MAKASSAR, BANGSAKU.CO — Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menggelar Workshop Penyelarasan Kurikulum Program Studi Manajemen dengan Pasar Tenaga Kerja Guna Menyongsong Tantangan Global, pada 19–20 Juli 2025 di Hotel Four Points by Sheraton Makassar.
Kegiatan ini merupakan upaya serius Prodi Manajemen dalam menyelaraskan kurikulumnya dengan dinamika dan kebutuhan riil pasar kerja, baik di tingkat nasional maupun global. Workshop ini dihadiri oleh jajaran pimpinan FEB UNM, dosen prodi Manajemen, perwakilan dunia industri dan usaha, asosiasi profesi, para alumni dan pengguna alumni dari Amerika dan alumni yg sudah bekerja di Australia, serta stakeholder dalam negeri dan luar negeri.
Dalam sambutannya, Ketua Prodi Manajemen FEB UNM, Dr. Anwar, S.E., M.Si., menegaskan pentingnya kurikulum yang adaptif terhadap perubahan zaman.
“Tantangan global, khususnya dunia usaha, industri dan dunia kerja (DUDIKA) ke depan menuntut perguruan tinggi untuk terus berbenah. Kurikulum harus mampu mengakomodasi perkembangan industri, transformasi digital, dan kebutuhan kompetensi kerja masa depan,” ujar Dr. Anwar.
Workshop ini fokus untuk merespon pentingnya integrasi antara hard skills dan soft skills, literasi digital, kewirausahaan, dan kepekaan sosial dalam struktur kurikulum. Diskusi berlangsung melalui sesi pleno dan Focus Group Discussion (FGD) yang membahas visi, misi, tujuan, renstra, profil lulusan, capaian pembelajaran, dan struktur mata kuliah berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Prodi Manajemen FEB UNM untuk memastikan lulusannya memiliki daya saing dan relevansi tinggi di tengah perubahan global yang cepat.
“Kami ingin memastikan bahwa lulusan kami tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing dan berkontribusi di berbagai sektor strategis, baik lokal maupun internasional,” ungkap Dr. Abdul Rahman, M.Pd. selaku Ketua Pengembang Kurikulum Prodi.
Selain melibatkan pemangku kepentingan internal, kegiatan ini juga menggandeng mitra eksternal dari dunia usaha, praktisi, alumni, dan institusi pemerintah, guna memberikan perspektif nyata terkait kebutuhan kompetensi di lapangan, ungkap Dr. Hasnidar, M.M. selalu Ketua Panitia.
Melalui workshop ini, Program Studi Manajemen FEB UNM menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya memenuhi standar nasional pendidikan tinggi, tetapi juga memiliki keunggulan kompetitif di kancah global.
(*)








































