Begini Catatan Akhir Tahun Ketua KKLR Sulsel tentang Pembentukan Provinsi Luwu Raya

Selasa, 31 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO — Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Provinsi Sulawesi Selatan, Ir. Hasbi Syamsu Ali, kembali mengingatkan pentingnya melanjutkan perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Ia menegaskan, cita-cita besar tersebut harus dilakukan seiring dengan upaya pemekaran Kabupaten Luwu Tengah dari Kabupaten Luwu sebagai salah satu langkah strategis yang tidak terpisahkan.

Dalam keterangannya kepada awak media di Makassar pada Selasa (31/12/2024), Hasbi menyampaikan bahwa pembentukan Provinsi Luwu Raya adalah kebutuhan mendesak untuk lebih mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan di wilayah Tana Luwu.

“Kita sadari bersama bahwa Provinsi Luwu Raya ini adalah cita-cita dan kebutuhan bersama. Tujuannya jelas, yakni untuk lebih mendekatkan pelayanan pemerintahan dan meningkatkan pembangunan di Tana Luwu,” ujar Hasbi.

Namun, ia menekankan bahwa upaya pembentukan provinsi baru ini tidak dapat dilepaskan dari syarat administratif pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB). Salah satu syarat tersebut adalah terbentuknya Kabupaten Luwu Tengah sebagai daerah baru hasil pemekaran dari Kabupaten Luwu.

Baca juga:  Meningkat Signifikan 31,60 Persen, Ekspor Sulsel – Maret 2023 Tembus US$194,29 juta

“Ini harus sejalan diperjuangkan. Tidak boleh terpisah-pisah. Kita harus jemput momentum politik yang ada dengan mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk mewujudkan harapan bersama ini,” tegas Hasbi.

Hasbi juga menyoroti pentingnya persatuan dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat Luwu Raya.

Menurutnya, keberhasilan perjuangan ini memerlukan kontribusi dari berbagai pihak, mulai dari tokoh masyarakat, politisi, hingga generasi muda yang memiliki perhatian khusus terhadap masa depan Luwu Raya.

“Saya mengajak kepada seluruh pihak yang memiliki concern terhadap Luwu Raya untuk memberikan kontribusi dan peran sesuai kapasitas masing-masing. Ini adalah tanggung jawab bersama demi kesuksesan ikhtiar kita di tahun mendatang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hasbi mengungkapkan optimismenya bahwa tahun 2025 akan menjadi momen penting untuk mengakselerasi perjuangan ini.

Baca juga:  DPK APDESI Tanasitolo Wajo Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Desa Ujung Baru

Menurutnya, dukungan politik yang ada saat ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk mempersiapkan segala kebutuhan, baik dari sisi administratif, sosial, maupun politik.

“Insya Allah tahun 2025 kita optimalkan perjuangan mewujudkan Provinsi Luwu Raya dan sekaligus Kabupaten Luwu Tengah. Ini adalah langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pemerataan pembangunan dan pelayanan yang lebih baik,” tuturnya.

Perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya telah menjadi aspirasi yang lama disuarakan oleh masyarakat di wilayah ini.

Harapannya, dengan terbentuknya provinsi baru dan pemekaran kabupaten, wilayah Tana Luwu dapat mengalami kemajuan yang lebih signifikan, terutama dalam aspek infrastruktur, pendidikan, dan ekonomi.

Langkah ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif yang besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat identitas Luwu Raya sebagai salah satu kawasan strategis di Sulawesi Selatan.

 

(*)

Berita Terkait

Kejati Sulsel, KMAK, dan Sekolah di Makassar Bersinergi Bentuk Pelajar Berkarakter Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah
Mantap! Kejati Sulsel Tanamkan Karakter dan Kesadaran Hukum kepada Siswa Baru melalui Program Jaksa Masuk Sekolah
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
DPRD Sulsel Perkuat Pengawasan APBD 2026, Salman Alfariz Karsa Sukardi Temui Warga
Penggeledahan Dugaan Korupsi Rp13 Miliar Disdik Sulsel, Djusman AR: Segera Tetapkan Tersangka dan Langsung Tahan
Perjuangan Provinsi Luwu Raya Menguat, BPP DOB Kantongi Masukan Strategis dari Luwu Utara
Bupati Sidrap Lantik 86 Pejabat, Dr. Muhammad Aries Yasin Resmi Pimpin Disporapar
Tak Hanya di Pusat, Djusman AR Desak Kejaksaan Telusuri Dugaan Korupsi MBG hingga Sulsel

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 11:28 WITA

Kejati Sulsel, KMAK, dan Sekolah di Makassar Bersinergi Bentuk Pelajar Berkarakter Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 10:56 WITA

Mantap! Kejati Sulsel Tanamkan Karakter dan Kesadaran Hukum kepada Siswa Baru melalui Program Jaksa Masuk Sekolah

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Senin, 29 Juni 2026 - 21:59 WITA

DPRD Sulsel Perkuat Pengawasan APBD 2026, Salman Alfariz Karsa Sukardi Temui Warga

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:19 WITA

Penggeledahan Dugaan Korupsi Rp13 Miliar Disdik Sulsel, Djusman AR: Segera Tetapkan Tersangka dan Langsung Tahan

Berita Terbaru