Subsidi Benih Padi-Jagung Tahun 2024 Naik 2x Lipat, Ini Penjelasan Mentan AAS

Jumat, 19 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Mentan Amran Sulaiman dan Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi memberi keterangan kepada wartawan di Kantor Kementan. (Dok. Kementan)

Foto: Mentan Amran Sulaiman dan Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi memberi keterangan kepada wartawan di Kantor Kementan. (Dok. Kementan)

JAKARTA, BANGSAKU.CO  – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengaku telah menyiapkan penambahan alokasi benih padi dan jagung masing-masing sekitar 2 juta hektare (ha) secara gratis untuk para petani. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah swasembada beras dan jagung dalam waktu 1-2 tahun ke depan.

“Benih padi kami tambah dengan benih jagung, jumlahnya kurang lebih 2 juta hektare masing-masing. Supaya kita ke depan, 1-2 tahun atau maksimal 3 tahun kita sudah swasembada, selanjutnya kita menuju ekspor,” kata Amran seperti yang dikutip cnbcindonesia.com, Rabu (17/1/2024).

Amran menyebut penyaluran benih gratis sudah mulai dilakukan pihaknya sejak 5 Januari 2024 kemarin. Ia juga memastikan benih yang disalurkan merupakan benih unggulan, apabila bukan benih unggul maka ia akan dengan tegas langsung menyetop penyaluran tersebut.

Baca juga:  Konser Akbar Sambut Valen DA7 di Pamekasan, Donasi Tembus Rp1,1 Miliar untuk Aceh dan Sumatra

“Sekarang sudah mulai kita distribusi, start Januari tanggal 5 langsung jalan. (Hanya) benih unggul yang kita kirim, yang tidak unggul langsung kami stop, ada beberapa yang tidak unggul, khususnya jagung, kami langsung stop,” ujarnya.

Amran mengatakan, pihaknya menyiapkan benih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan petani, bukan keinginan dari Kementerian Pertanian.

“Jadi, kita menyiapkan benih bibit sesuai dengan keinginan dan kebutuhan petani, bukan keinginan kita. Kami sudah minta kepada seluruh Dirjen (Direktur Jenderal) untuk menyediakan bibit benih sesuai keinginan petani,” ucapnya.

Lebih lanjut, Amran mengatakan, jumlah benih yang disalurkan Kementan di tahun ini dua kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sebagai antisipasi dampak El Nino.

Baca juga:  Bertahun-tahun jadi Wartawan, Umbaran Wibowo Tiba-tiba Jadi Kapolsek, Ternyata Ditugaskan Menyamar

“Mungkin naik lebih dari 2 kali lipat (dari tahun 2023). Karena ini adalah insentif El Nino, ada El Nino kita mundurkan masa tanam 2 bulan nih. Nah kita harus memacu petani dengan memberikan insentif benih atau bibit gratis,” kata Amran.

Amran mengatakan tidak ada syarat atau ketentuan khusus untuk petani mendapatkan benih gratis tersebut. “Yang penting (petani) mau tanam, ada lahan selesai. Petani diberi kemudahan untuk menanam. Ada CPCL (calon petani calon lokasi) nya, sudah selesai, ada CPCL butuh bibit, butuh benih, kita kasih,” pungkasnya.

 

(*)

Berita Terkait

Dinilai Kelewat Batas, Momen Hotman Paris Diduga Hina Profesi Wartawan Viral di Sosmed
Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh
Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.
Mendagri Buka Festival Fulan Fehan, Harap Perkuat Hubungan Lintas Negara
Efek Piala Dunia,Heboh Pasar Ambon Berwarna Oranye! Mama-Mama Kompak Dukung Belanda di Piala Dunia 2026.
Mapparenta Media Group Hadir di TikTok, Perluas Jangkauan Informasi Digital

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:35 WITA

Dinilai Kelewat Batas, Momen Hotman Paris Diduga Hina Profesi Wartawan Viral di Sosmed

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:45 WITA

Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:51 WITA

Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:38 WITA

Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.

Berita Terbaru

PEMKOT MAKASSAR

DLH Makassar Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah, Residu Saja yang Masuk TPA

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:25 WITA

KECAMATAN PANAKKUKANG

Camat Panakkukang: Kebakaran Sampah di Jalan Leimena Dilakukan ODGJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:15 WITA