Unhas dan UICI Jalin Kerjasama Kembangkan Budidaya Padi Ramah Lingkungan

Rabu, 12 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Universitas Hasanuddin dan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) sepakat kerjasama dalam bidang pengembangan tridarma perguruan tinggi, khususnya implementasi sistem budidaya padi ramah lingkungan. Kesepakatan tersebut tertuang dalam penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc dengan Rektor UICI Prof. Dr. Laode Masihu Kamaluddin M.Sc., MEng. Kegiatan berlangsung di Gedung Rektorat UICI, Lantai 10, Jakarta Selatan, Rabu (12/02/2025).

Secara umum, kerjasama tersebut mencakup berbagai aspek pengembangan tridarma, salah satunya adalah implementasi sistem budidaya padi ramah lingkungan yang dikembangkan oleh mitra UICI dari Korea Selatan. Sistem ini bertujuan untuk mengurangi emisi gas metana yang dihasilkan oleh lahan persawahan, sehingga berkontribusi dalam upaya mitigasi perubahan iklim.

Rektor Unhas, Prof JJ menyampaikan, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi akademik dan riset yang berbasis keberlanjutan. Unhas berkomitmen untuk mendukung inovasi yang tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan yang berkelanjutan.

Baca juga:  Unhas Buka Pendaftaran Beasiswa KIP-K untuk Mahasiswa Jalur SNBT 2025

“Unhas secara berkelanjutan terus bergerak maju untuk memberikan kontirbusi lebih kepada masyarakat, termasuk berperan aktif dalam pengembangan teknologi pertanian yang adaptif dan inovatif, yang membantu peningkatan sektor pertanian. Harapan bersama, kerja sama ini dapat mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan di sektor pertanian Indonesia,” jelas Prof JJ.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UICI Prof Kamaluddin memberikan gambaran singkat tentang model yang dikembangkan oleh mitra dari Korea Selatan, sedang diuji coba di Karawang oleh Tim dari Korea bersama tim UIC di Karawang. Hasil uji coba tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi penerapan sistem serupa di wilayah lain, termasuk Sulawesi Selatan.

“Kami senang bisa menjalin kemitraan bersama Unhas, tentu kedepannya kolaborasi ini kita harapkan akan memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor pertanian. Implementasi kerja sama ini bisa segera dilaksanakan,” jelas Prof Kamaluddin..

Baca juga:  Unhas dan KKSS Jajaki Pembukaan Universitas Baru, Rektor: Ini adalah Gagasan Visioner

Sistem ini juga membuka peluang dalam skema perdagangan karbon global. Pengurangan emisi gas metana dari sawah akan dikalkulasi dan dapat dikonversi menjadi insentif dalam mekanisme carbon trading. Insentif tersebut nantinya akan didistribusikan kepada berbagai pemangku kepentingan yang terlibat melalui sistem berbasis blockchain.

Sebagai bagian dari implementasi kerja sama ini, Unhas akan mengirimkan sejumlah dosen muda untuk mempelajari sistem budidaya padi ramah lingkungan tersebut. Para dosen akan mengikuti program pelatihan dan penelitian guna memastikan transfer pengetahuan yang optimal.

Turut hadir dalam penandatangan tersebut diantaranya Dekan Fakultas Pertanian Unhas Prof. Dr. Ir. Salengke, M.Sc, Kepala Kantor Sekretaria Rektor Dr. Sawedi Muhammad, S.Sos., M.Sc.‬, jajaran pimpinan UICI, dan mitra Korea Selatan diantaranya Gyeongin Park, YooSik Hwang dan Sejin Kim.

 

(*)

 

Berita Terkait

Dari Laboratorium Menuju Pasar, Unhas Kantongi Izin Edar BPOM untuk 15 Produk Inovasi
Unhas dan Tiran Group Bahas Kemitraan Strategis melalui TIRAN Campus Connect 2026
Rektor Unhas Lakukan Restrukturisasi untuk Perkuat Internasionalisasi melalui Kemitraan dan Sinergi Alumni
Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa Resmi Lantik Wakil Rektor Universitas Hasanuddin Periode 2026–2030
Dari Rumah ke Rumah, Unhas Pastikan KIP Kuliah Menjangkau yang Berhak
UNHAS Perkuat Kolaborasi Internasional Kelautan Bersama SHOU dan GDOU
Rusunawa Unhas Dikosongkan, Unhas Tetap Beri Dukungan kepada Mahasiswa Difabel
Hilirisasi Riset FKM Unhas Berdayakan Penyandang Diabetes melalui Inovasi Jus Belimbing Wuluh Bernilai Ekonomi

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:24 WITA

Dari Laboratorium Menuju Pasar, Unhas Kantongi Izin Edar BPOM untuk 15 Produk Inovasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:07 WITA

Unhas dan Tiran Group Bahas Kemitraan Strategis melalui TIRAN Campus Connect 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:19 WITA

Rektor Unhas Lakukan Restrukturisasi untuk Perkuat Internasionalisasi melalui Kemitraan dan Sinergi Alumni

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:25 WITA

Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa Resmi Lantik Wakil Rektor Universitas Hasanuddin Periode 2026–2030

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:08 WITA

Dari Rumah ke Rumah, Unhas Pastikan KIP Kuliah Menjangkau yang Berhak

Berita Terbaru