Reses, Anggota DPRD Sulsel Salman Alfariz Kawal Aspirasi Warga di Tujuh Wilayah

Minggu, 3 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Salman Alfariz Karsa Sukardi saat melakukan kegiatan reses Masa Sidang II Tahun Anggaran 2024/2025 di tujuh titik lokasi Kota Makassar, mulai tanggal 24 - 31 Juli 2025. Istimewa

Keterangan Foto : Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Salman Alfariz Karsa Sukardi saat melakukan kegiatan reses Masa Sidang II Tahun Anggaran 2024/2025 di tujuh titik lokasi Kota Makassar, mulai tanggal 24 - 31 Juli 2025. Istimewa

MAKASSAR, BANGSAKU.CO — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Salman Alfariz Karsa Sukardi, merampungkan kegiatan reses Masa Sidang II Tahun Anggaran 2024/2025 di tujuh titik lokasi. Titik terakhir dilaksanakan di Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, pada Kamis (31/7/2025).

Kegiatan reses tersebut dihadiri Camat Tamalanrea, anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PPP Meinsani Kecca, serta sekitar 200 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Dalam sambutannya, Salman yang juga menjabat Sekretaris Komisi C DPRD Sulsel mengatakan, masyarakat menyampaikan beragam aspirasi, terutama terkait pendidikan dan infrastruktur.

“Dari tujuh titik reses, banyak aspirasi yang kami terima. Salah satunya terkait penerimaan siswa baru yang diharapkan masyarakat dapat lebih transparan,” ujarnya.

Selain itu, persoalan infrastruktur, terutama jalan rusak yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi, juga menjadi keluhan utama.

Baca juga:  Hore! Bandara Wisata Bulukumba Segera Terwujud

“Hal ini perlu ditindaklanjuti Pemprov. Kita semua tahu, salah satu program gubernur adalah peningkatan infrastruktur agar masyarakat lebih nyaman,” kata Salman.

Masalah banjir juga turut disoroti, mengingat saat ini sudah memasuki musim hujan. Salman menyebut, masyarakat yang tinggal di dekat kanal merasa khawatir dan berharap ada penanganan segera.

“Kami akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Makassar untuk pengerukan kanal dan pembersihan sampah,” jelasnya.

Selain itu, warga juga mempertanyakan penyaluran bantuan sosial yang dinilai tidak tepat sasaran.

Beberapa penerima dinilai tidak layak, sementara warga yang membutuhkan justru tidak mendapat bantuan.

“Kami minta bantuan PKH ditinjau ulang. Ada rumah yang layak tapi menerima, sementara rumah yang rusak justru tidak mendapat bantuan,” keluh Adam, warga BTP.

Baca juga:  Komunitas Ojek Online Sosialisasikan Tolak Politik Uang

Menanggapi aspirasi tersebut, Salman menegaskan semua masukan akan dibahas di DPRD Sulsel melalui rapat paripurna.

“Infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi adalah kebutuhan utama masyarakat. Kami akan berkoordinasi dengan Pemkot dan Pemprov untuk mencari solusi terbaik,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Tamalanrea Iqbal berharap program pemerintah provinsi juga dapat memprioritaskan warga Tamalanrea.

“Kami siap mendukung program pemerintah, termasuk penataan infrastruktur dan pengelolaan sampah. Persoalan sampah gratis insyaallah Agustus sudah mulai berjalan karena perwalinya sudah terbit. Bagi pelanggan listrik 900 VA gratis, sedangkan 1.200 VA mendapat potongan,” ujarnya.

 

(*)

Berita Terkait

Kejati Sulsel, KMAK, dan Sekolah di Makassar Bersinergi Bentuk Pelajar Berkarakter Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah
Mantap! Kejati Sulsel Tanamkan Karakter dan Kesadaran Hukum kepada Siswa Baru melalui Program Jaksa Masuk Sekolah
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
DPRD Sulsel Perkuat Pengawasan APBD 2026, Salman Alfariz Karsa Sukardi Temui Warga
Penggeledahan Dugaan Korupsi Rp13 Miliar Disdik Sulsel, Djusman AR: Segera Tetapkan Tersangka dan Langsung Tahan
Perjuangan Provinsi Luwu Raya Menguat, BPP DOB Kantongi Masukan Strategis dari Luwu Utara
Bupati Sidrap Lantik 86 Pejabat, Dr. Muhammad Aries Yasin Resmi Pimpin Disporapar
Tak Hanya di Pusat, Djusman AR Desak Kejaksaan Telusuri Dugaan Korupsi MBG hingga Sulsel

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 11:28 WITA

Kejati Sulsel, KMAK, dan Sekolah di Makassar Bersinergi Bentuk Pelajar Berkarakter Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 10:56 WITA

Mantap! Kejati Sulsel Tanamkan Karakter dan Kesadaran Hukum kepada Siswa Baru melalui Program Jaksa Masuk Sekolah

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Senin, 29 Juni 2026 - 21:59 WITA

DPRD Sulsel Perkuat Pengawasan APBD 2026, Salman Alfariz Karsa Sukardi Temui Warga

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:19 WITA

Penggeledahan Dugaan Korupsi Rp13 Miliar Disdik Sulsel, Djusman AR: Segera Tetapkan Tersangka dan Langsung Tahan

Berita Terbaru