Unhas dan Pemprov Sulsel Bersinergi Wujudkan Generasi Bebas Stunting

Rabu, 19 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi menjalin kerja sama strategis untuk menekan angka stunting di daerah Sulawesi Selatan di Ruang Rapat Rektor Unhas, Selasa (18/2/2025). Istimewa

Keterangan Foto : Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi menjalin kerja sama strategis untuk menekan angka stunting di daerah Sulawesi Selatan di Ruang Rapat Rektor Unhas, Selasa (18/2/2025). Istimewa

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi menjalin kerja sama strategis untuk menekan angka stunting di daerah Sulawesi Selatan. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangka mendukung Gerakan Sulawesi Selatan Menuju Zero Stunting. Acara berlangsung di Ruang Rapat Rektor Unhas pada Selasa (18/2/2025), dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas dan pemerintah daerah.

Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menegaskan bahwa stunting adalah permasalahan multidimensional yang memerlukan pendekatan lintas keilmuan. Oleh karena itu, Unhas menggerakkan seluruh fakultas untuk berkontribusi dalam penanganannya. Salah satu langkah strategis yang diterapkan adalah mengintegrasikan isu stunting dalam Kurikulum K23, memungkinkan mahasiswa mendapatkan pemahaman komprehensif melalui skema SKS khusus.

Baca juga:  Prodi Konservasi Hutan Unhas Gelar Kuliah Umum Bahas Relasi Manusia dengan Kera Hitam Sulawesi (Macaca maura) di Sulawesi Selatan

“Stunting bukan sekadar isu kesehatan, tetapi juga berhubungan erat dengan aspek sosial dan ekonomi. Kami menerapkan strategi akademik dengan memasukkan isu ini ke dalam kurikulum, sehingga penanganannya lebih sistematis dan berbasis riset,” ujar Prof. Jamaluddin.

Ia berharap gerakan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, agar implementasinya dapat dipercepat dan lebih efektif.

Pejabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Fadjry Djufry, M.Si., menyambut baik inisiatif Unhas ini dan menekankan pentingnya pengembangan model pengukuran stunting berbasis ilmiah dan berbasis data.

“Kita membutuhkan model penanganan stunting yang bisa menjadi tolok ukur nasional. Faktor budaya dan sosial masyarakat juga harus diperhitungkan dalam pendekatan ini,” jelas Prof. Fadjry.

Baca juga:  Vokasi Unhas Perkuat Internasionalisasi dan Kapasitas Akademik melalui Workshop Pembuatan Proposal dengan Erasmus Uni Eropa

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa gerakan zero stunting harus menjadi gerakan kolaboratif lintas sektor, bukan hanya tanggung jawab satu kementerian atau sektor kesehatan semata. Pemprov Sulsel mengapresiasi langkah Unhas yang telah mengembangkan model berbasis multidisiplin untuk menangani isu ini.

“Kita juga harus mengembangkan sistem pemantauan berbasis IT untuk memonitor perkembangan stunting secara berkala. Dengan data yang lebih akurat, kita bisa melakukan intervensi yang lebih tepat sasaran,” tambahnya.

Dengan kerja sama ini, Sulawesi Selatan menargetkan menjadi daerah percontohan dalam penanganan stunting secara komprehensif melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, dan berbagai sektor lainnya. Inisiatif ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.

 

(kpl)

 

Berita Terkait

Dari Laboratorium Menuju Pasar, Unhas Kantongi Izin Edar BPOM untuk 15 Produk Inovasi
Unhas dan Tiran Group Bahas Kemitraan Strategis melalui TIRAN Campus Connect 2026
Rektor Unhas Lakukan Restrukturisasi untuk Perkuat Internasionalisasi melalui Kemitraan dan Sinergi Alumni
Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa Resmi Lantik Wakil Rektor Universitas Hasanuddin Periode 2026–2030
Dari Rumah ke Rumah, Unhas Pastikan KIP Kuliah Menjangkau yang Berhak
UNHAS Perkuat Kolaborasi Internasional Kelautan Bersama SHOU dan GDOU
Rusunawa Unhas Dikosongkan, Unhas Tetap Beri Dukungan kepada Mahasiswa Difabel
Hilirisasi Riset FKM Unhas Berdayakan Penyandang Diabetes melalui Inovasi Jus Belimbing Wuluh Bernilai Ekonomi

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:24 WITA

Dari Laboratorium Menuju Pasar, Unhas Kantongi Izin Edar BPOM untuk 15 Produk Inovasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:07 WITA

Unhas dan Tiran Group Bahas Kemitraan Strategis melalui TIRAN Campus Connect 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:19 WITA

Rektor Unhas Lakukan Restrukturisasi untuk Perkuat Internasionalisasi melalui Kemitraan dan Sinergi Alumni

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:25 WITA

Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa Resmi Lantik Wakil Rektor Universitas Hasanuddin Periode 2026–2030

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:08 WITA

Dari Rumah ke Rumah, Unhas Pastikan KIP Kuliah Menjangkau yang Berhak

Berita Terbaru