Camat Ujung Pandang Syahrial Syamsuri : Kami ASN tidak Boleh Melakukan Hal yang Mengarah Politik

Kamis, 18 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Ujung Pandang, Syahrial Syamsuri.

Camat Ujung Pandang, Syahrial Syamsuri.

MAKASSAR, BANGSAKU.CO — Beredar informasi jika lurah di Kecamatan Ujung Pandang mengeluh karena diwajibkan memasang baligo Indira Yusuf Ismail, yang merupakan Isteri Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto.

Baliho yang terpasang itu dikait-kaitkan dengan rencana Indira untuk maju dalam kontestasi pemilihan Walikota Makassar pada November 2024, mendatang.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Camat Ujung Pandang Syahrial Syamsuri menegaskan jika informasi itu hoax alias tidak benar, tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Dia menegaskan, lurah maupun camat tahu posisinya sebagai ASN untuk netral dan tidak ikut dalam kontestasi politik.

Syarial pun mengaku sudah mengumpulkan seluruh lurah di Kecamatan Ujung Pandang untuk mengklarifikasi kebenaran informasi tersebut.

Baca juga:  Penataan Masif Losari, Camat Ujung Pandang Libatkan RT/RW hingga Tim Gabungan

“Dari hasil pertemuan kami, poinnya semua lurah di Kecamatan Ujung Pandang tidak pernah melakukan pemasangan baligo. Tidak pernah curhat atau mengeluh kalau disuruh pasang baliho. Itu hoax,” kata Syahrial, Kamis (18/4/2024).

Diapun mengaku tidak perlu menanggapi informasi tersebut secara serius karena tidak benar adanya.

“Kami merasa tidak perlu menanggapi lebih jauh karena kami tidak melakukan itu. Kami ASN tidak boleh melakukan hal yang mengarah politik,” tegasnya.

Kalaupun memang ada baligo isteri Wali Kota Makassar yang terpasang di wilayahnya, itu sah-sah saja kalau dilakukan oleh warga.

“Kita tidak bisa melarang masyarakat untuk memasangnya,” tambah Syahrial.

Dikonfirmasi terpisah, Lurah Baru, Fajar, mengaku kaget dengan adanya informasi tersebut.

Baca juga:  Plt Camat Ujung Pandang Andi Pangeran Hadiri Jumat Curhat bersama Polda Sulsel

“Saya, termasuk lurah yang kaget sekali dengan beredarnya informasi itu. Kami paham posisi sebagai ASN.
Tidak ada pernah kita lakukan apalagi curhat-curhat karena disuruh pasang baliho. Kami tidak pernah melakukan itu,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Lurah Lajangiru Rita Kartika. “Itu informasi yang tidak benar. Sumbernya tidak jelas dari mana. Kami Clear. Tidak ada itu. Kami tidak pernah memasang, mengarahkan, maupun menyuruh untuk memasang baliho,” tandasnya.

 

(*)

Berita Terkait

Dukung Kebersamaan Warga, Kecamatan Ujung Pandang Siapkan Nobar Big Match Spanyol Kontra Belgia
Penataan Masif Losari, Camat Ujung Pandang Libatkan RT/RW hingga Tim Gabungan
Plt Camat Ujung Pandang Andi Pangeran Hadiri Jumat Curhat bersama Polda Sulsel

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:27 WITA

Dukung Kebersamaan Warga, Kecamatan Ujung Pandang Siapkan Nobar Big Match Spanyol Kontra Belgia

Selasa, 7 April 2026 - 21:09 WITA

Penataan Masif Losari, Camat Ujung Pandang Libatkan RT/RW hingga Tim Gabungan

Jumat, 31 Januari 2025 - 15:32 WITA

Plt Camat Ujung Pandang Andi Pangeran Hadiri Jumat Curhat bersama Polda Sulsel

Kamis, 18 April 2024 - 13:06 WITA

Camat Ujung Pandang Syahrial Syamsuri : Kami ASN tidak Boleh Melakukan Hal yang Mengarah Politik

Berita Terbaru

KECAMATAN PANAKKUKANG

Camat Panakkukang: Kebakaran Sampah di Jalan Leimena Dilakukan ODGJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:15 WITA