DIALOG PUBLIK : HUTANKU KEHIDUPAN ATAU MALAPETAKA?

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Hutan bukan sekadar hamparan hijau. Ia adalah tubuh kehidupan itu sendiri. Di sanalah air disimpan, udara dijernihkan, pangan disemai, dan keseimbangan bumi dijaga.

Namun hari ini, hutan-hutan kita sedang berada di persimpangan sejarah: tetap menjadi sumber kehidupan, atau berubah menjadi awal dari rangkaian malapetaka ekologis.

Melalui Dialog Publik MAHADIPO (Mahasiswa di Bawah Pohon), kita membuka ruang diskusi yang jujur dan kritis tentang kondisi hutan hari ini yang terus tertekan oleh ekspansi tambang, perkebunan skala besar, pembalakan liar, hingga kebijakan yang seringkali abai pada keselamatan ruang hidup rakyat.

Banjir, longsor, krisis air, konflik agraria, dan kemiskinan struktural bukanlah bencana alam semata, melainkan buah dari krisis tata kelola hutan.

Baca juga:  Memperingati Hari Kartini, RPPA Bersama KOADS Sulsel Gelar Talkshow

Dengan tema “Hutanku Kehidupan atau Malapetaka?”, dialog ini mengajak mahasiswa, akademisi, dan masyarakat umum untuk tidak lagi netral di tengah kerusakan. Kita didorong untuk memandang hutan bukan sebagai komoditas, tetapi sebagai ruang hidup yang memiliki hak untuk dilindungi. Hutan yang lestari adalah jaminan masa depan. Hutan yang dirusak adalah warisan bencana bagi generasi mendatang.

Hadir sebagai narasumber, Maulana Yusuf, S.Pd.,SH akan mengulas persoalan kehutanan dari perspektif hukum, keadilan ekologis, serta tanggung jawab negara. Sementara pemateri Achmad Yusran, S.Pd. dan Ute Nurul Akbar akan memperkuat diskusi dengan perspektif gerakan, pendidikan lingkungan, dan realitas lapangan kerusakan ekosistem.

Dialog ini bukan sekadar forum bicara. Ia adalah ruang kesadaran, ruang pertanyaan, sekaligus ruang keberpihakan. Karena ketika hutan tumbang, bukan hanya pohon yang roboh—tetapi peradaban manusia ikut dipertaruhkan.

Baca juga:  Dinsos Makassar Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Melalui Sosial Media Mengenai Anak Kecil Di Mini Market

Rabu, 10 Desember 2025
Lokasi: Kampus FIKK UNM, Ruang Seminar

Datanglah, duduklah di bawah pohon kesadaran, dan tentukan sikap!!!!!

Apakah kita membela hutan sebagai sumber kehidupana
atau membiarkannya berubah menjadi malapetaka?

Berita Terkait

Bukan Sekadar Ngopi di Kedai Tujuh Belas, Kalaksa BPBD Makassar Dr Fadli Tahar: Merawat Warisan Nilai dari Tanah Barru
Plt Dirut PDAM Makassar Dr Andi Syahrum Makkuradde Ngopi di Kedai Tujuh Belas, Sembari Silaturahmi dengan Sahabatnya
Dinsos Makassar Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Melalui Sosial Media Mengenai Anak Kecil Di Mini Market
Bukan Sekadar Penandatanganan, BPBD Makassar dan 23 Perguruan Tinggi Langsung Kick Off Gerakan Cetak 23.000 SDM Tangguh Bencana
Dirut Elber Paparkan Inovasi Wajah Baru Terminal Daya, SPBU hingga Hub Logistik Masuk Rencana
RSUD Daya Makassar Hadirkan Inovasi GELIAT, Solusi Penanganan dan Pemulangan Pasien Terlantar
Jalur Afirmasi Daerah Unhas: Seleksi Mahasiswa Sebagai Instrumen Pembangunan SDM Sulawesi Tengah
Walikota Munafri Arifuddin Ngopi Santai di Kedai Tujuh Belas Makassar

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 00:26 WITA

Bukan Sekadar Ngopi di Kedai Tujuh Belas, Kalaksa BPBD Makassar Dr Fadli Tahar: Merawat Warisan Nilai dari Tanah Barru

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:15 WITA

Plt Dirut PDAM Makassar Dr Andi Syahrum Makkuradde Ngopi di Kedai Tujuh Belas, Sembari Silaturahmi dengan Sahabatnya

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:23 WITA

Dinsos Makassar Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Melalui Sosial Media Mengenai Anak Kecil Di Mini Market

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:13 WITA

Bukan Sekadar Penandatanganan, BPBD Makassar dan 23 Perguruan Tinggi Langsung Kick Off Gerakan Cetak 23.000 SDM Tangguh Bencana

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:02 WITA

Dirut Elber Paparkan Inovasi Wajah Baru Terminal Daya, SPBU hingga Hub Logistik Masuk Rencana

Berita Terbaru

PEMKOT MAKASSAR

DLH Makassar Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah, Residu Saja yang Masuk TPA

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:25 WITA

KECAMATAN PANAKKUKANG

Camat Panakkukang: Kebakaran Sampah di Jalan Leimena Dilakukan ODGJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:15 WITA