Dorong Tata Kelola Reklamasi Berkelanjutan, PARPI Gelar FGD di Makassar

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Perkumpulan Ahli Rekayasa Pantai Indonesia (PARPI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) penyusunan naskah akademik pengelolaan reklamasi wilayah pesisir secara hybrid di Hotel Unhas dan zoom meeting (20/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.

FGD tersebut diikuti oleh 58 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari perwakilan kementerian, unsur pemerintah provinsi, Badan Pertanahan Nasional (BPN), akademisi, organisasi non-pemerintah (NGO), jurnalis lingkungan, hingga anggota PARPI.

Ketua Panitia FGD Penyusunan Naskah Akademik Pengelolaan Reklamasi Wilayah Pesisir, Dr. Ir. Chairul Paotonan, ST., MT., mengatakan bahwa FGD ini dilaksanakan secara terintegrasi dengan menekankan prinsip keberlanjutan.

“FGD ini digelar dalam dua tahap, yakni di Makassar dan dilanjutkan di Bali, dengan melibatkan pemerintah, akademisi, dan praktisi untuk menghimpun masukan kebijakan reklamasi yang berkelanjutan,” ujar Sekretaris Jenderal PARPI tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum PARPI, Prof. Dr. Ir. Muhammad Arsyad Thaha, MT., IPM., dalam sambutannya menyampaikan bahwa tata kelola pengelolaan reklamasi masih menghadapi berbagai persoalan, antara lain ketidakselarasan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, persoalan teknis rekayasa, serta dampak lingkungan dan sosial.

“Karena itu, penyusunan naskah akademik menjadi langkah penting agar regulasi benar-benar menjadi instrumen tata kelola reklamasi yang tertib, berkelanjutan, dan berbasis bukti ilmiah,” ujarnya.

Baca juga:  PD Terminal Kota Makassar akan Sumbangkan Deviden Rp 341 Juta Tahun 2025, Rekor Sejak 2016

Ia menegaskan PARPI siap mendukung pemerintah melalui kajian teknis dan rekomendasi kebijakan, serta berharap asosiasi profesi dapat dilibatkan secara aktif dalam perumusan dan evaluasi kebijakan pembangunan pesisir.

kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) , Dr. Miftahul Huda, S.Si, M.Si.

kegiatan ini dimulai dengan pemaparan urgensi dan rancangan awal naskah akademik pengelolaan reklamasi oleh Prof. Dr. Eng. Ir. Ni Nyoman Pujianiki, ST. MT. Meng. IPM. ASEANEng, Bendahara umum PARPI.

Pada sesi panel pertama, FGD menghadirkan dua narasumber sebagai pemantik diskusi. Narasumber pertama, Enggar Sadtopo, ST., MT., Direktur Jasa Bahari Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, memaparkan materi mengenai regulasi perizinan reklamasi pesisir dan pulau-pulau kecil serta permasalahan implementasinya. Narasumber kedua, Jamilah Abbas, S.Si., MT., Fungsional Penata Ruang Madya sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Seksi Pengaturan dan Pembinaan Dinas Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan, menyampaikan arahan pemanfaatan ruang terhadap kegiatan reklamasi. Sesi ini dipandu oleh Rizal Pauzi.

Sementara itu, sesi panel kedua menghadirkan empat narasumber dari berbagai latar belakang. Muhammad Nur Salam, Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Ahli Madya Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan, memaparkan peran instansi lingkungan hidup dalam perizinan dan pengawasan reklamasi. Marhamah, ST., M.Si., Fungsional Perencana Ahli Madya sekaligus Plt. Kepala Bidang Kelautan dan Pesisir Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, membahas kebijakan pengelolaan kelautan dan pesisir. Prof. Ir. Radianta Triatmadja, Ph.D., Guru Besar Universitas Gadjah Mada, mengulas dampak reklamasi pantai terhadap pola hidrodinamika dan perubahan garis pantai. Panel ditutup oleh Arwin dari PT Pelindo yang menyampaikan pengalaman perencanaan dan pelaksanaan reklamasi, termasuk tantangan dan permasalahan di lapangan. Diskusi ini dipandu oleh Dr. Ir. Chairul Paotonan, ST., MT.

Baca juga:  Anggota DPRD Harry Kurnia Pakambanan Reses di Kelurahan Berua, Warga Keluhkan Drainase yang Tersumbat

FGD tahap kedua dijadwalkan akan dilaksanakan di Bali untuk melakukan finalisasi naskah akademik rancangan Peraturan Pemerintah tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir sebagai aturan turunan dari Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (PWP-P3K). Rancangan peraturan pemerintah tersebut mencakup tiga klaster, yakni klaster reklamasi, sempadan pantai, dan pengelolaan pesisir. Dalam proses ini, PARPI memfokuskan kontribusinya pada aspek pengelolaan reklamasi wilayah pesisir.

Bagi pihak yang ingin memberikan masukan terhadap rancangan naskah akademik tersebut, dapat menyampaikannya melalui surat elektronik ke [email protected].

Berita Terkait

Bukan Sekadar Ngopi di Kedai Tujuh Belas, Kalaksa BPBD Makassar Dr Fadli Tahar: Merawat Warisan Nilai dari Tanah Barru
Plt Dirut PDAM Makassar Dr Andi Syahrum Makkuradde Ngopi di Kedai Tujuh Belas, Sembari Silaturahmi dengan Sahabatnya
Dinsos Makassar Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Melalui Sosial Media Mengenai Anak Kecil Di Mini Market
Bukan Sekadar Penandatanganan, BPBD Makassar dan 23 Perguruan Tinggi Langsung Kick Off Gerakan Cetak 23.000 SDM Tangguh Bencana
Dirut Elber Paparkan Inovasi Wajah Baru Terminal Daya, SPBU hingga Hub Logistik Masuk Rencana
RSUD Daya Makassar Hadirkan Inovasi GELIAT, Solusi Penanganan dan Pemulangan Pasien Terlantar
Jalur Afirmasi Daerah Unhas: Seleksi Mahasiswa Sebagai Instrumen Pembangunan SDM Sulawesi Tengah
Walikota Munafri Arifuddin Ngopi Santai di Kedai Tujuh Belas Makassar

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 00:26 WITA

Bukan Sekadar Ngopi di Kedai Tujuh Belas, Kalaksa BPBD Makassar Dr Fadli Tahar: Merawat Warisan Nilai dari Tanah Barru

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:15 WITA

Plt Dirut PDAM Makassar Dr Andi Syahrum Makkuradde Ngopi di Kedai Tujuh Belas, Sembari Silaturahmi dengan Sahabatnya

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:23 WITA

Dinsos Makassar Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Melalui Sosial Media Mengenai Anak Kecil Di Mini Market

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:13 WITA

Bukan Sekadar Penandatanganan, BPBD Makassar dan 23 Perguruan Tinggi Langsung Kick Off Gerakan Cetak 23.000 SDM Tangguh Bencana

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:02 WITA

Dirut Elber Paparkan Inovasi Wajah Baru Terminal Daya, SPBU hingga Hub Logistik Masuk Rencana

Berita Terbaru

PEMKOT MAKASSAR

DLH Makassar Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah, Residu Saja yang Masuk TPA

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:25 WITA

KECAMATAN PANAKKUKANG

Camat Panakkukang: Kebakaran Sampah di Jalan Leimena Dilakukan ODGJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:15 WITA