Terduga Pelaku Pembunuhan Anak Politikus PKS Ternyata Seorang Karyawan

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, BANGSAKU.CO – Polisi menangkap pria berinisial HA (31), terduga pelaku pembunuhan anak politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Maman Suherman, di sebuah rumah mewah di Kota Cilegon, Banten. Pelaku diketahui bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan swasta di Cilegon.

“Pelaku inisial HA, umur 31 tahun, karyawan swasta di Cilegon,” ujar Kasi Humas Polres Cilegon AKP Sigit Darmawan, Sabtu (3/1).

HA diamankan aparat saat diduga melakukan aksi pencurian di rumah eks anggota DPRD Cilegon, Roisudin Sayuri, pada Jumat (3/1).

Dari penangkapan tersebut, polisi kemudian mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan warga Palembang, Sumatera Selatan, dan tinggal di Perumahan Bumi Rakata, Cilegon.

“Orang ini orang Palembang, tinggal di Bumi Rakata,” kata Kapolsek Cilegon AKP Firman Al Hamid.

Baca juga:  Presiden Jokowi Apresiasi Kerja Keras Seluruh Pihak, Angkat Jempol Untuk PLN

Firman membenarkan bahwa HA bekerja di perusahaan swasta di Cilegon. Namun, polisi belum menggali lebih jauh terkait detail pekerjaan pelaku.

“Informasinya seperti itu, karyawan salah satu perusahaan,” ujarnya.

Setelah diamankan oleh anggota Polsek Cilegon dan Brimob Polda Banten, pelaku langsung diserahkan kepada Satreskrim Polresta Cilegon untuk pengembangan kasus lebih lanjut.

“Tidak lama setelah tersangka diamankan, datang dari Resmob Polda dan Polres untuk penanganan lanjutan,” kata Firman.

Hingga kini, polisi masih terus mendalami kasus pembunuhan yang terjadi di rumah Maman Suherman di Perumahan BBS 3, Cilegon.

Anak Maman Suherman yang berusia 9 tahun ditemukan tewas bersimbah darah di lantai satu rumah mewah tersebut pada 16 Desember 2025.

Baca juga:  Polisi Bantu Bersihkan Jalan, Dampak Abu Vulkanik Pasca Erupsi Merapi

Korban diketahui mengalami 19 luka di tubuhnya akibat senjata tajam dan benda tumpul. Polisi sempat mengalami kesulitan dalam mengungkap kasus ini karena sejumlah kendala, di antaranya kamera CCTV di rumah korban yang sudah tidak berfungsi sejak 2023 serta tidak adanya petugas keamanan di lingkungan tersebut.

Dalam proses penyelidikan, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, mulai dari anggota keluarga korban hingga para tetangga. Hingga saat ini, total 18 saksi telah dimintai keterangan terkait kasus pembunuhan tersebut.

Polisi memastikan proses penyidikan akan terus dilakukan secara mendalam untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap peristiwa tragis tersebut.

 

Berita Terkait

Dinilai Kelewat Batas, Momen Hotman Paris Diduga Hina Profesi Wartawan Viral di Sosmed
Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh
Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.
Mendagri Buka Festival Fulan Fehan, Harap Perkuat Hubungan Lintas Negara
Efek Piala Dunia,Heboh Pasar Ambon Berwarna Oranye! Mama-Mama Kompak Dukung Belanda di Piala Dunia 2026.
Mapparenta Media Group Hadir di TikTok, Perluas Jangkauan Informasi Digital

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:35 WITA

Dinilai Kelewat Batas, Momen Hotman Paris Diduga Hina Profesi Wartawan Viral di Sosmed

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:45 WITA

Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:51 WITA

Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:38 WITA

Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.

Berita Terbaru

PEMKOT MAKASSAR

DLH Makassar Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah, Residu Saja yang Masuk TPA

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:25 WITA

KECAMATAN PANAKKUKANG

Camat Panakkukang: Kebakaran Sampah di Jalan Leimena Dilakukan ODGJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:15 WITA