Pemuda Pemerhati Bangsa: Polri Harus Berdiri Netral, Garis Komando di Bawah Presiden Lebih Jelas dan Nasional

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Zulkifli Saharuddin, seorang pemuda pemerhati bangsa, menegaskan pentingnya kedudukan dan peran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang mampu menjawab tantangan keamanan dan kepentingan masyarakat luas di seluruh Indonesia. Menurutnya, institusi yang memiliki kewenangan besar dan tugas yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat seperti Polri, wajib untuk selalu berdiri di atas kepentingan umum dan tidak terikat pada kepentingan kementerian tertentu.

“Polri memiliki kewenangan besar dan tugas yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, Polri harus berdiri netral dan tidak berada di bawah kepentingan kementerian tertentu,” ujar Zulkifli dalam pidatonya yang menyampaikan pandangan terkait dinamika kelembagaan keamanan negara.

Dalam paparannya, Zulkifli menekankan bahwa dengan menempatkan Polri di bawah komando langsung Presiden, garis komando institusi ini akan menjadi lebih jelas dan bersifat nasional. Hal ini dipercaya akan memperkuat kemampuan Polri untuk menjalankan tugasnya tanpa dipengaruhi oleh kepentingan sektoral yang mungkin tidak selaras dengan tujuan keamanan dan kesejahteraan bangsa secara keseluruhan.

Baca juga:  Camat Panakkukang Gelar Rapat Koordinasi, Ini yang Dibahas

Tak hanya sebatas tugas administratif sehari-hari, lanjut Zulkifli, peran Polri mencakup ranah yang lebih luas dan krusial bagi kelangsungan negara. “Tugas Polri tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyangkut keamanan nasional, penanganan konflik sosial, terorisme, serta pengamanan agenda strategis negara seperti pemilu,” jelasnya.

Untuk menjalankan seluruh tugas tersebut dengan efektif, Zulkifli menegaskan bahwa diperlukan koordinasi lintas sektor yang kuat dan terpusat. Setiap elemen dalam struktur pemerintahan dan lembaga terkait perlu dapat bekerja sama secara sinergis, dengan Polri sebagai salah satu pilar utama yang menghubungkan berbagai upaya keamanan dan pengendalian masyarakat.

Namun demikian, menurut pemuda pemerhati bangsa ini, persoalan utama yang perlu menjadi fokus perhatian bukanlah mengenai siapa yang menjadi atasan Polri secara formal. “Persoalan utama bukan soal Polri berada di bawah siapa, tetapi bagaimana pengawasan, akuntabilitas, dan profesionalisme Polri terus diperkuat,” tegasnya.

Zulkifli menjelaskan bahwa pengawasan yang transparan akan menjamin bahwa setiap tindakan Polri berada dalam koridor hukum dan kepentingan publik, sementara akuntabilitas yang kuat akan membuat institusi ini bertanggung jawab atas setiap keputusan dan langkah yang diambil. Selain itu, peningkatan profesionalisme anggota Polri akan meningkatkan kualitas pelayanan dan kemampuan dalam menangani berbagai tantangan yang semakin kompleks.

Baca juga:  Masuk Nominasi Dokumen Perencanaan dan Keuangan Terbaik Diantara SKPD, Camat Panakkukang Lakukan Persentase

Di akhir paparannya, Zulkifli mengajak seluruh elemen bangsa untuk melihat wacana mengenai posisi Polri dengan perspektif yang lebih luas dan mendalam. Ia berharap, perbincangan seputar kelembagaan ini tidak diarahkan pada kepentingan politik jangka pendek yang hanya menguntungkan sebagian pihak. Sebaliknya, wacana tersebut harus diarahkan pada upaya menjaga stabilitas nasional, keadilan bagi seluruh rakyat, dan keamanan yang merata demi kemaslahatan masyarakat luas.

“Kita perlu memastikan bahwa setiap langkah yang diambil terkait Polri adalah untuk membangun institusi yang lebih kuat, dapat dipercaya, dan benar-benar berperan sebagai penjaga keamanan dan ketertiban bagi seluruh bangsa Indonesia,” pungkas Zulkifli.

Berita Terkait

DPMPTSP Makassar Dukung Pemantapan Persiapan IGS Diplomatic Tour 2026
Kepulangan Haji Bakal Kita Lihat Fashion Show Jemaah Asal Bugis Makassar
Donor Darah Masjid Nur Intan Lestari Kumpulkan 20 Kantong Darah, Warga Antusias Dukung Aksi Kemanusiaan
Turnamen Domino Berhadiah Rp2,5 Juta Siap Digelar di Hotel Premier Makassar
National Kun Khmer Fight Perdana Digelar di Makassar, Jadi Ajang Seleksi Atlet Nasional
Semangat “Satu Gandong Basodara”, Warga Gunung Nona Ambon Kamp Pererat Silaturahmi Lewat Permainan Tradisional
Baso Muhammad Ikram Lantik PK KNPI Biringkanaya, Andi Muhammad Farid Tegaskan Komitmen untuk Masyarakat
Ketua Forum Peduli Hijau: PSEL di Tamalanrea Cerminkan Ketimpangan Kebijakan Lingkungan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:08 WITA

DPMPTSP Makassar Dukung Pemantapan Persiapan IGS Diplomatic Tour 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 13:21 WITA

Kepulangan Haji Bakal Kita Lihat Fashion Show Jemaah Asal Bugis Makassar

Senin, 1 Juni 2026 - 11:57 WITA

Donor Darah Masjid Nur Intan Lestari Kumpulkan 20 Kantong Darah, Warga Antusias Dukung Aksi Kemanusiaan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:11 WITA

Turnamen Domino Berhadiah Rp2,5 Juta Siap Digelar di Hotel Premier Makassar

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:00 WITA

National Kun Khmer Fight Perdana Digelar di Makassar, Jadi Ajang Seleksi Atlet Nasional

Berita Terbaru