Unhas dan Amerika Serikat Perkuat Kolaborasi Strategis Ketahanan Kesehatan Global

Minggu, 29 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.COUniversitas Hasanuddin memperkuat arah kolaborasi internasional di bidang kesehatan global dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia melalui pertemuan strategis bersama Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, H.E. Peter M. Haymond. Pertemuan yang menjadi forum memperdalam kerja sama berbasis kebutuhan strategis dan dampak jangka panjang tersebut berlangsung di Stanford US-Unhas Center, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Sabtu (28/03).

Fokus utama kerja sama mencakup peningkatan kesiapsiagaan terhadap ancaman penyakit, serta penguatan sistem kesehatan masyarakat yang adaptif terhadap dinamika global. Dalam konteks ini, perguruan tinggi berperan penting sebagai penghasil pengetahuan, inovasi, dan sumber daya manusia yang kompeten.

Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menempatkan isu planetary health sebagai salah satu pilar utama dalam pengembangan kolaborasi ke depan. Pendekatan ini menekankan keterkaitan antara kesehatan manusia, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan yang memerlukan sinergi lintas disiplin dan sektor.

Baca juga:  Pemkot Makassar Susun Roadmap Terintegrasi Penanganan ODGJ Berbasis Kolaborasi

Dalam kerangka tersebut, Unhas mengambil peran sebagai penghubung untuk mendorong integrasi kebijakan, riset, dan implementasi program, khususnya dalam memperkuat kontribusi kawasan Indonesia Timur dalam agenda kesehatan global.

“Melalui berbagai program strategis yang dikembangkan, Unhas berkomitmen untuk terus meningkatkan kontribusinya secara optimal,” jelas Prof. JJ.

Rektor juga menyoroti pentingnya pemerataan pengembangan ilmu pengetahuan dan riset yang selama ini masih cenderung terpusat di Pulau Jawa. Penguatan kolaborasi internasional dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas peran dalam ekosistem akademik global.

Dubes H.E. Peter M. Haymond menjelaskan kerja sama ini dipandang memiliki arah yang jelas dengan sejumlah program prioritas yang dapat segera diimplementasikan. Dukungan diarahkan pada penguatan kolaborasi yang berorientasi pada hasil, keberlanjutan, dan dampak jangka panjang.

“Unhas memiliki kapasitas untuk menjadi penggerak yang dapat melibatkan universitas lain. Kami melihat peluang besar bagi Unhas untuk memimpin kolaborasi dan menjadi rujukan dalam pengembangan riset akademik di kawasan ini,” jelas Dubes Haymond.

Baca juga:  Unhas Gelar Audit Eksternal Surveillance Sistem Manajemen Terintegrasi

Salah satu pilar utama kolaborasi adalah keberlanjutan kerja sama dengan U.S. Centers for Disease Control and Prevention (US CDC), khususnya melalui program Field Epidemiology Training Program (FETP). Program ini telah berperan penting dalam mencetak epidemiolog yang kompeten serta memperkuat kapasitas respons kesehatan masyarakat di Indonesia.

Selain itu, penguatan kolaborasi juga mencakup pengembangan skema hibah untuk mendorong kemitraan antara institusi di Amerika Serikat dan perguruan tinggi, dengan Unhas sebagai institusi penggerak utama dalam memperluas jejaring kolaborasi.

Secara keseluruhan, inisiatif ini diarahkan untuk memperkuat konektivitas global, meningkatkan kualitas riset dan pendidikan, serta membangun kapasitas institusi yang berkelanjutan dalam menghadapi tantangan kesehatan di tingkat nasional dan global.

 

 

(*/mir)

Baca berita lainnya Bangsaku.co di Google News

Berita Terkait

Dari Laboratorium Menuju Pasar, Unhas Kantongi Izin Edar BPOM untuk 15 Produk Inovasi
Unhas dan Tiran Group Bahas Kemitraan Strategis melalui TIRAN Campus Connect 2026
Rektor Unhas Lakukan Restrukturisasi untuk Perkuat Internasionalisasi melalui Kemitraan dan Sinergi Alumni
Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa Resmi Lantik Wakil Rektor Universitas Hasanuddin Periode 2026–2030
Dari Rumah ke Rumah, Unhas Pastikan KIP Kuliah Menjangkau yang Berhak
UNHAS Perkuat Kolaborasi Internasional Kelautan Bersama SHOU dan GDOU
Rusunawa Unhas Dikosongkan, Unhas Tetap Beri Dukungan kepada Mahasiswa Difabel
Hilirisasi Riset FKM Unhas Berdayakan Penyandang Diabetes melalui Inovasi Jus Belimbing Wuluh Bernilai Ekonomi

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:24 WITA

Dari Laboratorium Menuju Pasar, Unhas Kantongi Izin Edar BPOM untuk 15 Produk Inovasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:07 WITA

Unhas dan Tiran Group Bahas Kemitraan Strategis melalui TIRAN Campus Connect 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:19 WITA

Rektor Unhas Lakukan Restrukturisasi untuk Perkuat Internasionalisasi melalui Kemitraan dan Sinergi Alumni

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:25 WITA

Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa Resmi Lantik Wakil Rektor Universitas Hasanuddin Periode 2026–2030

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:08 WITA

Dari Rumah ke Rumah, Unhas Pastikan KIP Kuliah Menjangkau yang Berhak

Berita Terbaru