Dewan Dorong Pemkot Makassar Prioritaskan Pengerukan Sungai di Romang Tangaya

Selasa, 24 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR — Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Hartono, mendesak pemerintah kota segera melakukan langkah konkret untuk menyelamatkan ratusan hektare sawah di Kampung Romang Tangaya, Kecamatan Manggala, dari ancaman banjir.

Ia menilai, pengerukan sungai merupakan solusi mendesak yang harus diutamakan.

Dalam kunjungannya ke lokasi panen padi, Selasa (24/6), Hartono melihat langsung dampak banjir yang kerap merugikan petani.

Menurutnya, hampir setiap musim panen, sawah di kawasan tersebut terendam air, menyebabkan kerugian besar bagi petani lokal.

“Setiap jelang panen, banjir datang tiba-tiba. Tanaman padi tenggelam, hasilnya tidak bisa diharapkan,” ungkap Hartono.

Kampung Romang Tangaya memiliki sekitar 300 hektare sawah aktif yang menjadi salah satu sumber pangan penting bagi Kota Makassar.

Baca juga:  DPRD Makassar Desak Penyelidikan Kebakaran Kantor Dinas Pendidikan

Namun, potensi besar ini terancam karena kondisi sungai yang dangkal dan sering meluap.

Hartono mendesak Pemkot Makassar untuk segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Balai Besar Wilayah Sungai.

Ia mengusulkan normalisasi sungai sepanjang lima kilometer yang mengalir ke Waduk Regulasi Nipa-Nipa sebagai langkah strategis untuk mencegah banjir.

“Dengan normalisasi dan tanggul yang memadai, air dapat mengalir lancar ke waduk tanpa meluap ke sawah,” jelasnya.

Selain persoalan banjir, Hartono juga menyoroti keterbatasan akses petani terhadap solar subsidi yang sangat dibutuhkan untuk membajak sawah.

Meski pemerintah telah memfasilitasi distribusi solar, ia menekankan perlunya pengawasan ketat agar tidak terjadi penyimpangan.

“Distribusi solar subsidi harus diawasi ketat agar sampai ke petani yang membutuhkan,” tegasnya.

Baca juga:  DPRD Makassar Bahas Relokasi Pedagang Kanal Panampu

Hartono berharap pemerintah segera menindaklanjuti aspirasi petani Romang Tangaya dengan tindakan nyata, termasuk perbaikan infrastruktur pertanian.

“Kalau petani diperhatikan, kesejahteraan mereka meningkat, dan Kota Makassar akan semakin kuat secara pangan,” tutupnya.

Berita Terkait

Anggota DPRD Makassar dr Yulius Patandianan Sumbangkan Tenda hingga Speaker saat Reses, Ketua RW Akbar : Terima Kasih
Warga Tamalanrea “Curhat” Drainase hingga Kesehatan Saat Reses DPRD Makassar dr Yulius Patandianan
Gelar Reses, Anggota DPRD Makassar dr. Yulius Patandianan Beri Bantuan Pribadi Revitalisasi Halaman Posyandu di Taman Sudiang Indah
Pemkot Makassar Sambut Baik Rekomendasi DPRD, Fokus Kinerja dan Pelayanan
DPRD Makassar Desak PT GMTD Segera Serahkan Fasum-Fasos Tanjung Bunga
DPRD Makassar Yulius Patandianan Gelar Reses di Telkomas, Serap Aspirasi Warga Berua Biringkanaya
Reses Bersama Lurah Sudiang, dr. Yulius Patandianan Terima Keluhan Warga Soal Drainase dan Kesehatan di Kota Makassar
Serap Aspirasi Warga Sudiang Raya, dr. Yulius Patandianan Gelar Reses Kedua Masa Sidang II

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:03 WITA

Anggota DPRD Makassar dr Yulius Patandianan Sumbangkan Tenda hingga Speaker saat Reses, Ketua RW Akbar : Terima Kasih

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:47 WITA

Warga Tamalanrea “Curhat” Drainase hingga Kesehatan Saat Reses DPRD Makassar dr Yulius Patandianan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:12 WITA

Gelar Reses, Anggota DPRD Makassar dr. Yulius Patandianan Beri Bantuan Pribadi Revitalisasi Halaman Posyandu di Taman Sudiang Indah

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:31 WITA

Pemkot Makassar Sambut Baik Rekomendasi DPRD, Fokus Kinerja dan Pelayanan

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:47 WITA

DPRD Makassar Desak PT GMTD Segera Serahkan Fasum-Fasos Tanjung Bunga

Berita Terbaru