Koordinator I JamDatun Kejagung: Kejaksaan Hadir Untuk Pastikan Proyek Negara Berlandaskan Kepastian Hukum

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, BANGSAKU.CO — Kementerian Pekerjaan Umum melalui Sekretariat Jenderal menyelenggarakan Rapat Koordinasi Advokasi Hukum yang dilaksanakan di Ruang Serba Guna, Lantai 8 Gedung Sumber Daya Air, Jakarta. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 12–13 November 2025.

Kegiatan tersebut diikuti oleh para pejabat hukum dari berbagai unit organisasi di lingkungan Kementerian PU serta perwakilan lembaga penegak hukum.

Dalam forum bergengsi tersebut, Kejaksaan Agung Republik Indonesia melalui Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAMDATUN) hadir memberikan kontribusi strategis. H. Ferry Taslim, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, selaku Koordinator I pada JAMDATUN Kejaksaan Agung RI, tampil sebagai narasumber utama dengan membawakan materi bertajuk: “Peranan Kejaksaan Agung dalam Mendukung Penyelesaian Perkara Perdata Bidang Infrastruktur.”

Baca juga:  Koordinator I JAMDATUN Kejagung Dorong Peran JPN Kawal Pembiayaan Proyek Transmisi dan Gardu Induk

Dalam pemaparannya, Ferry Taslim menegaskan bahwa peran Kejaksaan Agung tidak hanya terbatas pada aspek litigasi, tetapi juga meliputi fungsi pendampingan, pemberian pendapat hukum, serta penguatan tata kelola hukum dalam setiap tahapan pembangunan infrastruktur nasional.

“Kepastian hukum adalah fondasi utama dari setiap pembangunan infrastruktur. JAMDATUN hadir bukan sekadar menyelesaikan perkara, tetapi untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan pelaksanaan proyek negara memiliki legitimasi hukum yang kuat dan akuntabel,” ujar Ferrytas di hadapan peserta rapat.

Lebih jauh, beliau menjelaskan bahwa JAMDATUN kini mengedepankan pendekatan kolaboratif dan preventif, dengan menempatkan kejaksaan sebagai mitra hukum strategis bagi kementerian dan lembaga negara dalam mencegah potensi sengketa atau kerugian keuangan negara.

Baca juga:  Holeo Golf dan Museum Hadirkan Konsep Baru: Bermain Unlimited Board Game Seharian

“Kami di JAMDATUN berorientasi pada solusi hukum yang konstruktif. Kolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum menjadi salah satu bentuk nyata penguatan sinergi antar-lembaga demi tercapainya pembangunan yang berintegritas dan berkeadilan,” imbuhnya.

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi pembahasan bersama narasumber dari berbagai kementerian dan lembaga, di antaranya Direktur Pertimbangan Hukum JAMDATUN serta Direktur Litigasi dan Non-Litigasi Ditjen PP Kementerian Hukum dan HAM, yang menyoroti pentingnya peran advokasi hukum dalam menunjang kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Acara ditutup dengan penegasan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi kelembagaan antara Kejaksaan Agung dan Kementerian Pekerjaan Umum, khususnya dalam penyelesaian perkara perdata dan tata usaha negara yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur.

Berita Terkait

Dinilai Kelewat Batas, Momen Hotman Paris Diduga Hina Profesi Wartawan Viral di Sosmed
Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh
Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.
Mendagri Buka Festival Fulan Fehan, Harap Perkuat Hubungan Lintas Negara
Efek Piala Dunia,Heboh Pasar Ambon Berwarna Oranye! Mama-Mama Kompak Dukung Belanda di Piala Dunia 2026.
Mapparenta Media Group Hadir di TikTok, Perluas Jangkauan Informasi Digital

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:35 WITA

Dinilai Kelewat Batas, Momen Hotman Paris Diduga Hina Profesi Wartawan Viral di Sosmed

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:45 WITA

Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:51 WITA

Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:38 WITA

Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.

Berita Terbaru

PEMKOT MAKASSAR

DLH Makassar Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah, Residu Saja yang Masuk TPA

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:25 WITA

KECAMATAN PANAKKUKANG

Camat Panakkukang: Kebakaran Sampah di Jalan Leimena Dilakukan ODGJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:15 WITA