MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Sebanyak 21.813 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) – Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) Universitas Hasanuddin (Unhas) tahun 2025 telah mengikuti ujian. Kegiatan berlangsung di berbagai lokasi ujian, termasuk di kampus Unhas sendiri, mulai tanggal 23 April hingga 3 Mei 2025.
Namun, pada pelaksanaan UTBK tahun ini di Unhas, ada sekira 800 peserta yang gugur karena tidak hadir dengan berbagai alasan lainnya.
Hal tersebut terungkap saat konferensi pers UTBK/SNBT di Unhas Hotel and Convention Kampus Unhas, Senin, (5/5/2025).
Pada proses kegiatan UTBK di Unhas ini 2025 ini terdapat berbagai peristiwa luar biasa.
Kasubdid Penerimaan Mahasiswa Baru Unhas, Nurul Insani, atau akrab dipanggil Yuyu, ia mengatakan, ada tiga masalah sehingga peserta UTBK tak ikut ujian, yang pertama, Kebanyakan perseta itu hanya membawa scan ijazah atau tak bawa ijazah asli.
“Hal ini kemudian dicatat dalam Bapu” ketika di Baku pasti tidak bisa ikut, maka otomatis akan dieliminasi di UTBK.”jelas Yuyu yang juga korpel panitia penerimaan Mahasiswa Unhas ini.
Kedua, Lanjut Yuyu, ada juga peserta ujian tak membawa kartu peserta, jadi, otomatis tak bisa masuk ke ruangan ujian. Ketiga, foto tak sesuai dengan foto peserta. Karena itu tidak dipersilahkan untuk ikut ujian.
Sementara itu, Kabag Humas Unhas Ishaq Rahman, mengungkapkan, bahwa ada dua kategori kejadian luar biasa saat proses UTBK di Unhas yakni , terdapat dua orang peserta yang digantikan oleh joki.
Selain itu, ditemukan juga kejadian khusus, karena ketatnya pengawasan, alhasil terungkap ada admin IT diindikasi melakukan kecurangan. Bahkan, saat ditemukan, menurutnya, itu bukan hanya kecurangan, tetapi ada tindak pidana yqng dilakukan oleh oknum, dan sekarang kasusnya sudah diserahkan ke pihak kepolisian.
”Secara umum terkonfirmasi admin IT ini melakukan instal aplikasi yang seharusnya tidak diinstal, dan saat ini kepolisian sedang melakukan pemeriksaan. Jadi sudah di serahkan ke kepolisian,” ungkap Ishaq.
(*)








































