Top! Muh Asrul Rafzanjani, Pelajar Bone Persembahkan Emas untuk Indonesia di Kejuaraan Dunia Kun Khmer 2026

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIHANOUKVILLE, BANGSAKU.CO – Nama Muh Asrul Rafzanjani kini menjadi sorotan nasional. Atlet muda asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, ini berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas pada ajang Kejuaraan Dunia Kun Khmer ke-6, yang berlangsung pada 10–13 Februari 2026 di Sihanoukville, Kamboja.

Di usia yang baru 17 tahun, Asrul tampil gemilang dan membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk bersaing serta menjadi juara di level dunia.

Muh Asrul Rafzanjani lahir dan besar di lingkungan sederhana. Ia berdomisili di Kading, Jalan Supu Talibbe, Kabupaten Bone, dan saat ini tercatat sebagai kelas XII SMA Negeri 3 Bone. Di tengah kesibukannya menempuh pendidikan, Asrul tetap konsisten menjalani latihan dengan disiplin tinggi.

Perjalanan Asrul menuju panggung dunia bermula dari perhatian seorang pelatih asal Sulawesi Selatan, Coach Wandi, yang dikenal aktif membina atlet-atlet potensial untuk bertanding di berbagai kejuaraan nasional hingga internasional. Melalui koordinasi dengan pelatih Asrul di daerah, Coach Wandi menilai Asrul memiliki potensi besar untuk menjadi juara.

Baca juga:  Atlet Bulutangkis Kecamatan Sangkarrang Raih Kemenangan pada Porkot Makassar 2023

Sebelum menekuni Kun Khmer, Asrul telah menggeluti berbagai cabang bela diri. Ia mengawali karier dari silat, kemudian beralih ke Muay Thai, dilanjutkan ke tinju (boxing), hingga akhirnya fokus di Kun Khmer. Pengalaman lintas cabang tersebut membentuk teknik bertarung yang matang serta mental juara.

Dalam kesehariannya, Asrul menjalani latihan di beberapa lokasi, di antaranya di rumah pelatihnya di BTN Lona Timur serta di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di Cafe Magaya. Ia menjalani latihan rutin sebanyak lima hingga enam kali dalam sepekan.

Sejumlah prestasi juga telah ia raih sebelum tampil di level dunia. Asrul pernah berlaga di ajang Makassar One Night Fight, bertanding di Toraja dalam perebutan Piala Pongtiku cabang boxing, mengikuti Kejuaraan Provinsi Boxing di Makassar dan Toraja, serta berbagai ajang One Night Fight lainnya.

Puncak kariernya terjadi saat ia tampil di Kejuaraan Nasional Kun Khmer Vol. 3 di Makassar, Karebosi, yang mengantarkannya terpilih sebagai bagian dari Tim Nasional Kun Khmer Indonesia.

Baca juga:  Bintang Vietnam Nguyen Van Toan: Saya Masih Gak Percaya Indonesia Menang 3-0

“Di situ saya terpilih menjadi bagian dari Tim Nasional Kun Khmer Indonesia,” ujar Asrul, Sabtu (14/2/2026).

Pada Kejuaraan Dunia Kun Khmer 2026, Indonesia menurunkan tujuh atlet nasional dan seluruhnya berhasil mempersembahkan medali. Medali emas yang diraih Asrul memastikan Indonesia menutup kejuaraan dengan capaian sempurna.

Kesuksesan Asrul tidak terlepas dari dukungan penuh keluarga. Ia merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, putra dari Ramli Arif dan Satriani. Sang ibu berprofesi sebagai ibu rumah tangga, sementara ayahnya bekerja di sektor swasta.

Ke depan, Asrul bercita-cita mengabdi kepada negara sebagai PNS atau anggota TNI. Meski demikian, ia bertekad tetap menekuni dunia olahraga dan terus berjuang mengharumkan nama Sulawesi Selatan serta Indonesia di kancah nasional maupun internasional.

Profil Singkat Muh Asrul Rafzanjani:

Nama: Muh Asrul Rafzanjani
Usia: 17 tahun
Alamat: Kading, Jalan Supu Talibbe, Bone
Pendidikan:
Sekolah: SMA Negeri 3 Bone (Kelas XII)
Orang Tua: Ramli Arif (Ayah), Satriani (Ibu)
Anak ke: 3 dari 4 bersaudara
Cita-cita: PNS/TNI dan atlet profesional

Berita Terkait

Pegiat Anti Korupsi Djusman AR Jagokan Argentina karena Bermental Juara dan Kekompakan Bermainnya
Empat Atlet Taekwondo Majene Sumbang Emas di POLTEK CUP 2025
KORMI Makassar Dorong Pelestarian Budaya Lewat Olahraga Tradisional di Macro Fest 2025
Naik Dua Peringkat dari FORNAS Sebelumnya, Sulsel Tutup FORNAS VIII dengan 31 Medali
Hari Ketiga FORNAS VIII NTB, Kontingen Sulawesi Selatan Tambah Medali: Total 5 Emas, 4 Perak, dan 4 Perunggu
Hari Kedua FORNAS VIII NTB, Kontingen Sulsel Raih 4 Emas, 1 Perak, dan 2 Perunggu
Jelang Liga 1 2025 – 2026, Pemain PSM Makassar Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Taekwondo GORES Gowa Boyong 12 Emas dan 7 Perak di Event Bergengsi Kasal Cup 2 International Open Taekwondo Championship 2025 Bali

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:57 WITA

Pegiat Anti Korupsi Djusman AR Jagokan Argentina karena Bermental Juara dan Kekompakan Bermainnya

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:00 WITA

Top! Muh Asrul Rafzanjani, Pelajar Bone Persembahkan Emas untuk Indonesia di Kejuaraan Dunia Kun Khmer 2026

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 20:20 WITA

Empat Atlet Taekwondo Majene Sumbang Emas di POLTEK CUP 2025

Kamis, 2 Oktober 2025 - 23:36 WITA

KORMI Makassar Dorong Pelestarian Budaya Lewat Olahraga Tradisional di Macro Fest 2025

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 23:19 WITA

Naik Dua Peringkat dari FORNAS Sebelumnya, Sulsel Tutup FORNAS VIII dengan 31 Medali

Berita Terbaru