MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Mahasiswa Angkatan 2024 Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar (BK FIP UNM) sukses menggelar kegiatan LENTERA (Latih Emosi, Nurturing, dan Refleksi untuk Kesehatan Mental) 2025 dengan tema “Konseling sebagai Ruang Refleksi: Mewujudkan Digital Mindfulness Guna Mencegah Self-Diagnosis di Era Digital.”
Kegiatan berlangsung meriah di Ballroom Teater Pinisi UNM lantai 3, pada 9 November 2025, dan dihadiri oleh dosen, pengurus Himpunan Mahasiswa BK, serta peserta dari kalangan mahasiswa dan pelajar SMA/SMK.
Rangkaian acara diawali dengan sesi refleksi dan pengukuhan mahasiswa Angkatan 2024 Jurusan BK FIP UNM. Dalam momen penuh makna tersebut, mahasiswa resmi dikukuhkan dengan nama Angkatan Refleksi, sebagai simbol kesiapan mereka menjadi bagian dari keluarga besar Jurusan Bimbingan dan Konseling FIP UNM.
Prosesi ini berjalan khidmat dan menjadi salah satu momen paling berkesan dalam rangkaian kegiatan LENTERA 2025.
Kegiatan LENTERA 2025 dibuka secara resmi oleh Akhmad Harum, S.Pd., M.Pd., selaku Sekretaris Jurusan BK FIP UNM yang mewakili Ketua Jurusan. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa angkatan 2024 yang telah bekerja keras menyiapkan acara ini dengan penuh dedikasi dan kreativitas.
“Alhamdulillah, selamat untuk mahasiswa BK angkatan 2024 (Refleksi) yang telah membuat kegiatan yang sangat meriah, keren, fantastik, dan spektakuler. Luar biasa proses dan dinamika yang dilalui selama persiapan hingga terlaksana. Semoga pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga tentang kerja sama, kolaborasi, dan saling memahami,” ungkap Akhmad Harum dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Himpunan Mahasiswa BK, seluruh pengurus periode 2024–2026, Steering Committee, serta seluruh panitia yang telah berkontribusi besar dalam kesuksesan acara.
“Pokoknya keren kalian semua, kreatif! Ditunggu kegiatan spektakuler berikutnya dari Angkatan Refleksi,” tambahnya penuh semangat.
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber inspiratif, yaitu Muh. Rijal Djamal, S.S., M.Si., Iyan Afriyani HS, S.Psi., M.Psi., Psikolog, dan Dr. Sahril Buchori, S.Pd., M.Pd., dengan Nurfaidah Ardis, M.Psi., Psikolog sebagai moderator.
Masing-masing narasumber membawakan materi seputar Etika dan Kebijakan Ber-Media Sosial yang Baik, Perspektif Psikolog tentang Self-Diagnosis di Era Digital, serta Peran Konselor dalam Menangkal Fenomena Self-Diagnosis.
Melalui diskusi yang interaktif, para peserta diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah derasnya arus digitalisasi.
Narasumber menekankan bahwa fenomena self-diagnosis di kalangan remaja perlu diimbangi dengan edukasi dan pendampingan profesional agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau stigma diri yang berlebihan.
Dengan terselenggaranya LENTERA 2025, mahasiswa BK FIP UNM berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya digital mindfulness dan literasi kesehatan mental di era teknologi.
Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran dan refleksi bagi mahasiswa untuk terus berperan aktif sebagai calon konselor profesional yang mampu menjawab tantangan zaman dengan empati dan kesadaran diri tinggi.
(kdp)








































