Kuasai Fasum hingga 20 Tahun, 8 Lapak PKL Ditertibkan, Kecamatan Tallo Siapkan Solusi CFD

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO Pemerintah Kecamatan Tallo kembali melaksanakan penertiban terhadap lapak pedagang kaki lima (PKL) yang menguasai fasilitas umum (fasum), fasilitas sosial (fasos), serta berdiri di atas saluran drainase, Senin (18/5/2026).

 

Penertiban ini menyasar sejumlah titik di wilayah Kelurahan Kalukuang dan Kelurahan Suangga, berjumlah delapan lapak, yang sebelumnya telah ditertibkan sekitar satu bulan lalu.

 

Namun, sejumlah PKL diketahui kembali mendirikan lapak dan beraktivitas di lokasi yang sama.

 

Camat Tallo, Andi Husni, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama Sekretaris Kecamatan, Plt. Kasi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib), personel Satpol PP Kota Makassar, pihak kelurahan.

 

Serta unsur terkait lainnya guna memastikan proses berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan. Menurutnya, penertiban ini merupakan tindak lanjut atas pelanggaran berulang yang terjadi.

 

“Kami tidak akan mentolerir aktivitas yang melanggar aturan, apalagi yang berdampak pada ketertiban umum, kebersihan lingkungan, serta fungsi fasilitas publik,” tegas Andi Husni.

Baca juga:  Sekcam Tallo dan MCM Serahkan Bantuan Bangku Mengaji untuk Santri

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah kecamatan dalam menciptakan lingkungan yang tertata, bersih, dan nyaman, sekaligus menegakkan aturan pemanfaatan ruang publik sesuai peruntukannya.

 

Melalui langkah penertiban dan penataan ini, diharapkan tercipta keseimbangan antara keberlangsungan usaha masyarakat dengan ketertiban dan fungsi ruang publik di wilayah Kecamatan Tallo.

 

Dijelaskan, penertiban di Kelurahan Kalukuang, difokuskan pada lapak yang berada di Jalan Datuk Patimang yang telah beroperasi selama kurang lebih 15 tahun.

 

“Sementara di Kelurahan Suangga, sejumlah lapak usaha, termasuk pedagang gorengan, diketahui telah berjualan hingga 20 tahun di atas area yang tidak sesuai peruntukannya,” jelasnya.

 

Camat Tallo menegaskan bahwa keberadaan lapak di atas saluran drainase berpotensi menghambat aliran air dan meningkatkan risiko banjir, serta mengganggu akses dan kenyamanan masyarakat.

 

“Kami mengapresiasi sikap kooperatif sebagian pedagang yang secara mandiri membongkar lapak mereka sebelum proses penertiban dilakukan,” tuturnya.

Baca juga:  Lurah Suangga Penuhi Aspirasi Warga, RW 01 di Ganti PLH Sementara

 

Sebagai langkah solutif, Pemerintah Kecamatan Tallo tengah menyiapkan skema penataan dan relokasi bagi para PKL terdampak.

 

Salah satunya melalui penyediaan lokasi usaha terpusat berbasis kegiatan Car Free Day (CFD) di sekitar Jalan Sunu.

 

“Kami rencanakan kawasan Jalan Sunu menjadi salah satu lokasi alternatif untuk menampung para PKL semua berjualan,” katanya.

 

“Konsepnya akan kami tata, dengan memperhatikan aspek keamanan, ketertiban, dan kenyamanan,” sambung Andi Husni.

 

Skema di Jalan Sunu dirancang dengan sistem pengelolaan yang lebih terstruktur, termasuk pengaturan keamanan dan tata kelola kawasan.

 

Diperkirakan, lokasi tersebut mampu menampung hingga sekitar 500 pelaku usaha secara bertahap. Selain itu, kawasan sekitar Monumen Korban 40.000 Jiwa juga sebelumnya telah dimanfaatkan sebagai lokasi sementara yang mampu menampung sekitar 200 pelaku usaha.

 

 

(kdp)

Baca berita lainnya Bangsaku.co di Google News

Berita Terkait

Perkuat Kesiapsiagaan, Kecamatan Tallo dan Damkarmat Makassar Edukasi Penanganan Kebakaran
Camat Tallo Tertibkan Lapak di Atas Drainase, Aliran Air Kembali Dibuka
Camat Tallo Pantau Langsung Jumat Bersih di Kelurahan Lembo, Fokus Atasi Lonjakan Sampah Pasca Idul Adha
Viral Bocah Angkut Air di Tallo, Pemerintah Turun Tangan dan Pastikan Pendidikan Tetap Berjalan
Camat Tallo Andi Husni Ajak Warga Kelola Sampah Mandiri Lewat Komposter dan Biopori
Pemerintah Kecamatan Tallo Kunjungi Situs Bersejarah, Perkuat Kesadaran Budaya Masyarakat
Safari Ramadhan di Kalukuang, Camat Tallo dan Kapolrestabes Makassar Ajak Warga Jaga Kamtibmas
Sekcam Tallo dan Lurah Suangga Beri Arahan Usai Penetapan Ketua RW Terpilih di Kelurahan Suangga

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:46 WITA

Perkuat Kesiapsiagaan, Kecamatan Tallo dan Damkarmat Makassar Edukasi Penanganan Kebakaran

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:17 WITA

Camat Tallo Tertibkan Lapak di Atas Drainase, Aliran Air Kembali Dibuka

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:38 WITA

Camat Tallo Pantau Langsung Jumat Bersih di Kelurahan Lembo, Fokus Atasi Lonjakan Sampah Pasca Idul Adha

Senin, 18 Mei 2026 - 20:27 WITA

Kuasai Fasum hingga 20 Tahun, 8 Lapak PKL Ditertibkan, Kecamatan Tallo Siapkan Solusi CFD

Kamis, 23 April 2026 - 20:20 WITA

Viral Bocah Angkut Air di Tallo, Pemerintah Turun Tangan dan Pastikan Pendidikan Tetap Berjalan

Berita Terbaru