pada malam penghargaan yang berlangsung megah di Hotel Claro, Pemerintah Kota Makassar mengumumkan capaian PAD 2025 sebesar Rp1,8 triliun, meningkat dari Rp1,6 triliun pada tahun 2024.
Kenaikan ini disambut baik oleh para tamu undangan, termasuk jajaran Forkopimda, kepala SKPD, serta para camat dan lurah yang turut hadir sebagai bagian dari pemangku kepentingan pembangunan daerah.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengapresiasi tinggi seluruh wajib pajak dan pelaku usaha yang terus menunjukkan komitmen dalam membayar pajak daerah.
Ia menegaskan bahwa Tax Award bukan sekadar seremoni, melainkan dorongan untuk menjadikan pajak sebagai budaya taat yang harus terus diperkuat.
“Pajak adalah kewajiban, dan dari pajaklah seluruh fasilitas publik kita terbangun,” ujarnya.
Munafri juga mengingatkan bahwa sebagian pelaku usaha masih mengesampingkan kewajiban pajak saat kondisi usaha melemah.
Hal ini, menurutnya, bisa berdampak pada melesetnya target pendapatan dan terganggunya pembangunan kota.
Lewat Tax Award, ia berharap kesadaran kolektif masyarakat semakin terbangun bahwa pajak memiliki dampak langsung pada pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur kota.
Di sisi lain, Kepala Bapenda Andi Asminullah menyampaikan tren positif realisasi PAD hingga Desember 2025.
Ia menegaskan bahwa penerimaan pajak diperkirakan terus bertambah hingga akhir tahun, dan target PAD 2026 sebesar Rp2,3 triliun ditetapkan berdasarkan data perkembangan pertumbuhan ekonomi dan tren kepatuhan wajib pajak.
Tax Award 2025 juga bertujuan memperkuat ekosistem perpajakan daerah yang sehat dan berkelanjutan.
Melalui penghargaan kepada wajib pajak dan pengelola pajak terbaik, pemerintah berharap semakin banyak pihak yang termotivasi untuk meningkatkan kinerja, pelayanan, serta kolaborasi dalam mendukung penguatan fiskal Kota Makassar.
Sebagai penutup acara, pemerintah mengumumkan kelurahan-kelurahan terbaik dalam pengelolaan pajak.
Kelurahan Macini Sombala dan Parangloe menjadi peraih realisasi penerimaan terbesar, sementara Laikang dan Gunung Sari tercatat sebagai kelurahan dengan transaksi terbanyak.
Kelurahan Pattinalloang dan Kodingareng juga mendapat penghargaan atas pencapaian target tercepat. Seluruh penghargaan ini menjadi bukti pentingnya kontribusi di tingkat akar rumput terhadap majunya pembangunan Kota Makassar.







































