MAKASSAR, BANGSAKU.CO — Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar (FEB UNM) kembali mencatat prestasi dengan sukses menyelenggarakan International Conference on Management (ICOMAN) 2025 bertajuk “The Future of Management Practices and Sustainable Business Transformation in the Era of AI and the Green Economy.”
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor UNM, Prof. Dr. Karta Jayadi, M.Sn., didampingi Dekan FEB UNM, Prof. Dr. Basri Bado, S.Pd., M.Si., serta Ketua Prodi Manajemen, Dr. Anwar, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, Rektor UNM menegaskan bahwa ICOMAN merupakan manifestasi nyata dari upaya UNM memperluas jejaring riset internasional. “Kegiatan ini memperlihatkan bagaimana UNM berperan aktif dalam memajukan ilmu manajemen melalui kolaborasi lintas negara yang berorientasi pada keberlanjutan dan teknologi masa depan,” ujar Prof. Karta Jayadi.
Konferensi yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting ini menghadirkan enam pembicara utama dari lima negara: Indonesia, Malaysia, India, dan Filipina.
Topik bahasan meliputi sustainable finance, human capital development, green supply chain, digital marketing, dan AI-based innovation management. Dekan FEB UNM, Prof. Basri Bado, menyampaikan bahwa ICOMAN adalah langkah penting dalam meneguhkan reputasi UNM di tingkat global. “Kami terus mendorong dosen dan mahasiswa untuk menghasilkan penelitian berkualitas yang berdampak luas dan mendukung agenda pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Ketua Program Studi, Dr. Anwar, S.E., M.Si., menambahkan bahwa makalah terpilih akan dipublikasikan dalam prosiding internasional bereputasi dan diindeks oleh Index Copernicus International, membuka peluang pengakuan ilmiah global bagi peneliti Indonesia.
Dengan kolaborasi antara UNM, Universitas Hasanuddin, Universitas Indonesia, Universitas Bengkulu, UIN Alauddin Makassar, Universitas Muhammadiyah Jember, Politeknik Mukah Sarawak (Malaysia), Chetana’s Institute of Management & Research (India), dan Ifugao State University (Filipina), ICOMAN 2025 menegaskan posisi FEB UNM sebagai pusat inovasi dan riset manajemen berkelanjutan di Asia Tenggara.








































