Pastikan Tepat Sasaran, Koordinator I Jamdatung Kejagung Monitoring Penyaluran BLTS Kesra di Bandung

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, BANGSAKU.CO — Kejaksaan Agung Republik Indonesia melalui Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Penyaluran Program Bantuan Langsung Tunai Subsidi Kesejahteraan (BLTS Kesra) yang berlangsung di Kantor Pos Bandung, Jumat (19/12).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan akuntabilitas dan kepatuhan tata kelola program strategis nasional, khususnya yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) dipimpin oleh Koordinator I pada Jamdatun Kejaksaan Agung RI, H. Ferry Taslim, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, bersama jajaran JPN lainnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Tim Jamdatun melakukan peninjauan langsung terhadap mekanisme penyaluran BLTS Kesra, mencermati aspek prosedural, administrasi, serta memastikan bahwa proses distribusi bantuan berjalan sesuai prinsip transparansi, ketepatan sasaran, dan tertib hukum.

Baca juga:  Kapolri: Sampai Saat Ini Pengamanan KTT G20 Berjalan Lancar dan Tak Ada Gangguan

Dalam keterangannya di sela-sela kegiatan, Ferrytas menegaskan bahwa kehadiran Jamdatun merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam menjaga kualitas pelaksanaan kebijakan publik.

“Program kesejahteraan masyarakat tidak hanya diukur dari kecepatan penyalurannya, tetapi juga dari ketepatan, transparansi, dan kepastian hukumnya. Monitoring dan evaluasi ini adalah instrumen penting untuk memastikan setiap kebijakan publik dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan moral,” ujar Ferrytas.

Beliau menambahkan, sinergi antar kementerian dan lembaga menjadi faktor krusial dalam menjaga kredibilitas dan efektivitas program bantuan sosial nasional.

“Hukum harus hadir sebagai penopang kebijakan, bukan sekadar pengawas. Ketika seluruh pemangku kepentingan bekerja dalam satu irama, maka kepercayaan publik terhadap negara akan tumbuh dan terjaga,” tambahnya.

Baca juga:  Kisah Nyata Pejabat NASA Mualaf Usai Saksikan Keajaiban Malam Lailatul Qadar

 

(kdp)

Berita Terkait

Dinilai Kelewat Batas, Momen Hotman Paris Diduga Hina Profesi Wartawan Viral di Sosmed
Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh
Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.
Mendagri Buka Festival Fulan Fehan, Harap Perkuat Hubungan Lintas Negara
Efek Piala Dunia,Heboh Pasar Ambon Berwarna Oranye! Mama-Mama Kompak Dukung Belanda di Piala Dunia 2026.
Mapparenta Media Group Hadir di TikTok, Perluas Jangkauan Informasi Digital

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:35 WITA

Dinilai Kelewat Batas, Momen Hotman Paris Diduga Hina Profesi Wartawan Viral di Sosmed

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:45 WITA

Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:51 WITA

Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:38 WITA

Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.

Berita Terbaru

PEMKOT MAKASSAR

DLH Makassar Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah, Residu Saja yang Masuk TPA

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:25 WITA

KECAMATAN PANAKKUKANG

Camat Panakkukang: Kebakaran Sampah di Jalan Leimena Dilakukan ODGJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:15 WITA