Seorang Anak Dikabarkan Terjatuh dari Perahu Jolloro di Pangkep, Bazarnas Lakukan Pencarian

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKEP, BANGSAKU.CO — Seorang anak bernama Andini (4) dilaporkan terjatuh dari perahu jolloro saat melakukan perjalanan dari Pulau Bangko Bangkoang menuju Pulau Karanrang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), pada Senin (27/10/2025) sekitar pukul 15.00 WITA.

Peristiwa tragis itu terjadi di tengah perjalanan, saat kedua orang tuanya diketahui tertidur di atas perahu. Mereka baru menyadari bahwa anaknya tidak berada di kapal setelah terbangun di sekitar perairan antara Pulau Kulambing dan Pulau Laiya.

Menurut informasi yang dihimpun, tidak ada saksi mata yang melihat langsung saat Andini jatuh ke laut. Situasi ini membuat upaya awal pencarian oleh warga menjadi cukup sulit karena posisi pasti korban terjatuh belum dapat dipastikan.

Baca juga:  Tekan Kecelakaan, Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Wajo Edukasi Siswa SMA

Menanggapi laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar segera menurunkan tim untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan (SAR).

“Kami segera mengerahkan satu tim menuju lokasi untuk melakukan pencarian malam ini juga,” ujar Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muh. Arif Anwar, Senin malam.

Ia menjelaskan, tim membawa perlengkapan lengkap untuk operasi di perairan, termasuk peralatan pertolongan di air. Setibanya di lokasi, tim Basarnas akan berkoordinasi dengan aparat setempat dan unsur potensi SAR lainnya guna menentukan metode pencarian yang efektif.

“Tim kami membawa peralatan pertolongan di air dan setibanya nanti akan berkoordinasi dengan pihak berwenang serta potensi SAR di lokasi untuk merencanakan metode pencarian korban agar lebih efektif,” tambah Muh. Arif.

Baca juga:  Mahasiswa KKN STAIN Majene di Desa Tasiwalie Pinrang Sukses Gelar Seminar Program Kerja

Sementara itu, warga setempat telah lebih dulu melakukan penyisiran di sekitar Pulau Kulambing, namun hingga malam hari belum membuahkan hasil.

“Semoga dengan bertambahnya kekuatan tim dari Basarnas dan unsur potensi SAR lainnya, anak tersebut bisa segera ditemukan,” tutup Muh. Arif.

Upaya pencarian masih terus dilakukan malam ini dengan melibatkan unsur gabungan dari Basarnas, aparat kepolisian, TNI, serta masyarakat nelayan sekitar. Hingga berita ini diterbitkan, korban belum ditemukan.

(zid)

Berita Terkait

Kejati Sulsel, KMAK, dan Sekolah di Makassar Bersinergi Bentuk Pelajar Berkarakter Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah
Mantap! Kejati Sulsel Tanamkan Karakter dan Kesadaran Hukum kepada Siswa Baru melalui Program Jaksa Masuk Sekolah
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
DPRD Sulsel Perkuat Pengawasan APBD 2026, Salman Alfariz Karsa Sukardi Temui Warga
Penggeledahan Dugaan Korupsi Rp13 Miliar Disdik Sulsel, Djusman AR: Segera Tetapkan Tersangka dan Langsung Tahan
Perjuangan Provinsi Luwu Raya Menguat, BPP DOB Kantongi Masukan Strategis dari Luwu Utara
Bupati Sidrap Lantik 86 Pejabat, Dr. Muhammad Aries Yasin Resmi Pimpin Disporapar
Tak Hanya di Pusat, Djusman AR Desak Kejaksaan Telusuri Dugaan Korupsi MBG hingga Sulsel

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 11:28 WITA

Kejati Sulsel, KMAK, dan Sekolah di Makassar Bersinergi Bentuk Pelajar Berkarakter Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 10:56 WITA

Mantap! Kejati Sulsel Tanamkan Karakter dan Kesadaran Hukum kepada Siswa Baru melalui Program Jaksa Masuk Sekolah

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Senin, 29 Juni 2026 - 21:59 WITA

DPRD Sulsel Perkuat Pengawasan APBD 2026, Salman Alfariz Karsa Sukardi Temui Warga

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:19 WITA

Penggeledahan Dugaan Korupsi Rp13 Miliar Disdik Sulsel, Djusman AR: Segera Tetapkan Tersangka dan Langsung Tahan

Berita Terbaru