MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Universitas Negeri Makassar Bekerja sama dengan SMPN 40 Makassar baru saja menggelar kegiatan Pelatihan Mitigasi Bencana melalui Pengelolaan Sampah yang dihadiri oleh seluruh pengurus OSIS sekolah tersebut.
Kegiatan yang dilaksanakan di aula sekolah ini dibuka langsung oleh Kepala Sekolah H Ahmad Lamo SPd MPd dan turut dihadiri oleh semua wakil kepala sekolah. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah dalam mitigasi bencana.
Pemateri utama dalam pelatihan ini adalah Rusdi SSi MSc seorang dosen Universitas Negeri Makassar dan Trainer Global Ecobrick Alliance.

Dalam sesi penyampaian materi yang berlangsung selama satu jam, Rusdi menjelaskan konsep dasar mitigasi bencana melalui pengelolaan sampah, khususnya sampah plastik.
Beliau juga memperkenalkan teknik ecobrick sebagai salah satu solusi pengelolaan sampah yang efektif dan ramah lingkungan.
Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan workshop pembuatan ecobrick selama dua jam. Dalam workshop ini, siswa-siswa OSIS diajak langsung untuk membuat ecobrick dari sampah plastik yang mereka kumpulkan.
Mereka terlihat antusias dan bersemangat mengikuti setiap instruksi yang diberikan oleh pemateri. Hasil dari workshop ini akan digunakan untuk berbagai keperluan di sekolah, termasuk pembuatan furnitur dan dekorasi.
Kegiatan pelatihan ini tidak berhenti sampai di sini. Selama tiga bulan ke depan, akan dilakukan monitoring secara rutin terhadap pengelolaan sampah plastik di SMPN 40 Makassar.
Monitoring ini bertujuan untuk memastikan bahwa siswa terus menerapkan ilmu yang telah mereka dapatkan serta untuk menilai efektivitas dari program pelatihan ini.
Harapannya, dengan adanya pelatihan ini, SMPN 40 Makassar dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam upaya mitigasi bencana melalui pengelolaan sampah.
Selain itu, diharapkan siswa-siswa dapat menjadi agen perubahan di lingkungan mereka masing-masing, mengajak lebih banyak orang untuk peduli terhadap pengelolaan sampah dan lingkungan.








































