Masyarakat Jepang Ramai-ramai Masuk Islam

Minggu, 23 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGSAKU.CO – Saat ini masyarakat Jepang berbondong-bondong memeluk agama Islam alias menjadi mualaf.

Pada Januari 2025, sebanyak 15 warga Jepang bersyahadat di hadapan penceramah Sugimoto Sensei. Artinya, rata-rata dalam dua hari, satu orang Jepang memutuskan untuk masuk Islam.

“Para dai dan komunitas Islam di sana bekerja keras untuk terus mensyiarkan Islam, memastikan bahwa cahaya Al-Qur’an semakin bersinar di Negeri Sakura,” kata Cinta Quran Foundation melalui siaran persnya, Jumat 21 Maret 2025.

Masyarakat Jepang diketahui menghadapi berbagai permasalahan sosial, seperti tingginya angka bunuh diri, karoshi (budaya kerja berlebihan yang menyebabkan kematian akibat kelelahan), serta fenomena lonely death (kematian dalam kesendirian) akibat semakin renggangnya hubungan antar anggota keluarga.

Baca juga:  Komitmen Wujudkan Dekarbonisasi di Makassar, Danny Pomanto Kunjungi Nippon Koei Jepang

Di tengah problematika ini, Islam hadir sebagai solusi yang menjanjikan, menawarkan ketenangan jiwa dan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan mendalam tentang kehidupan dan akhirat.

Konsep tauhid menarik perhatian masyarakat Jepang yang sebelumnya asing dengan kehidupan abadi pasca kematian.

Dengan budaya membaca yang kuat, kebutuhan akan Al-Qur’an terjemahan Jepang menjadi semakin penting sebagai sumber utama untuk memahami Islam secara langsung dari wahyu-Nya.

Cinta Quran Foundation, melalui dua program utamanya di Jepang, yakni Wakaf Masjid As-Sholihin dan Wakaf Terjemahan Al-Qur’an Jepang, terus berupaya memenuhi kebutuhan dakwah di negeri ini.

Saat ini pembangunan Masjid As-Sholihin akan dimulai pada 1 April 2025. Harapannya bangunan sudah bisa digunakan pada Februari 2026 dengan penyelesaian akhir ditargetkan selesai 31 Maret 2026.

Baca juga:  Danny Pomanto Visitasi ke Tiga Fasilitas Program Dekarbonisasi di Jepang

Masjid As-Sholihin diharapkan menjadi pusat ibadah dan pembelajaran Islam bagi para mualaf serta masyarakat muslim di Jepang.

Selain pembangunan masjid, program Wakaf Al-Qur’an terjemahan Jepang juga menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Pada batch ke-5, yang berlangsung dari Oktober 2024 hingga Januari 2025, sebanyak 1.000 mushaf telah berhasil didistribusikan ke berbagai wilayah di Jepang, termasuk Tokyo, Toyama, Chiba, Aichi, dan Kochi.

Al-Qur’an terjemahan Jepang ini disalurkan ke berbagai komunitas muslim, baik secara personal maupun melalui masjid-masjid yang ada di Jepang.

Mushaf ini menjadi sarana utama bagi para mualaf untuk mempelajari Islam lebih dalam serta memperkuat akidah mereka.

 

(rml)

Berita Terkait

Singapura Siap-siap Hadapi Banyak ‘Guncangan’ soal Tarif Impor Trump
Pesawat Airbus Air Busan Terbakar di Bandara, 176 Penumpang Dievakuasi
Resmi! Donald Trump Dilantik Sebagai Presiden Amerika Serikat Ke-47
PM Malaysia Beri Komentar Menohok Terkait Gus Miftah Hina Penjual Es Teh
Bikin Bangga, Tiga Anggota Polri Diwisuda Langsung Presiden Erdogan Usai Ikuti Pendidikan 2 Tahun di Turki
Mahathir Mohamad Ucapkan Selamat kepada Anwar Ibrahim sebagai PM Malaysia
IMF Ungkap 2 Negara Maju Resmi Resesi Tahun Depan!

Berita Terkait

Sabtu, 5 April 2025 - 17:06 WITA

Singapura Siap-siap Hadapi Banyak ‘Guncangan’ soal Tarif Impor Trump

Minggu, 23 Maret 2025 - 12:53 WITA

Masyarakat Jepang Ramai-ramai Masuk Islam

Rabu, 29 Januari 2025 - 16:42 WITA

Pesawat Airbus Air Busan Terbakar di Bandara, 176 Penumpang Dievakuasi

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:49 WITA

Resmi! Donald Trump Dilantik Sebagai Presiden Amerika Serikat Ke-47

Jumat, 6 Desember 2024 - 14:01 WITA

PM Malaysia Beri Komentar Menohok Terkait Gus Miftah Hina Penjual Es Teh

Berita Terbaru