Program Barak Militer Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Bakal Dihentikan

Sabtu, 28 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGSAKU.CO – Program pengiriman pelajar bermasalah ke barak militer yang digagas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bakal dihentikan usia gelombang kedua selesai.

Rencana penghentian ini mencuat usai DPRD Jawa Barat berdiskusi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) beberapa waktu lalu.

Ke depan, pembentukan karakter siswa yang sebelumnya dilakukan di barak militer bakal dialihkan ke dalam kurikulum Muatan Lokal (Mulok) di setiap sekolah di Jawa Barat.

Pernyataan ini diungkapkan oleh Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat yang membidangi Pendidikan, Hasbullah Rahmad kepada awak media.

“Iya kami dari DPRD Jawa Barat kemarin sudah berdiskusi dengan Disdik Jabar jika barak militer akan dihentikan setelah gelombang kedua berlangsung,” katanya.

Baca juga:  Mendagri Buka Festival Fulan Fehan, Harap Perkuat Hubungan Lintas Negara

“Jadi anak-anak akan tahu kalau misalnya dia lakukan melanggar hukum, itu hukumannya berapa lama. Terus, kalau terjerat atau bersinggungan dengan barang haram, apa hukuman dan konsekuensinya. Jadi anak-anak paham betul jika bersinggungan dengan masalah hukum,” tambahnya.

Sejak awal, program barak militer menuai pro dan kontra. Sebagian pihak menilai program itu tak menyelesaikan akar permasalahan dan sulit berkelanjutan karena memerlukan biaya besar.

 

(*)

Berita Terkait

Dinilai Kelewat Batas, Momen Hotman Paris Diduga Hina Profesi Wartawan Viral di Sosmed
Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh
Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.
Mendagri Buka Festival Fulan Fehan, Harap Perkuat Hubungan Lintas Negara
Efek Piala Dunia,Heboh Pasar Ambon Berwarna Oranye! Mama-Mama Kompak Dukung Belanda di Piala Dunia 2026.
Mapparenta Media Group Hadir di TikTok, Perluas Jangkauan Informasi Digital

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:35 WITA

Dinilai Kelewat Batas, Momen Hotman Paris Diduga Hina Profesi Wartawan Viral di Sosmed

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:45 WITA

Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:51 WITA

Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:38 WITA

Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.

Berita Terbaru