Tragedi Penerbangan di Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras Sampaikan Duka dan Desak Evaluasi SOP

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : . Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras. Net

Keterangan Foto : . Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras. Net

JAKARTA, BANGSAKU.CO – Tragedi jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, menyisakan duka mendalam. Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mendesak dilakukannya evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) penerbangan nasional.

Menurut Andi Iwan, peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa keselamatan penerbangan harus ditempatkan sebagai prioritas utama, tanpa kompromi. Ia menilai perlu adanya langkah konkret dan sistematis untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

“Atas nama pribadi dan Komisi V DPR RI, kami menyampaikan duka mendalam kepada seluruh keluarga korban. Tragedi ini harus menjadi pelajaran serius bagi semua pihak untuk memperkuat sistem keselamatan penerbangan,” ujar Andi Iwan Darmawan Aras, Minggu (18/1/2026).

Baca juga:  Melalui Inovasi SuperSUN, PLN Nyalakan Harapan Kemerdekaan di Kecamatan Seko, Sulsel

Legislator dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan II tersebut menegaskan, Komisi V DPR RI mendorong audit keselamatan penerbangan secara komprehensif, termasuk kelaikudaraan pesawat, kesiapan awak, manajemen risiko cuaca, serta koordinasi antara pilot dan Air Traffic Control (ATC).
Ia juga meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi secara profesional, transparan, dan independen agar penyebab kecelakaan dapat diungkap secara utuh dan menjadi dasar perbaikan sistem penerbangan ke depan.

Di sisi lain, Andi Iwan mengapresiasi kerja keras tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta relawan yang terus melakukan pencarian dan evakuasi di tengah medan terjal dan cuaca ekstrem.

“Negara harus hadir secara penuh, tidak hanya dalam proses pencarian dan evakuasi, tetapi juga dalam pendampingan dan perhatian kepada keluarga korban,” tambahnya.

Baca juga:  HM Alwi Hamu Meninggal Dunia, Pers Indonesia Kehilangan Tokoh Besar

DPR RI, kata Andi Iwan, akan terus mengawal proses investigasi hingga tuntas serta memastikan seluruh rekomendasi yang dikeluarkan KNKT benar-benar ditindaklanjuti demi meningkatkan keselamatan penerbangan nasional.

 

(*)

Berita Terkait

Dinilai Kelewat Batas, Momen Hotman Paris Diduga Hina Profesi Wartawan Viral di Sosmed
Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh
Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.
Mendagri Buka Festival Fulan Fehan, Harap Perkuat Hubungan Lintas Negara
Efek Piala Dunia,Heboh Pasar Ambon Berwarna Oranye! Mama-Mama Kompak Dukung Belanda di Piala Dunia 2026.
Mapparenta Media Group Hadir di TikTok, Perluas Jangkauan Informasi Digital

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:35 WITA

Dinilai Kelewat Batas, Momen Hotman Paris Diduga Hina Profesi Wartawan Viral di Sosmed

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:45 WITA

Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:51 WITA

Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:38 WITA

Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.

Berita Terbaru