BANGSAKU.CO – Program makan bergizi gratis yang diluncurkan pemerintah pusat untuk siswa di wilayah timur Indonesia, termasuk Papua, dinilai kurang tepat sasaran.
Salah satunya warga meminta, meminta agar program ini ditinjau ulang lantaran tidak memberikan dampak signifikan bagi kebutuhan pendidikan di Papua.
Dalam videonya, salah satu warga Papua meminta kebutuhan mendesak di Papua bukanlah makan gratis di sekolah, melainkan pendidikan gratis yang setara sejak usia dini.
“Makan bergizi dengan anggaran Rp10 ribu per porsi tidak rasional. Menu apa yang bisa memenuhi nilai gizi anak dengan nominal segitu? Kalau cuma nasi ikan atau nasi telur, itu sudah tersedia di rumah,” katanya dalam videonya dikutip pada Minggu (9/2/2024).
Sontak saja video itu membuat sejumlah netizen ramai memberikan beragam komentarnya.
“Heran orang Papua malah lebih maju pemikirannya” kata netizen.
“Maaf bukanya di Papua pendidikan gratis ya” timpal netizen lainnya.
“Lebih cerdas orang papua” sahut netizen lagi.
(lmt)








































