Kasus Penyakit Pernapasan HMPV Meningkat di China-Malaysia

Senin, 6 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, BANGSAKU.CO – Belakangan China sedang disorot dunia lantaran wabah human metapneumovirus (HMPV). Selain China, negara tetangga RI, Malaysia juga melaporkan peningkatan kasus infeksi HMPV pada tahun 2024.

Dikutip dari The Strait Times, Malaysia mencatat 327 kasus HMPV pada tahun 2024, naik 45 persen dari 225 kasus pada 2023. Kementerian Kesehatan Malaysia mengatakan HMPV disebabkan oleh virus dalam famili pneumoviridae dan bukan penyakit baru.

Mereka yang terkena HMPV biasanya mengalami gejala yang mirip dengan flu biasa. Namun pada kasus lebih parah, gejalanya dapat berkembang menjadi bronkitis atau pneumonia.

Kemenkes Malaysia menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terutama karena infeksi saluran pernapasan akan terus ada di tengah masyarakat. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk sering mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin.

Baca juga:  DPRD Jabar Studi Banding ke Bali, Anggaran Capai Rp370 Miliar di Tengah Seruan Efisiensi

“Masyarakat diimbau untuk secara proaktif menjaga kesehatan mereka dan mencegah penularan kepada orang lain, terutama di tempat tertutup dan ramai,” katanya dalam sebuah pernyataan. “Ini termasuk mereka yang berencana bepergian ke negara-negara yang berisiko.”

Adapun peningkatan infeksi saluran pernapasan pada awal dan akhir tahun merupakan fenomena yang juga dilaporkan secara serupa di negara lain, terutama yang memiliki musim dingin, seperti China.

Pihak Kemenkes Malaysia juga akan memantau perkembangan infeksi saluran pernapasan di dalam dan luar negeri, meningkatkan kesiapsiagaan dan mengambil tindakan yang tepat.

Sebelumnya, provinsi utara China baru-baru ini mengalami tren peningkatan kasus HMPV di antara orang-orang yang berusia di bawah 14 tahun.

Baca juga:  Kondisi Terkini Timnas AMIN Dianggap Menyerah dan Tak Solid Akibat Kalah di Pilpres 2024

Menurut pernyataan resmi, terjadi peningkatan infeksi penyakit pernapasan akut di China pada minggu tanggal 16 hingga 22 Desember 2024

Seorang pejabat otoritas Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China dilaporkan mengatakan negara itu kemungkinan akan terkena berbagai penyakit infeksi saluran pernapasan pada musim dingin dan semi.

 

 

(*)

Berita Terkait

Dinilai Kelewat Batas, Momen Hotman Paris Diduga Hina Profesi Wartawan Viral di Sosmed
Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh
Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.
Mendagri Buka Festival Fulan Fehan, Harap Perkuat Hubungan Lintas Negara
Efek Piala Dunia,Heboh Pasar Ambon Berwarna Oranye! Mama-Mama Kompak Dukung Belanda di Piala Dunia 2026.
Mapparenta Media Group Hadir di TikTok, Perluas Jangkauan Informasi Digital

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:45 WITA

Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:51 WITA

Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:38 WITA

Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:18 WITA

Mendagri Buka Festival Fulan Fehan, Harap Perkuat Hubungan Lintas Negara

Berita Terbaru