MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Makassar kini diperluas menyasar kelompok 3B, yakni balita non PAUD, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Kebijakan ini ditegaskan melalui edaran Badan Gizi Nasional sebagai upaya pemenuhan gizi bagi kelompok rentan.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, mengungkapkan bahwa implementasi program tersebut di Makassar masih belum optimal.
Dari sekitar 79 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi, baru sekitar 30 hingga 40 persen yang telah menjalankan MBG untuk kelompok 3B.
Menurut Irwan, pihaknya telah turun langsung mendatangi SPPG satu per satu guna menyerahkan data sasaran serta memastikan kesiapan pelaksanaan. Namun, realisasi di lapangan masih jauh dari target.
Saat ini jumlah penerima manfaat untuk balita non PAUD, ibu hamil, dan ibu menyusui baru mencapai sekitar 5.800 orang.
Idealnya, setiap SPPG memiliki kuota sekitar 3.000 penerima manfaat, dengan alokasi 200 hingga 300 orang khusus untuk kelompok 3B.
Kendati demikian, keterbatasan kapasitas SPPG lama menjadi kendala utama, karena sebagian besar masih fokus melayani siswa sekolah.
Pemerintah berharap seluruh SPPG dapat segera mengoptimalkan peran agar kebutuhan gizi kelompok rentan di Makassar dapat terpenuhi secara maksimal.
(kdp)
Baca berita lainnya Bangsaku.co di Google News








































