Dirut Perumda Pasar Makassar Jadi Pemateri di Sosialisasi Pembinaan dan Pengendalian Pengelola Sarana Distribusi Perdagangan

Kamis, 30 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO — Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, menjadi salah satu pemateri dalam kegiatan Sosialisasi Pembinaan dan Pengendalian Pengelola Sarana Distribusi Perdagangan yang digelar oleh Dinas Perdagangan Kota Makassar, Kamis (30/10/2025).

Kegiatan ini menghadirkan para pengelola pasar rakyat, perwakilan pedagang, dan pihak terkait dalam upaya memperkuat tata kelola pasar tradisional dan pasar modern di Kota Makassar.

Dalam pemaparannya, Ali Gauli Arief menegaskan bahwa keberadaan pasar tradisional tidak akan pernah mati, meski pasar modern terus tumbuh di berbagai daerah.

“Pasar tradisional itu tidak akan mati. Justru dengan pengelolaan yang baik, kebersihan yang terjaga, dan pelayanan yang kreatif, pasar tradisional bisa tumbuh dan bersaing kembali,” ujarnya.

Ia menambahkan, pasar merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang penting. Oleh karena itu, pengelolaan pasar tidak hanya berorientasi pada aspek komersial, tetapi juga harus menjaga fungsinya sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca juga:  Kecamatan Rappocini Terima Pembagian Telur dari BKKBN untuk Pencegahan Stunting

“Pasar hari ini bukan sekadar tempat jual beli, tapi juga wadah ekonomi rakyat yang harus tetap hidup. Semua pihak — pemerintah, pedagang, dan masyarakat — harus berkolaborasi menjaga keberlanjutan pasar,” lanjut Ali.

*Dorong Digitalisasi dan Inovasi Pasar*

Dirut Perumda Pasar juga menyoroti pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan pasar. Ia menyebut, digitalisasi menjadi langkah strategis yang tidak bisa dihindari di era sekarang.

Melalui aplikasi “SIAGA” (Sistem Aplikasi Pedagang Pasar Perumda Pasar), proses pembayaran retribusi kini dapat dilakukan secara digital, lebih transparan dan efisien.

“Digitalisasi bukan hanya memudahkan pedagang, tapi juga memastikan keuangan pasar lebih sehat dan terkontrol. Semua transaksi tercatat dan masuk langsung ke kas Perumda,” jelasnya.

Selain itu, Ali juga mendorong pengelolaan pasar menuju standar ECG (Eco Green Clean) agar pasar-pasar di Makassar dapat memenuhi kriteria Pasar Sehat dan menarik kembali minat masyarakat berbelanja di pasar tradisional.

Baca juga:  Kejati Sulsel Gelar Kejuaraan Nasional Karate Antardojo Gojukai Jaksa Agung Cup I Tahun 2023, Perebutkan 416 Medali

*Kolaborasi Kunci Revitalisasi Pasar*

Sementara itu, Analis Perdagangan Ahli Muda Dinas Perdagangan Kota Makassar, Abd. Hamid, S.Sos., M.M, menjelaskan bahwa revitalisasi pasar dapat dilakukan melalui berbagai skema pendanaan, baik dari APBN, APBD, maupun kerja sama dengan pihak swasta atau koperasi, sebagaimana diatur dalam regulasi nasional.

“Pembangunan dan revitalisasi pasar diatur jelas dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan sejumlah peraturan turunannya. Pemerintah membuka peluang kerja sama untuk mempercepat pembenahan pasar rakyat,” ujar Hamid.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu menyatukan visi antara pemerintah daerah, pengelola pasar, dan pelaku usaha dalam mewujudkan pasar yang bersih, tertata, dan berdaya saing tinggi di Kota Makassar.

Berita Terkait

Bukan Sekadar Ngopi di Kedai Tujuh Belas, Kalaksa BPBD Makassar Dr Fadli Tahar: Merawat Warisan Nilai dari Tanah Barru
Plt Dirut PDAM Makassar Dr Andi Syahrum Makkuradde Ngopi di Kedai Tujuh Belas, Sembari Silaturahmi dengan Sahabatnya
Dinsos Makassar Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Melalui Sosial Media Mengenai Anak Kecil Di Mini Market
Bukan Sekadar Penandatanganan, BPBD Makassar dan 23 Perguruan Tinggi Langsung Kick Off Gerakan Cetak 23.000 SDM Tangguh Bencana
Dirut Elber Paparkan Inovasi Wajah Baru Terminal Daya, SPBU hingga Hub Logistik Masuk Rencana
RSUD Daya Makassar Hadirkan Inovasi GELIAT, Solusi Penanganan dan Pemulangan Pasien Terlantar
Jalur Afirmasi Daerah Unhas: Seleksi Mahasiswa Sebagai Instrumen Pembangunan SDM Sulawesi Tengah
Walikota Munafri Arifuddin Ngopi Santai di Kedai Tujuh Belas Makassar

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 00:26 WITA

Bukan Sekadar Ngopi di Kedai Tujuh Belas, Kalaksa BPBD Makassar Dr Fadli Tahar: Merawat Warisan Nilai dari Tanah Barru

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:15 WITA

Plt Dirut PDAM Makassar Dr Andi Syahrum Makkuradde Ngopi di Kedai Tujuh Belas, Sembari Silaturahmi dengan Sahabatnya

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:23 WITA

Dinsos Makassar Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Melalui Sosial Media Mengenai Anak Kecil Di Mini Market

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:13 WITA

Bukan Sekadar Penandatanganan, BPBD Makassar dan 23 Perguruan Tinggi Langsung Kick Off Gerakan Cetak 23.000 SDM Tangguh Bencana

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:02 WITA

Dirut Elber Paparkan Inovasi Wajah Baru Terminal Daya, SPBU hingga Hub Logistik Masuk Rencana

Berita Terbaru

PEMKOT MAKASSAR

DLH Makassar Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah, Residu Saja yang Masuk TPA

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:25 WITA

KECAMATAN PANAKKUKANG

Camat Panakkukang: Kebakaran Sampah di Jalan Leimena Dilakukan ODGJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:15 WITA