165 Jemaah Haji RI Meninggal Dunia

Kamis, 20 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : Ilustrasi.

Keterangan Foto : Ilustrasi.

JAKARTA, BANGSAKU.CO – Total 165 jemaah asal Indonesia meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

Sebanyak tiga dari jumlah tersebut meninggal karena heatstroke atau sengatan panas ekstrem.

“165 [yang meninggal],” kata Konsul Haji Kantor Urusah Haji (KUH) Konsulat Jenderal RI di Jeddah, Nasrullah Jassam, kepada CNNIndonesia.com saat dimintai konfirmasi, Rabu (19/6/2024).

Dia juga membeberkan penyebab sejumlah jemaah haji asal Indonesia yang meninggal dunia.

“Heatstroke [serangan panas] tiga orang, sisanya kebanyakan karena komorbid [penyakit bawaan],” ujar Nasrullah.

Heatstroke adalah bentuk cedera panas serius dan perlu perawatan segera untuk menghindari risiko cacat permanen atau kematian.

Jika orang terkena heatstroke akan mengalami sakit kepala hingga berdenyut, mual dan muntah, kulit memerah, suhu tubuh tinggi, hingga detak jantung lebih cepat dari biasanya.

Baca juga:  Polri dan Majelis Adat Dayak Nasional Sinergi Berkomitmen Kawal Pembangunan IKN

Musim haji tahun ini diiringi cuaca panas ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Arab Saudi.

Suhu di Saudi diperkirakan mencapai 48 derajat Celsius. Di Mekkah bahkan suhu sempat tercatat mencapai 51 derajat Celsius.

Akibat serangan panas itu tak jarang jemaah haji tumbang.

Menurut laporan pihak berwenang Saudi terdapat 2.000 jemaah yang menjalani perawatan karena heatstroke. Namun, angka ini belum diperbarui sejak akhir pekan lalu. Mereka juga tak membeberkan informasi soal korban jiwa.

Menurut penghitungan AFP dari berbagai data dan sumber terdapat 557 jemaah yang meninggal di musim haji kali ini.

Sementara itu, sumber diplomat mengatakan total jenazah di salah satu kamar mayat terbesar di Mekkah, Al Muaisem, mencapai 550 orang.

Baca juga:  Tragedi Penerbangan di Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras Sampaikan Duka dan Desak Evaluasi SOP

 

 

(*)

Berita Terkait

Dinilai Kelewat Batas, Momen Hotman Paris Diduga Hina Profesi Wartawan Viral di Sosmed
Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh
Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.
Mendagri Buka Festival Fulan Fehan, Harap Perkuat Hubungan Lintas Negara
Efek Piala Dunia,Heboh Pasar Ambon Berwarna Oranye! Mama-Mama Kompak Dukung Belanda di Piala Dunia 2026.
Mapparenta Media Group Hadir di TikTok, Perluas Jangkauan Informasi Digital

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:35 WITA

Dinilai Kelewat Batas, Momen Hotman Paris Diduga Hina Profesi Wartawan Viral di Sosmed

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:45 WITA

Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:51 WITA

Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:38 WITA

Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.

Berita Terbaru